Tiga Motor Ducati Desmo450 MX Dominasi Garis Start Kejurnas 2026
Moveroad.id – Kiprah pabrikan asal Bologna, Italia, di kancah garuk tanah domestik kian menunjukkan taringnya. Memasuki Putaran ke-3 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 yang dihelat di Sirkuit Cambora, Sumedang, Jawa Barat, tim satelit dan pabrikan Ducati MX Team Indonesia sukses memetik hasil impresif. Dua kroser andalan mereka, Diva Ismayana dan Hilman Maksum, tampil dominan dalam sesi kualifikasi (Qualifying dan Qualifying Race) yang berlangsung ketat pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Jalannya rangkaian balapan tidaklah mudah lantaran faktor cuaca yang berubah drastis. Trek Sirkuit Cambora yang awalnya menyajikan karakter tanah kering dan keras, mendadak berubah menjadi arena berlumpur yang licin akibat guyuran hujan di tengah jalannya sesi kualifikasi waktu tercepat. Kondisi kritis ini menuntut kemampuan adaptasi instan dari para pembalap dan kru mekanik dalam menentukan setelan traksi roda.
Pada sesi perebutan catatan waktu terbaik (Time Qualifying), intrik sirkuit langsung memakan korban. Diva Ismayana yang kala itu tengah melakukan putaran cepat (flying lap) guna mempertajam catatan waktunya, harus tersungkur setelah kehilangan traksi roda depan akibat permukaan tanah yang berubah menjadi sangat licin. Beruntung, sistem proteksi bodi motor Ducati Desmo450 MX miliknya bekerja dengan baik, meminimalkan kerusakan mekanis sehingga ia bisa bangkit melanjutkan sesi tanpa cedera.
Baca juga: We Ride As One 2026 Digelar di Bali, Ducati Rayakan 100 Tahun Sejarahnya
Melihat kondisi lintasan yang kian tidak dapat diprediksi, manajemen tim langsung menginstruksikan kedua pembalapnya untuk menerapkan strategi manajemen risiko yang lebih aman (safety mode).
Taktik ini terbukti jitu dengan raihan Diva Ismayana berhasil mengamankan catatan waktu tercepat kedua lewat torehan 1 menit 11,048 detik. Sedangkan, Hilman Maksum menyusul dengan tenang di peringkat keempat dengan mengunci waktu terbaik 1 menit 11,925 detik.
Panggung Balas Dendam dan Dominasi Skuad Desmo
Memasuki sesi Qualifying Race, cuaca Sumedang kembali bersahabat dengan kondisi langit yang cerah. Begitu gerbang start (starting gate) jatuh, Diva Ismayana langsung melakukan start sempurna dan mencuri posisi terdepan (holeshot). Memimpin jalannya balapan sejak putaran pertama, Diva sukses menjaga ritme balapnya hingga bendera finis dikibarkan.
Di barisan tengah, Hilman Maksum terlibat aksi saling salip yang menegangkan dengan kroser tangguh Delvintor Alfarizi dan pembalap asal Thailand, Witsarut Salangam. Sempat terjadi kontak fisik (body contact) antar-motor di beberapa tikungan berm, mencerminkan tingginya tensi persaingan.
Akibat terlalu memaksakan diri mengejar posisi kedua, ritme berkendara Hilman sempat berantakan. Mengutamakan poin jangka panjang, Hilman memilih menurunkan intensitas serangannya agar lebih fokus menjaga konsistensi garis balap (racing line) hingga finis di urutan keempat.
Kejutan besar datang dari Witsarut Salangam (Montevela Grasstrack Team Ducati Indonesia) yang sukses menyodok masuk dan finis di posisi kedua tepat di belakang Diva. Hasil ini memastikan tiga unit motor Ducati Desmo450 MX menguasai empat posisi start teratas.
Berikut adalah tabel klasemen hasil performa jajaran pembalap papan atas pada sesi kualifikasi Kejurnas Motocross 2026 Putaran ke-3 Sumedang.
Keberhasilan bangkit dari kecelakaan menjadi bukti kematangan mental dari seorang Diva Ismayana di musim balap 2026 ini.
“Kondisi trek hari ini cukup menantang, terutama setelah hujan turun saat sesi qualifying. Saya sempat mengalami crash ketika sedang mencoba mempertajam catatan waktu, tetapi beruntung saya dan motor tidak mengalami masalah serius. Saat qualifying race, cuaca sudah sangat kondusif dan saya bersaing ketat hingga akhir balapan dengan Witsarut Salangam. Sempat terjadi sedikit body contact di lintasan, tetapi semuanya masih terkendali dan hal seperti itu cukup umum terjadi di motocross,” ungkap Diva Ismayana.
Sementara itu, rekan setimnya mengakui adanya kesalahan taktis yang akan langsung dievaluasi menjelang balapan utama.
“Hari ini cukup positif untuk saya. Di qualifying race saya sempat mencoba bertarung untuk posisi kedua, tetapi saya merasa terlalu memaksakan diri sehingga ritme balapan saya berantakan dan menjadi kurang enjoy. Setelah itu saya mencoba lebih tenang dan fokus menjaga konsistensi hingga finis di posisi keempat. Hasil ini menjadi modal yang cukup baik untuk menghadapi balapan utama,” pungkas Hilman Maksum.
Keberhasilan Ducati MX Team Indonesia menyapu bersih dominasi grid depan di Sirkuit Cambora menjadi sinyal bahaya bagi para kompetitor lama di Kejurnas Motocross. Ketangguhan sasis dan fleksibilitas karakter mesin Desmo450 MX terbukti andal, baik dalam kondisi trek basah-licin maupun sirkuit kering-kecepatan tinggi. Dengan Diva Ismayana yang start dari posisi terdepan didampingi Witsarut dan Hilman Maksum di barisan kedua, Ducati berada dalam posisi yang sangat diuntungkan secara taktis untuk mengamankan podium tertinggi pada balapan utama esok hari.



