Chery Mantapkan Langkah di Era Elektrifikasi: 5.000 Tiggo CSH Mengaspal
Moveroad – Langkah Chery Indonesia dalam membangun ekosistem kendaraan rendah emisi kini tidak lagi sekadar wacana. Bertempat di kawasan PIK 2, Tangerang, Chery menggelar seremoni penyerahan simbolis 5.000 unit Tiggo CSH (Chery Super Hybrid) Series kepada konsumen. Momentum ini terasa spesial karena berlangsung berdekatan dengan kehadiran Jaecoo J5 EV, model listrik terbaru yang menandai keseriusan Chery menggarap pasar elektrifikasi Tanah Air.
Bagi Chery, capaian ini bukan hanya soal volume, tetapi juga tentang perubahan pola pikir konsumen. Teknologi hybrid yang dulu dianggap “niche”, kini mulai menjadi pilihan rasional masyarakat urban yang ingin tetap efisien, modern, dan relevan dengan isu lingkungan.
Di tengah infrastruktur SPKLU yang masih berkembang, kendaraan hybrid dan PHEV menjadi jembatan ideal dari mesin bensin konvensional (ICE) menuju mobil listrik murni (BEV). Konsumen tak perlu lagi dihantui range anxiety, namun tetap bisa menikmati efisiensi bahan bakar tinggi dan emisi yang lebih rendah.
Teknologi Chery Super Hybrid (CSH) menggabungkan mesin bensin dengan sistem elektrifikasi canggih yang bekerja harmonis. Hasilnya, performa tetap terasa bertenaga, tapi konsumsi bahan bakar lebih rasional untuk penggunaan harian.
Baca juga: Aliansi Mitsubishi–Nissan Langsung Produksi Rogue PHEV dan Navara
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen Indonesia terhadap Chery. Pencapaian penyerahan 5.000 unit Tiggo Series CSH ini mengukuhkan posisi Chery sebagai Best Super Hybrid yang relevan untuk kebutuhan masyarakat Indonesia. Indonesia akan terus menjadi pasar strategis bagi Chery, seiring komitmen kami menghadirkan teknologi yang efisien, bernilai tinggi, dan berkelanjutan,” ujar Zeng Shuo, President Director Chery Sales Indonesia.
Pernyataan itu terasa selaras dengan realita di lapangan. Hybrid bukan lagi sekadar alternatif, tapi mulai menjadi gaya hidup baru bagi konsumen yang ingin praktis tanpa harus sepenuhnya bergantung pada charger.
Lini Tiggo CSH: Menyentuh Banyak Gaya Hidup
Chery tidak mengemas Tiggo CSH sebagai produk tunggal, melainkan sebagai lini yang menjangkau berbagai kebutuhan mobilitas:
- Tiggo 9 CSH
Menyasar konsumen yang menginginkan SUV hybrid premium. Desain elegan, teknologi mutakhir, serta performa yang halus membuatnya cocok untuk gaya hidup urban yang dinamis. - Tiggo 8 CSH
Fokus pada kebutuhan keluarga. Konfigurasi 7-penumpang, kabin luas, serta efisiensi tinggi menjadikannya partner ideal untuk perjalanan jauh maupun rutinitas harian. - Tiggo Cross CSH
Gerbang masuk bagi pembeli hybrid pertama. Karakternya lebih youthful, modern, dan praktis, menyasar generasi muda serta kaum urban yang ingin tampil beda namun tetap efisien.
Pendekatan ini membuat Chery tidak hanya menjual teknologi, tetapi juga menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan berbagai gaya hidup masyarakat Indonesia.
Bagi Chery, perjalanan konsumen tidak berhenti saat kendaraan diserahkan. Layanan purnajual menjadi fondasi penting untuk membangun loyalitas jangka panjang.
Baca juga: Mitsubishi Xforce Resmi Meluncur di Taiwan Januari 2026, Diproduksi Lokal oleh CMC
“Kami memahami bahwa pengalaman kepemilikan tidak berhenti saat kendaraan diserahkan. Karena itu, Chery secara konsisten memperluas dan memperkuat layanan purnajual. Termasuk ketersediaan suku cadang serta evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas layanan kami,” jelas Budi Darmawan, Vice Country Director Chery Business Unit.
Perluasan jaringan dealer, peningkatan kualitas teknisi, serta dukungan suku cadang menjadi bagian dari strategi agar konsumen merasa aman beralih ke teknologi baru, baik hybrid maupun listrik.
Penyerahan 5.000 unit Tiggo CSH bukan sekadar seremoni, melainkan simbol perubahan lanskap otomotif Indonesia. Hybrid kini bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari keseharian.
Dengan kombinasi produk, teknologi, layanan, serta visi jangka panjang, Chery memposisikan diri bukan hanya sebagai penjual mobil, tetapi sebagai mitra mobilitas masyarakat Indonesia menuju era yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Di tengah transisi besar industri otomotif, Chery tampak memilih jalur yang realistis: membawa konsumen melangkah perlahan, nyaman, dan tetap stylish menuju masa depan elektrifikasi.
Tren Elektrifikasi yang Terus Menanjak
Data GAIKINDO sepanjang 2025 menunjukkan minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi melonjak hingga 21,8 persen pangsa pasar. Chery ikut merasakan efeknya, dengan penjualan ritel stabil di atas 2.000 unit per bulan sejak Mei 2025.
Di level global, Chery Group pun tampil agresif. Total penjualan kumulatif mencapai 2,8 juta unit, dengan sekitar 900 ribu unit berasal dari kendaraan energi baru (NEV). Angka ini menegaskan bahwa elektrifikasi bukan sekadar strategi lokal, melainkan arah besar Chery di pasar dunia.
Indonesia sendiri diposisikan sebagai salah satu pasar kunci di Asia Tenggara, baik dari sisi volume, karakter konsumen, hingga potensi pertumbuhan jangka panjang.



