Mobil

Hino Soroti Kebutuhan Armada untuk Jalur Sulawesi Tengah, Bikin Pengusaha Bus Happy

Moveroad.id – Karakter geografis Sulawesi Tengah membuat kebutuhan kendaraan angkutan penumpang memiliki tantangan tersendiri. Rute perjalanan yang panjang dan beragam kebutuhan operasional menuntut kendaraan yang tidak hanya tangguh, tetapi juga mampu menjaga kenyamanan penumpang sekaligus mendukung kelancaran bisnis operator.

Kondisi tersebut menjadi perhatian PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dealer resminya di Sulawesi Tengah, PT Patrako Motor Abadi, melalui kegiatan Mini Gathering Hino Customer Bus di Palu.

Pertemuan tersebut mempertemukan Hino dengan sejumlah perusahaan otobus dan pelaku usaha transportasi di Sulawesi Tengah. Di antaranya PT Carissa Pesona Mandiri, PT Chrisa Jabeka Berjaya, PT Family Transport Jaya, PT Golden Harvest Trans, PO Kesayangan Anda, PT Raja Trans Palu, PT Togean Indah Travel, PT Touna Indah Travel, serta pengusaha perorangan H. Bowo Wijaksono.

Baca juga: Wujud Total Support, Hino Serahkan Dua Unit Bus Utama kepada PO Efisiensi dan PO Kairos di GIIAS 2026

Para pelanggan tersebut memiliki bidang operasi yang beragam, mulai dari Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), hingga transportasi pariwisata.

Bagi Hino, pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kebutuhan operator di lapangan sekaligus memperkenalkan pilihan kendaraan dan dukungan layanan yang tersedia.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para mitra strategis dari perusahaan otobus di Palu. Mini gathering ini kami hadirkan sebagai kesempatan untuk lebih dekat dengan pelanggan dan mendengarkan secara langsung kebutuhan mereka di lapangan,” ujar Guntur Nugraha Budiana, Bus Department Head HMSI.

Menurut Guntur, karakter operasional setiap wilayah tidak selalu sama. Karena itu, pilihan kendaraan dan dukungan purna jual perlu disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

“Kami memahami bahwa setiap wilayah memiliki karakteristik operasional yang berbeda, sehingga solusi kendaraan dan dukungan purna jual harus mampu menjawab kebutuhan tersebut,” katanya.

Pilihan Bus Hino untuk Beragam Operasional

Dalam kegiatan tersebut, Hino turut memperkenalkan lini kendaraan bus yang ditujukan untuk berbagai kebutuhan transportasi. Pilihannya mencakup segmen travel dan pariwisata hingga kebutuhan operasional AKAP, AKDP, pertambangan, dan perkebunan.

Untuk kategori microbus, Hino memiliki Bus 115 SDBL dan Primecab L. Sementara kebutuhan medium bus dapat menggunakan Bus MDBL dan GB 150.

Pada segmen big bus, tersedia pilihan AK, RK, dan RM.

Hino juga memperkenalkan sejumlah produk dengan konfigurasi yang lebih spesifik, yaitu SDBL 4×4, MDBL 4×4, serta RM 280 ABS Retarder.

Kehadiran varian 4×4 tersebut memberikan pilihan bagi operator yang membutuhkan kendaraan dengan karakter operasional berbeda, termasuk untuk sektor pertambangan dan perkebunan.

Sementara Hino RM 280 ABS Retarder menjadi salah satu produk yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Model ini mengandalkan sasis Space Frame, kapasitas bagasi yang luas, serta Air Suspension bawaan pabrik.

Sistem retarder juga menjadi salah satu fitur pendukung untuk membantu pengendalian kendaraan, terutama ketika digunakan dalam perjalanan jarak jauh.

Bagi operator bus, aspek kenyamanan dan pengendalian kendaraan memiliki kaitan langsung dengan pengalaman penumpang sekaligus operasional armada.

Layanan Purna Jual Jadi Bagian Penting

Selain produk, keberlangsungan operasional armada juga sangat bergantung pada dukungan purna jual. Untuk wilayah Palu, Hino mengandalkan PT Patrako Motor Abadi dengan fasilitas 3S, meliputi Sales, Service, dan Spare Parts.

Keberadaan fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan pelanggan, mulai dari perawatan kendaraan, dukungan mekanik, hingga ketersediaan suku cadang.

Bagi operator yang menjalankan armada pada rute dengan jarak tempuh panjang, waktu kendaraan berada di bengkel menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan. Semakin cepat kebutuhan perawatan maupun perbaikan ditangani, semakin besar peluang kendaraan dapat kembali beroperasi.

Hal tersebut juga menjadi perhatian pelaku usaha transportasi di Palu.

“Dalam bisnis transportasi, keandalan kendaraan dan dukungan purna jual menjadi faktor penting bagi kelancaran operasional. Kami membutuhkan kendaraan yang didukung layanan servis dan ketersediaan suku cadang agar armada dapat terus beroperasi dengan optimal,” ujar Rudi, Direktur PT Raja Trans Palu.

Melalui kegiatan tersebut, Hino tidak hanya membawa pilihan produk bus ke Palu, tetapi juga membuka ruang komunikasi langsung dengan operator. Bagi industri transportasi, pendekatan seperti ini menjadi penting karena kebutuhan armada sangat bergantung pada karakter rute, jenis layanan, hingga kondisi operasional di masing-masing daerah.

Related Articles

Back to top button