Dominasi Global Kian Nyata, Chery Group Bukukan Penjualan 1,1 Juta Unit dalam 5 Bulan
Moveroad.id – Raksasa otomotif asal Tiongkok, Chery Group, kembali menunjukkan taji bisnisnya yang agresif di panggung internasional. Berdasarkan data performa perusahaan yang dirilis untuk periode Mei 2026, Chery sukses mencetak rekor baru bagi industri manufaktur Tiongkok dengan mempertahankan tren pertumbuhan positif selama tiga bulan berturut-turut.
Sepanjang bulan Mei 2026 saja, Chery Group berhasil melepas sebanyak 247.823 unit kendaraan ke pasar global, atau mengalami lonjakan signifikan sebesar 20,5% secara Year-on-Year (YoY). Penggerak utama dari pertumbuhan eksponensial ini disumbang oleh kinerja ekspor yang meroket hingga 80,5% YoY dengan volume pengapalan mencapai 181.871 unit di bulan yang sama.
Jika ditarik secara akumulatif dari Januari hingga Mei 2026, Chery Group telah membukukan total penjualan kumulatif sebanyak 1.100.921 unit, tumbuh 7,2% dibanding periode yang sama tahun lalu. Angka ini sekaligus mengukuhkan tahun 2026 sebagai tahun dengan laju tercepat bagi Chery untuk menembus status penjualan satu juta unit sepanjang sejarah berdirinya korporasi. Saat ini, basis loyalis global mereka telah melampaui 19,62 juta pengguna, di mana 6,59 juta di antaranya merupakan konsumen internasional di luar Tiongkok.
Kendaraan Energi Baru (NEV) Jadi Jangkar Utama Pertumbuhan
Catatan impresif ini tidak lepas dari keberhasilan Chery dalam melakukan transisi energi secara masif ke segmen New Energy Vehicle (NEV). Pada Mei 2026, penjualan lini mobil listrik (EV) dan hibrida (CSH) Chery menyentuh angka 100.304 unit, melesat 58,8% dibanding Mei tahun lalu. Sementara total penjualan kumulatif NEV di lima bulan pertama tahun ini kokoh di angka 361.761 unit.
Di balik kesuksesan tersebut, Chery menerapkan standarisasi manufaktur hijau yang sangat ketat guna membangun ekosistem rendah karbon di seluruh rantai nilai industrinya.
Tidak hanya ramah lingkungan, aspek komersialisasi perangkat lunak cerdas berkemampuan AI (Artificial Intelligence) milik Chery juga mendapat pengakuan dunia. Hal ini dibuktikan dengan kepemilikan sertifikasi mutu AUTOSQS Level 3A, serta menjadi pabrikan otomotif Tiongkok pertama yang mendapatkan Vehicle Internet Quantum Security Certification dan National Data Security Level 4 Certification guna menjamin keamanan data konsumen dari ancaman peretasan siber.
Strategi Penguatan Portofolio dan Ekspansi 78 Diler di Indonesia
Pertumbuhan masif di level global ini berdampak langsung pada keseriusan Chery dalam menggarap pasar domestik Indonesia. Sepanjang tahun 2026, Chery Indonesia terus memperluas penetrasi bisnisnya secara vertikal untuk menjamin kepuasan jangka panjang pelanggan.
Chery tidak lagi bertumpu pada mesin bensin konvensional (ICE). Pabrikan kini telah menghadirkan lini komplit termasuk teknologi Plug-in Hybrid lewat peluncuran model Chery C5 CSH (Chery Sealy Hybrid), serta tengah melakukan persiapan matang untuk meluncurkan kendaraan listrik murni kompak berjuluk Chery Q guna mengakomodasi pergerakan dinamis kaum urban tanah air.
Guna mengimbangi populasi unit yang terus bertambah di jalan raya, Chery Indonesia menargetkan perluasan jaringan diler resmi hingga mencakup 78 titik strategis yang tersebar merata di seluruh wilayah nusantara. Fokus utama diler baru ini adalah memperkuat sektor purnajual (after sales) demi mengamankan nilai jual kembali (resale value) produk dalam jangka panjang.
Laju bisnis Chery Group di tahun 2026 mengonfirmasi keberhasilan transformasi korporasi, dari yang semula sekadar melakukan ekspor produk fisik, kini naik kelas menjadi eksportir standarisasi teknologi dan kualitas keamanan siber. Keberhasilan menembus angka penjualan 1,1 juta unit dalam waktu lima bulan merupakan sinyal bahaya bagi dominasi pabrikan Jepang dan Eropa, terlebih dengan kesiapan ekosistem sasis die-casting terintegrasi dan penggunaan bahan aluminium daur ulang 100% yang membuat ongkos produksi mereka jauh lebih efisien.



