Harga Resmi MG S5 EV di Pontianak dan Batam Mulai Rp348 Jutaan
Moveroad.id – Morris Garages (MG) Motor Indonesia secara agresif menuntaskan peta ekspansi elektrifikasi nasionalnya di kuartal kedua tahun ini. Melalui peluncuran simultan di Kota Pontianak dan Batam, pabrikan blasteran Inggris-Tiongkok ini resmi menutup rangkaian panjang regional launch SUV listrik teranyarnya, MG S5 EV, di pasar domestik.
Sebelum menggempur Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau, MG S5 EV telah lebih dulu mengaspal di lima kota besar lainnya, yaitu Bandung, Makassar, Surabaya, Bali, dan Medan. Pemilihan Pontianak dan Batam sebagai titik pamungkas dinilai sangat taktis; Pontianak merepresentasikan episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan, sementara Batam berdiri sebagai wilayah strategis dengan aktivitas urban dan industri yang sangat dinamis.
Dikembangkan sebagai SUV listrik murni (Battery Electric Vehicle) mendedikasikan diri untuk kebutuhan keluarga modern, MG S5 EV mengusung filosofi rancang bangun “Because Everyone Matters”. MG tidak sekadar mengejar efisiensi baterai, melainkan meramu keseimbangan antara performa berkendara dan kenyamanan interior.
Baca Juga: Gempur Tiga Pulau! MG Motor Indonesia Rilis Resmi SUV Listrik MGS5 EV di Surabaya, Bali, dan Medan
Berbeda dengan mayoritas EV kompak di kelasnya yang mengandalkan penggerak roda depan, MG S5 EV menggebrak dengan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD). Sistem penggerak roda belakang ini dikawinkan dengan arsitektur suspensi 5-link, sebuah kombinasi mekanis yang menjamin stabilitas tinggi, minim limbung, serta pengendalian yang responsif saat melintasi berbagai kontur jalan luar pulau Jawa. Kabinnya pun dirancang lapang menggunakan Motion Comfort System serta dikawal proteksi aktif Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Daftar Harga Resmi OTR Batam dan OTR Pontianak
Menyesuaikan dengan regulasi pajak daerah dan kebutuhan pasar lokal, MG Motor Indonesia menyodorkan skema harga yang sangat kompetitif untuk kedua kota tersebut, Harga On-The-Road (OTR) Batam MG S5 EV Ignite: Rp348.900.000,- dan MG S5 EV Magnify: Rp370.900.000.
Sedangkan untuk pasar pontianak Harga On-The-Road (OTR) Pontianak Wilayah Kalimantan Barat MG S5 EV Ignite: Rp353.900.000, MG S5 EV Magnify: Rp375.000.000.
Guna mereduksi keraguan konsumen daerah beralih ke ekosistem baterai, seluruh unit MG S5 EV langsung dibekali paket garansi jangka panjang dan program purnajual (after-sales) berskala nasional. Diantaranya Perlindungan menyeluruh hingga 6 tahun atau 150.000 km. Garansi Baterai Jaminan komponen baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km.
Bebas Biaya Perawatan, Gratis biaya jasa dan suku cadang perawatan hingga 4 tahun. Bonus Perangkat Pengisian Daya, Gratis satu unit Portable Charger. Aksesoris Eksklusif, Gratis kaca film (Window Tint) premium. Konektivitas Pintar, Gratis paket data internet untuk sistem i-SMART selama tiga tahun.
Rangkaian regional launch MG S5 EV yang kami lakukan di berbagai kota merupakan bagian dari komitmen MG untuk semakin dekat dengan masyarakat Indonesia. Kehadiran MG S5 EV di Pontianak dan Batam sekaligus menjadi penutup perjalanan peluncuran regional kami, sekaligus menandai antusiasme positif masyarakat terhadap kendaraan listrik MG di berbagai wilayah Indonesia,” urai Jason Huang, Chief Executive Officer MG Motor Indonesia.
Langkah MG Motor Indonesia menutup rangkaian peluncuran MG S5 EV di Batam dan Pontianak dengan menonjolkan fitur penggerak roda belakang (RWD) dan suspensi 5-link merupakan strategi diferensiasi produk yang sangat matang. Karakteristik konsumen otomotif di luar pulau Jawa khususnya Kalimantan dan Sumatra terkenal sangat skeptis terhadap mobil berpenggerak roda depan (FWD) untuk perjalanan jarak jauh, mengingat kontur jalan antarkota yang didominasi tanjakan berliku dan aspal berlubang.
Dengan menyodorkan sistem RWD pada harga Rp340 jutaan hingga Rp370 jutaan, MG secara taktis langsung menusuk titik lemah para kompetitornya yang rata-rata masih mengandalkan platform FWD perkotaan. Batam dengan status pelabuhan bebasnya menjadi pasar emas bagi mobil listrik berkat infrastruktur jalan yang lebar, sementara Pontianak diuntungkan oleh tren adopsi teknologi hijau yang sedang digalakkan di ibu kota baru.



