Tren Modifikasi EV Mulai Tumbuh, iCAR V23 Jadi Kanvas Baru Ekspresi Pengguna
Moveroad9.id – Seiring meningkatnya penetrasi kendaraan listrik di Indonesia sejak 2024, tren modifikasi berbasis EV mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Fenomena ini terlihat dari hadirnya kategori khusus kendaraan listrik dalam ajang seperti Indonesia Modification & Lifestyle Expo, serta tingginya minat pengunjung terhadap karya modifikasi EV di berbagai pameran otomotif nasional.
Salah satu model yang kini mencuri perhatian di kalangan modifikator adalah iCAR V23. Sejak debutnya di Indonesia International Motor Show, model ini mulai membangun basis komunitas pengguna yang tumbuh secara organik, salah satunya melalui V23 EVO (Electric Vehicle Owner) Community.
Founder V23 EVO Community, Humam Reno, mengungkapkan bahwa keputusan memilih iCAR V23 berawal dari kesan pertama yang kuat saat melihat langsung unitnya di pameran.
Baca Juga: iCAR V23: SUV Listrik “Born to Play” dengan DNA Personalisasi Tanpa Batas
Menurutnya, desain boxy dengan sentuhan retro-futuristik menjadi pembeda utama dibanding kendaraan lain di segmennya. Tampilan yang unik, dipadukan dengan pilihan warna yang berani, membuat V23 tampil mencolok dan mudah dikenali.
“Secara keseluruhan, feel-nya benar-benar retro tapi futuristik, jarang banget lihat yang seperti ini,” ujarnya.
Tidak hanya desain, pengalaman berkendara juga menjadi faktor penting. Para early adopter menyebut iCAR V23 menawarkan sensasi berkendara yang menyenangkan, nyaman, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri di jalan.
Dimensi kendaraan dengan ground clearance tinggi serta posisi duduk yang lebih elevated memberikan visibilitas lebih baik, terutama saat menghadapi kondisi lalu lintas perkotaan.
Bahkan, banyak pengguna mengaku langsung “klik” sejak pertama kali mencoba unitnya, menjadikan V23 sebagai kendaraan yang tidak hanya rasional, tetapi juga emosional.
Salah satu keunggulan utama iCAR V23 terletak pada konsep personalisasi berbasis sistem plug & play. Fleksibilitas ini memungkinkan pemilik untuk dengan mudah melakukan modifikasi sesuai preferensi masing-masing.
Baca Juga: iCAR Bikin Test Drive V23 di SCBD Park
Bagi komunitas, hal ini menjadi nilai tambah besar karena kendaraan tidak hanya berfungsi sebagai alat mobilitas, tetapi juga media ekspresi diri.
“Mobil ini benar-benar bisa dipersonalisasi dengan mudah, jadi bukan cuma dipakai, tapi bisa kita bentuk sesuai karakter kita,” jelas Humam.
Antusiasme terhadap iCAR V23 juga tercermin dari berbagai rencana modifikasi yang telah disiapkan oleh anggota komunitas. Mulai dari penambahan aksesori hingga sentuhan visual yang lebih personal akan langsung dilakukan setelah unit diterima.
Sebagai early adopter, para pemilik juga aktif berbagi pengalaman dan eksplorasi mereka, memperkuat peran komunitas dalam membangun awareness dan ekosistem brand di Indonesia.
Sementara itu, Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia, menyampaikan bahwa V23 dirancang tidak hanya sebagai kendaraan listrik yang efisien, tetapi juga menyenangkan untuk dimiliki.
Dengan mengusung DNA “playful driving”, iCAR V23 menawarkan kemudahan penggunaan, efisiensi biaya operasional, serta kemudahan pengisian daya di rumah yang terintegrasi dengan rutinitas harian.
Kehadiran iCAR V23 menegaskan bahwa kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar alat transportasi ramah lingkungan, tetapi juga bagian dari gaya hidup dan ekspresi personal.
Dengan kombinasi desain kuat, fleksibilitas modifikasi, dan dukungan komunitas, iCAR V23 membuka babak baru dalam tren modifikasi EV di Indonesia sebuah segmen yang diprediksi akan terus berkembang seiring meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.



