Mobil

Generasi Baru BYD Atto 3 Pakai Flash Charging 5 Menit, Demi Dongkrak Penjualan yang Anjlok

Moveroad.id – BYD bersiap menghadirkan gebrakan baru di segmen SUV listrik kompak melalui debut generasi terbaru BYD Atto 3 (Yuan Plus) pada ajang Beijing Auto Show 2026 yang akan digelar 24 April mendatang. Model ini disebut sebagai “generasi ketiga” dan membawa lompatan signifikan dari sisi platform, dimensi, hingga teknologi pengisian daya.

Salah satu perubahan paling mencolok adalah adopsi platform penggerak roda belakang (RWD), yang menjadi peningkatan penting dibanding generasi sebelumnya. Selain itu, wheelbase kini bertambah 50 mm menjadi 2.770 mm, memberikan ruang kabin yang lebih lega.

Secara dimensi, Atto 3 terbaru hadir lebih besar dengan panjang 4.665 mm, lebar 1.895 mm, dan tinggi 1.675 mm bertambah signifikan dibanding model sebelumnya. Proporsi ini mempertegas posisinya sebagai SUV listrik kompak yang semakin kompetitif di pasar domestik Tiongkok.

Dari sisi desain, BYD mengusung pendekatan lebih modern dengan fascia depan tertutup, lampu utama ramping, serta penggunaan aksen atap dan pilar berwarna hitam. Di bagian belakang, lampu dibuat menyatu dalam satu garis horizontal yang memperkuat kesan futuristis.

Baca juga: BYD Sealion 7 Kian Diakui Global, Dipakai Perdana Menteri hingga Diuji Pakar Jepang

Generasi terbaru Atto 3 dibekali dua pilihan baterai LFP dari anak usaha BYD, FinDreams. Varian pertama menggunakan baterai 57,5 kWh dengan motor listrik 200 kW (268 hp) di roda belakang, mampu menempuh jarak hingga 540 km.

Sementara varian lebih tinggi mengusung baterai 68,5 kWh dengan motor 240 kW (322 hp) dan jarak tempuh mencapai 630 km. Kombinasi ini menjadikan Atto 3 terbaru tidak hanya efisien, tetapi juga semakin kompetitif dari sisi performa.

Flash Charging: 10–70% Hanya 5 Menit

Sorotan utama lain adalah hadirnya teknologi flash charging. Sistem ini memungkinkan pengisian daya dari 10% ke 70% hanya dalam waktu 5 menit, bahkan dari 10% hingga 97% hanya membutuhkan sekitar 9 menit, demikian seperti dilansir carnewschina.

Menariknya, teknologi ini tetap mampu bekerja dalam suhu ekstrem hingga -30°C, dengan tambahan waktu pengisian sekitar 3 menit sebuah terobosan yang menjawab tantangan penggunaan EV di berbagai kondisi iklim.

Masuk ke dalam kabin, Atto 3 generasi baru mengusung desain minimalis berteknologi tinggi. Setir dua palang dipadukan dengan tuas transmisi yang dipindahkan ke kolom kemudi, memberikan ruang lebih lega di konsol tengah.

Baca juga: Wuling Siapkan Mobil Listrik Harga Rp105 Juta, Bisa Bikin Penjualan BYD Atto 1 Ketar-ketir 

Fitur lain mencakup panel instrumen digital, layar sentuh besar model floating, serta head-up display. Konsol tengah juga dilengkapi wireless charging, cup holder, dan kompartemen penyimpanan tersembunyi.

Jawaban atas Penurunan Penjualan

Kehadiran model ini menjadi langkah strategis BYD untuk membalikkan tren penurunan penjualan Atto 3 di pasar domestik. Berdasarkan data China EV DataTracker, penjualan model ini terus menurun sejak kuartal III 2024.

Pada kuartal I 2026, distribusi Atto 3 hanya mencapai 10.675 unit, atau anjlok 73,2% secara tahunan. Kompetisi yang semakin ketat serta pergeseran fokus lineup menjadi faktor utama penurunan tersebut.

Menariknya, BYD tetap memisahkan strategi produk antara pasar domestik dan global. Di luar Tiongkok, model yang dipasarkan adalah Atto 3 Evo dengan konfigurasi berbeda, termasuk opsi AWD dan penyempurnaan pada powertrain serta interior.

Hal ini menunjukkan pendekatan fleksibel BYD dalam menyesuaikan produk dengan kebutuhan masing-masing pasar.

Dengan pembaruan menyeluruh mulai dari platform, performa, hingga teknologi pengisian daya, generasi terbaru Atto 3 menjadi sinyal kuat bahwa BYD tidak tinggal diam menghadapi persaingan EV yang semakin sengit. Debut resminya di Beijing Auto Show 2026 pun akan menjadi momen krusial untuk melihat sejauh mana model ini mampu mengembalikan dominasinya di segmen SUV listrik kompak.

Related Articles

Back to top button