Mobil

Honda Setop Produksi CR-V e:FCEV, Era Crossover Hidrogen Mulai Redup?

Moveroad – Honda resmi mengonfirmasi penghentian produksi CR-V e:FCEV, crossover bertenaga sel bahan bakar hidrogen yang selama ini menjadi etalase teknologi alternatif mereka di Amerika Serikat. Keputusan ini sekaligus menandai berakhirnya kiprah CR-V hidrogen, yang nasibnya kini menyusul Honda Clarity Fuel Cell ke “museum sejarah” Honda.

Penghentian ini berkaitan langsung dengan berhentinya produksi sistem sel bahan bakar di Fuel Cell System Manufacturing (FCSM), perusahaan patungan antara Honda dan General Motors yang memasok teknologi hidrogen untuk CR-V e:FCEV.

Dalam pernyataan resminya, Honda menyebutkan, “Produksi CR-V e:FCEV di Performance Manufacturing Center (Ohio) akan berlanjut hingga seluruh sistem sel bahan bakar yang saat ini diproduksi oleh FCSM habis atau dialokasikan untuk tujuan lain.”

Setelah stok tersebut habis, maka CR-V e:FCEV secara resmi akan mengakhiri siklus hidupnya.

Produksi Berhenti, Tapi Masih Disewakan

Tanggal pasti penghentian produksi sepenuhnya memang belum diumumkan. Namun Honda mengonfirmasi bahwa CR-V e:FCEV masih tersedia melalui skema sewa di California.

Meski tanpa data penjualan resmi, perwakilan Honda menyebut sekitar 200 unit telah disewakan di negara bagian tersebut. Angka ini memang kecil, tetapi perlu dilihat dalam konteks kendaraan hidrogen yang sangat terbatas jaringannya. Sebagai perbandingan, Toyota Mirai hanya mencatat penjualan sekitar 210 unit sepanjang tahun lalu.

Artinya, pasar mobil hidrogen memang masih sangat niche, bahkan di wilayah yang infrastrukturnya paling siap sekalipun.

Konsep Unik: Hidrogen + Plug-in Hybrid

CR-V e:FCEV bukan sekadar mobil hidrogen biasa. Honda menggabungkan sel bahan bakar hidrogen dengan sistem plug-in hybrid, sehingga mobil ini bisa berjalan tanpa hidrogen untuk jarak pendek.

Dalam mode listrik murni, CR-V e:FCEV mampu menempuh sekitar 29 mil (47 km). Ini membantu mengurangi ketergantungan pada stasiun hidrogen yang jumlahnya masih sangat terbatas.

Mobil ini dibekali baterai 17,7 kWh dan tangki hidrogen 4,3 kg, yang menggerakkan motor listrik di depan dengan tenaga 174 hp dan torsi 310 Nm. Berdasarkan data EPA, jarak tempuh totalnya mencapai sekitar 270 mil (435 km).

Fitur Premium, Harga Sewa Relatif Terjangkau

CR-V e:FCEV diluncurkan pada musim panas 2024 dan hanya tersedia untuk disewa di 12 dealer Honda di California.

Paket sewa terpopulernya dibanderol US$459 per bulan selama tiga tahun, dengan uang muka US$2.959 dan kredit bahan bakar hidrogen hingga US$15.000.

Untuk sebuah crossover teknologi tinggi, kelengkapannya tergolong mewah. Mulai dari pintu bagasi elektrik, velg 18 inci, jok kulit sintetis, kursi depan dan setir berpemanas, panel instrumen digital 10,2 inci, layar infotainment 9 inci, hingga audio Bose 12 speaker. Fitur seperti wireless charging dan dual-zone climate control juga sudah standar.

Hidrogen Belum Mati bagi Honda

Meski CR-V e:FCEV akan segera berhenti produksi, Honda menegaskan mereka belum menyerah pada teknologi hidrogen.

Honda telah mengumumkan pengembangan generasi baru fuel cell hasil riset internal, dengan target menjadikan hidrogen sebagai salah satu pilar bisnis masa depan.

Di sisi lain, Performance Manufacturing Center di Ohio yang sebelumnya merakit Acura NSX  akan dialihkan untuk memproduksi Fastport eQuad, kendaraan pengiriman listrik murni terbaru Honda.

Sinyal Realistis Industri

Penghentian CR-V e:FCEV menjadi sinyal bahwa industri mulai lebih realistis melihat masa depan hidrogen untuk kendaraan penumpang. Infrastruktur mahal, jaringan terbatas, serta adopsi konsumen yang lambat membuat teknologi ini sulit berkembang cepat, dibandingkan mobil listrik berbasis baterai.

Bagi Honda, CR-V e:FCEV tetap penting sebagai laboratorium berjalan. Namun ke depan, arah elektrifikasi tampaknya akan lebih banyak bertumpu pada EV baterai, sementara hidrogen disiapkan untuk peluang bisnis yang lebih spesifik.

Singkatnya, CR-V e:FCEV mungkin pamit dari panggung utama, tetapi cerita hidrogen Honda belum sepenuhnya selesai.

Related Articles

Back to top button