Uncategorized

Yamaha Ingatkan Pentingnya Servis Motor, 8 Komponen Wajib di Cek

Moveroad.id — Libur panjang Lebaran telah usai, dan aktivitas harian kembali berjalan normal. Setelah digunakan untuk perjalanan jarak jauh, kondisi sepeda motor tentu membutuhkan perhatian ekstra agar tetap prima dan aman digunakan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mengimbau pengguna untuk segera melakukan servis pasca perjalanan.

Menurut Yamaha, perawatan motor tidak cukup hanya sebatas mengganti oli atau mengisi angin ban. Dibutuhkan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai komponen penting, mulai dari mesin, sistem pengereman, hingga kelistrikan.

“Yamaha tidak hanya hadir melalui jaringan bengkel dan pos jaga saat arus mudik, tetapi juga menyediakan layanan perawatan pasca perjalanan agar motor kembali optimal,” ujar Johannes B.M Siahaan, Asst. General Manager CS Division Yamaha Indonesia.

Baca juga: Yamaha Grand Filano Hybrid Dorong Tren Lari “Kalcer” Lewat Run The City di 8 Kota

Sebagai bentuk dukungan, Yamaha menghadirkan promo spesial berupa potongan harga Rp25.000 untuk pembelian kampas rem depan dan belakang serta oli mesin. Program ini berlaku selama 1–30 April 2026 di seluruh jaringan bengkel resmi Yamaha.

8 Komponen Penting Wajib Dicek

Agar performa motor tetap terjaga, Yamaha membagikan sejumlah poin penting yang perlu diperhatikan pengguna setelah perjalanan jauh:

1. Oli Mesin
Setelah menempuh perjalanan panjang, kualitas oli biasanya menurun. Jika jarak tempuh sudah melewati 3.000 km atau warna oli menghitam, segera lakukan penggantian menggunakan pelumas yang direkomendasikan seperti Yamalube.

2. Sistem Pengereman
Periksa ketebalan kampas rem dan volume minyak rem. Gejala seperti bunyi berdecit atau tuas rem yang terasa lebih dalam menjadi tanda komponen mulai aus.

3. Sistem Kelistrikan dan Aki
Pastikan tegangan aki berada di kisaran normal (sekitar 12V) dan tidak terdapat korosi pada terminal. Kabel juga harus dalam kondisi baik untuk menjaga suplai listrik tetap stabil.

4. Busi
Busi yang kotor dapat mengganggu proses pembakaran. Disarankan untuk mengganti busi setiap 8.000 km agar performa mesin tetap optimal.

5. Sistem Penggerak
Pada motor matik, cek kondisi CVT seperti roller dan v-belt. Sementara pada motor manual, periksa rantai, termasuk kekencangan dan pelumasannya.

6. Suspensi
Pastikan tidak ada kebocoran pada suspensi depan serta kondisi pegas belakang masih optimal agar kenyamanan berkendara tetap terjaga.

7. Ban
Periksa kondisi ban dari potensi retak, sobek, atau keausan. Ban yang sudah gundul berisiko mengurangi daya cengkeram di jalan.

8. Filter Udara
Filter udara yang kotor dapat menghambat performa mesin. Penggantian disarankan setiap 12.000 km atau sesuai kondisi penggunaan.

Melalui edukasi ini, Yamaha ingin memastikan pengguna tetap mendapatkan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman setelah melewati periode mobilitas tinggi saat Lebaran.

Dengan dukungan jaringan bengkel resmi, teknisi berpengalaman, serta ketersediaan suku cadang asli, Yamaha optimistis dapat terus menjadi mitra mobilitas andalan masyarakat Indonesia dalam berbagai kondisi perjalanan.

Related Articles

Back to top button