Haka Auto Gaspol 2026: Target 30 Dealer Baru BYD, Perluas Akses hingga Indonesia Timur
Moveroad – Haka Auto kembali menunjukkan taringnya di industri otomotif nasional. Memasuki 2026, jaringan diler yang dikenal agresif mengembangkan merek listrik asal Tiongkok itu menargetkan ekspansi besar-besaran dengan menambah hingga 30 diler baru untuk merek BYD sepanjang tahun ini.
Langkah ini menjadi respons atas lonjakan penjualan BYD yang terbilang eksplosif dalam dua tahun terakhir. Jika pada fase awal penetrasi pasar penjualannya berada di kisaran 15 ribu unit, kini angkanya melonjak hingga menyentuh 50 ribu unit. Pertumbuhan tersebut menuntut kesiapan jaringan distribusi dan layanan purna jual yang lebih luas dan merata.
CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa ekspansi jaringan menjadi kunci untuk menjaga momentum tersebut.
Baca juga: Kondisi BYD Atto 3 Bikin Kaget Setelah Terkena Dampak Serangan Roket di Yerusalem
“Jadi kami dari Haka Auto tahun ini memang masih akan menambah cabang cukup agresif, karena seiring dengan pertumbuhan BYD yang luar biasa. Growth-nya kan di tahun awal hanya 15 ribu, terus naik 50 ribu. Nah perkembangan ini tentu harus dibarengi dengan jumlah network yang juga banyak dan tersebar, sehingga semua masyarakat punya kesempatan untuk mengenal produknya,” ujar Hariyadi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).
Hingga akhir 2025, Haka Auto telah mengoperasikan 20 cabang dealer. Tahun ini, ekspansi dilakukan bertahap namun tetap agresif.
Menurut Hariyadi, saat ini sekitar 30 diler tambahan sebenarnya sudah dalam tahap kesiapan akhir dan tinggal menunggu peresmian operasional.
Baca juga: Haka Auto Pererat Sinergi Media Saat Ramadan 1447 H, Siapkan Ekspansi Besar Dealer BYD & Denza
“Sekarang sudah ada 20 yang sudah beroperasi. Jadi di kuartal dua mungkin tambah 10, jadi 30 dealer. Dan enam bulan kemudian, sampai akhir tahun, menambah 20 atau 30 lagi,” jelasnya.
Artinya, bila seluruh rencana berjalan sesuai target, total jaringan Haka Auto berpotensi mencapai 50 hingga 60 outlet sebelum tutup tahun 2026 sebuah angka yang sangat signifikan untuk jaringan diler kendaraan listrik di Indonesia.
Jaringan Dealer Haka Auto yang Sudah Beroperasi
Berikut sejumlah dealer BYD dan Denza yang telah beroperasi di bawah naungan Haka Auto:
Denza
- Denza Haka Pluit – Jakarta Utara
- Denza Haka Surabaya – Ciputra World Surabaya
BYD
- BYD Haka Cibubur – Bekasi
- BYD Haka Bintaro – Tangerang Selatan
- BYD Haka Pejaten – Jakarta Selatan
- BYD Haka Kebon Jeruk – Jakarta Barat
- BYD Haka Karawaci – Banten
- BYD Haka Klaten – Jawa Tengah
- BYD Haka Solo – Surakarta
- BYD Haka Suprapto – Malang
- BYD Haka Gresik – Jawa Timur
- BYD Haka Karebosi – Makassar
- BYD Haka Balikpapan – Kalimantan Timur
- BYD Haka Banjarmasin – Kalimantan Selatan
- BYD Haka Palu – Sulawesi Tengah
- BYD Haka Manado – Sulawesi Utara
- BYD Haka Kendari – Sulawesi Tenggara
Ekspansi ini juga menegaskan komitmen Haka Auto untuk tidak hanya fokus di Pulau Jawa, tetapi memperluas penetrasi hingga kawasan Indonesia Timur sebuah strategi yang jarang dilakukan pemain EV secara masif dalam fase awal pertumbuhan pasar.
Strategi Mengunci Momentum EV
Pertumbuhan pesat BYD di Indonesia tak lepas dari kombinasi produk kompetitif, teknologi baterai yang kuat, serta positioning harga yang agresif. Namun tanpa dukungan jaringan 3S (Sales, Service, Spare Part) yang memadai, lonjakan penjualan bisa menjadi bumerang dalam jangka panjang.
Karena itu, langkah Haka Auto membangun jaringan hingga puluhan titik dalam satu tahun dapat dibaca sebagai strategi defensif sekaligus ofensif: memperkuat layanan sekaligus memperluas basis pelanggan baru.
Jika realisasi berjalan sesuai target, 2026 berpotensi menjadi tahun konsolidasi penting bagi Haka Auto dalam memantapkan posisinya sebagai salah satu grup diler BYD terbesar di Indonesia.
Dengan penetrasi jaringan yang makin luas, akses masyarakat terhadap kendaraan listrik pun semakin terbuka dan persaingan di segmen EV nasional dipastikan kian panas.



