Sport

Astra Honda Racing Team Turunkan Kekuatan Penuh di Sirkuit Motegi

Moveroad.id – Kiprah para talenta muda dunia balap roda dua tanah air kembali diuji pada panggung internasional. Merujuk pada agenda resmi kalender balap Asia, skuad Astra Honda Racing Team (AHRT) secara resmi menyatakan kesiapan sirkuit mereka untuk menghadapi putaran ketiga kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Eksibisi adu kecepatan ini digelar di lintasan legendaris Mobility Resort Motegi, Jepang, pada kurun waktu 12–14 Juni 2026.

Berbekal hasil evaluasi dan pencapaian positif pada putaran sebelumnya di Sirkuit Buriram, Thailand, tim bentukan PT Astra Honda Motor (AHM) ini mengusung determinasi tinggi. Target utama mereka tidak lain adalah mengamankan poin klasemen sementara sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi di hadapan publik otomotif Jepang.

Ketangguhan lini motor sport jagoan Honda CBR Series kembali menjadi tulang punggung perjuangan AHRT yang tersebar di tiga kelas utama: Asia Production (AP) 250, Supersport (SS) 600, dan kelas paling bergengsi Asia Superbike (ASB) 1000.

1. Kelas Asia Production (AP250)

Pebalap andalan asal Yogyakarta, Rheza Danica Ahrens, yang saat ini bertengger di peringkat kedua klasemen sementara, mengaku optimis karena Motegi merupakan salah satu lintasan favoritnya. Di sisi lain garasi, Irfan Ardiansyah kembali dipercaya menjadi pebalap pengganti (substitute rider) untuk Muhammad Badly Ayatullah yang masih dalam fase pemulihan cedera. Irfan bertekad mempercepat adaptasinya guna menjinakkan keliaran tenaga CBR250RR.

2. Kelas Supersport (SS600)

Herjun Atna Firdaus dipastikan akan berjuang sendirian di kelas menengah ini menggunakan CBR600RR. Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, terpaksa absen dari daftar balap karena alasan medis. Berada di peringkat ketujuh klasemen, pebalap asal Pati, Jawa Tengah ini fokus meningkatkan konsistensi kecepatan sejak sesi latihan bebas (free practice).

3. Kelas Asia Superbike (ASB1000)

Sorotan utama tertuju pada M. Adenanta Putra. Pebalap muda asal Magetan, Jawa Timur, ini dipastikan kembali menunggangi superbike CBR1000RR-R setelah sukses melewati operasi bedah sindrom kompartemen lengan bawah (arm pump). Meskipun masih membutuhkan penyesuaian fisik pasca-operasi, semangat barunya diprediksi mampu merepotkan barisan pebalap mapan di kelas tertinggi ARRC.

Pencinta balap motor di tanah air dapat memberikan dukungan moral secara langsung dengan menyaksikan jalannya balapan yang disiarkan secara live streaming melalui kanal resmi YouTube Asia Road Racing Championship dengan rincian waktu (WIB) sebagai berikut.

Keyakinan tinggi terpancar dari kalimat para pebalap yang siap mengerahkan seluruh kemampuan teknis mereka demi kehormatan tim dan negara.

Baca juga: Kembali ke Misano, Arai Agaska Bidik Poin Krusial di Seri ke-5 World Sportbike 2026

“Saya tidak sabar menghadapi round 3 di Motegi. Sebagai salah satu sirkuit favorit saya, kemenangan tentu menjadi target. Saya dan tim akan tampil maksimal untuk memberikan yang terbaik. Terus dukung kami,” tegas Rheza Danica Ahrens (AP250).

Sementara itu, dari kelas superbike, fokus pemulihan kondisi tubuh menjadi kunci utama untuk meredam kebrutalan tenaga motor 1.000cc.

“Saya telah selesai menjalani operasi arm pump. Meski perlu adaptasi, saya berharap dapat tampil optimal di seri ini dan memberikan hasil maksimal bersama tim,” pungkas M. Adenanta Putra (ASB1000).

Laga di Astra Honda Racing Team ARRC 2026 seri Motegi ini menjadi ujian kedewasaan mental bagi para pebalap binaan AHM. Kendati skuad pincang akibat absennya Badly dan Arbi Aditama, kekuatan mekanis motor Honda CBR Series tidak bisa dipandang sebelah mata. Kesiapan fisik Adenanta pasca-operasi serta rekam jejak impresif Rheza Danica di Motegi menjadi modal krusial bagi tim Indonesia ini untuk tetap mendominasi peta persaingan balap roda dua tingkat Asia.

Related Articles

Back to top button