Mobil

Menempuh 2.000 KM dalam 2 Bulan: Kisah Idir Menjelajahi Jabar hingga Jalur Ekstrem Ciletuh Bersama Kia Carens

Moveroad.id – Kenyamanan sebuah mobil keluarga sering kali baru teruji secara objektif saat ia dipaksa bekerja keras dalam rutinitas harian sekaligus perjalanan jarak jauh yang menantang. Hal ini dibuktikan langsung oleh Chidlir (42), atau yang akrab disapa Idir, seorang ayah empat anak asal Cileungsi yang memutuskan meminang The All-New Kia Carens di ajang IIMS Februari lalu.

Dalam kurun waktu singkat, yakni dua bulan sejak unit diterima menjelang Lebaran, Kia Carens milik Idir telah mencatatkan angka odometer lebih dari 2.000 km. Bukan sekadar angka, jarak tersebut ditempuh melalui berbagai rute lintas kota dengan karakter jalanan yang beragam, mulai dari padatnya jalur wisata Puncak, Bandung, Tasikmalaya, hingga medan ekstrem menuju Geopark Ciletuh, Sukabumi.

Bagi Idir, keputusan membeli Kia Carens berawal dari ketertarikan spontan pada desain eksterior dan interiornya saat pameran. Namun, fungsionalitas aslinya baru terasa saat mobil diisi oleh keluarga besarnya. Dengan empat anak laki-laki yang masih kecil dan aktif, ruang kabin menjadi aspek paling krusial.

Baca Juga: Dobrak Milan Design Week 2026, Kia Pamerkan 6 Mobil Konsep Masa Depan Bertema “Resonance of Opposites”

“Anak saya cowok semua dan masih kecil-kecil, bangku tengah sama belakang itu jadi tempat mereka main sepanjang jalan. Jadi terasa banget kabinnya luas dan tidak bikin sempit walaupun dipakai ramai-ramai. Captain seat juga mendukung banget untuk istirahat saat perjalanan jauh,” ujar Idir menceritakan pengalamannya.

Perjalanan menuju Ciletuh, Sukabumi, dikenal memiliki kontur jalan yang ekstrem dengan tanjakan curam, turunan tajam, serta tikungan yang menantang. Di sinilah performa mesin dan fitur keselamatan aktif Kia Carens unjuk gigi.

Idir mengaku, fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) dan Cruise Control sangat membantu mereduksi kelelahan fisik. “Fitur yang paling bantu itu ADAS, terutama yang auto gas dan rem. Kaki bisa lebih istirahat dan perjalanan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Selain teknologi pintar, kualitas mekanikal seperti suspensi mendapat pujian khusus dari Idir. Setelah membandingkan dengan beberapa MPV 1.500 cc lainnya, ia menilai suspensi Carens adalah yang paling stabil, baik saat melaju pelan di jalan rusak maupun kencang di jalan tol.

Meski sering digunakan untuk perjalanan luar kota dengan beban penuh (7 orang), Idir mencatat bahwa efisiensi bahan bakar Kia Carens masih lebih irit dibandingkan kendaraan sebelumnya. Kepercayaan diri terhadap performa mobil ini bahkan membuat Idir merencanakan perjalanan yang lebih ambisius.

“Rencananya mau coba ke Jawa Timur atau Bali, mungkin nanti lanjut sampai Sulawesi. Sejauh ini beda banget sama mobil saya sebelumnya, dari kenyamanan sampai performanya, semuanya terasa lebih enak,” tutupnya penuh semangat.

Menanggapi cerita pengguna seperti Idir, Harry Yanto, VP Operations Kia Sales Indonesia, menyatakan bahwa pengalaman nyata di lapangan adalah bukti terbaik dari filosofi desain Kia. “Kia Carens memang dirancang untuk keluarga yang aktif, di mana kenyamanan dan fitur benar-benar berfungsi dalam berbagai kondisi jalan, bukan sekadar pelengkap di atas kertas,” pungkas Harry.

Testimoni Idir memberikan perspektif penting bagi calon pembeli mobil keluarga: bahwa kenyamanan di atas kertas seringkali berbeda dengan kenyamanan setelah 2.000 km. Keberanian Kia Carens melibas jalur Ciletuh dengan muatan 7 orang membuktikan bahwa manajemen panas mesin dan penyaluran tenaga pada MPV ini sangat matang.Keunggulan Kia Carens tidak hanya terletak pada fitur mewah seperti Captain Seat atau ADAS, melainkan pada ‘ketenangan pikiran’ (peace of mind) pengemudi. Ketika sebuah mobil mampu membuat anak-anak tetap ceria di baris ketiga dan pengemudi tidak merasa kelelahan setelah 6 jam berkendara, itulah kemenangan desain yang sesungguhnya di segmen MPV keluarga.

Related Articles

Back to top button