Toyota Supra Bermesin V8 Benar-Benar Ada, Tapi Bukan Versi Jalan Raya
Moveroad – Selama bertahun-tahun, gagasan Toyota GR Supra bermesin V8 sering dianggap sebagai mimpi para penggemar otomotif. Seperti konsep Corvette bermesin rotary atau ide liar lain di dunia otomotif, kombinasi Supra dan V8 dianggap hampir mustahil terwujud.
Terlebih lagi, produksi generasi terbaru Supra mendekati akhir siklusnya. Varian empat silinder sudah dihentikan lebih dulu, sementara model standar masih mengandalkan mesin 3.0-liter inline-six dengan tenaga sekitar 382 hp dan torsi 368 lb-ft.
Namun ternyata, Toyota memang sudah membuat Supra bermesin V8. Hanya saja, mobil tersebut tidak dibuat untuk konsumen umum.
Baca juga: Toyota Luncurkan C-HR Listrik Lebih Murah dari Harga Innova Zenix Hybrid
Supra bermesin V8 tersebut dikembangkan oleh Toyota untuk mengikuti ajang balap Supercars Championship di Australia.
Program ini diumumkan pada 2024 ketika Toyota memastikan akan bergabung dalam kompetisi touring car paling bergengsi di Australia mulai musim 2026. Keikutsertaan ini juga menandai debut Toyota di balapan legendaris Bathurst 1000, yang sering dianggap sebagai “Le Mans-nya Australia”.
Di kejuaraan tersebut, Toyota akan berhadapan langsung dengan rival tradisional seperti Ford dan General Motors.
Namun Supra yang digunakan bukanlah mobil produksi yang dimodifikasi untuk balap. Mobil tersebut justru dikembangkan dari nol menggunakan platform baru Gen3 Supercars chassis, yang memang dirancang khusus untuk kompetisi tersebut.
Supra Dibangun Ulang dari Konsep FT-1
Pengembangan mobil balap ini ternyata tidak mudah. Dimensi GR Supra produksi ternyata terlalu pendek dan sempit untuk dipasang pada platform Gen3.
Solusinya datang dari konsep Toyota FT‑1 Concept yang pertama kali diperkenalkan pada 2014. Desain fastback konsep ini memiliki proporsi yang lebih sesuai dengan regulasi Supercars.
Akhirnya, Toyota membangun ulang bodywork dengan inspirasi FT-1, dipasang pada sasis Gen3 lengkap dengan roll cage standar FIA. Mobil ini juga dilengkapi berbagai komponen aerodinamika baru mulai dari, splitter depan lebih besar, spoiler belakang khusus balap, bodywork yang lebih efisien secara aerodinamis, track roda belakang lebih lebar, pelek balap berukuran besar.
Mesin V8 dari Lexus
Untuk sektor dapur pacu, Toyota awalnya mempertimbangkan penggunaan mesin B58 enam silinder dari Supra produksi. Namun opsi ini dibatalkan karena kompleksitas regulasi dan fakta bahwa mesin tersebut berasal dari BMW.
Sebagai gantinya, Toyota menggunakan mesin V8 internal, yaitu 2UR‑GSE V8 yang juga digunakan pada mobil performa seperti di model Lexus LC 500, Lexus RC F, Lexus IS 500 F Sport.
Dalam versi jalan raya, mesin 5.0-liter tersebut mampu menghasilkan sekitar 472 hp dan 398 lb-ft torsi. Namun untuk memenuhi regulasi Supercars Australia, mesin tersebut dimodifikasi menjadi 5.2-liter V8 dengan konfigurasi quad-cam.
Beberapa komponen utama seperti blok mesin, timing chain, dan cylinder head yang dikembangkan bersama Yamaha tetap dipertahankan.
Proyek Global Supra V8
Pengembangan Supra V8 balap ini melibatkan kolaborasi lintas negara, diantaranya, Toyota Australia menangani program utama, Walkinshaw Andretti United di Melbourne merakit mobil balap, Swindon Powertrains di Inggris menganalisis data mesin, pengujian aerodinamika dan dyno juga dilakukan di Amerika Serikat.
Dengan sistem kerja lintas zona waktu tersebut, pengembangan mobil berlangsung hampir tanpa henti selama 18 bulan. Sepanjang sejarahnya, Supra hampir selalu identik dengan mesin enam silinder segaris.
Beberapa generasi penting antara lain, A40/A50 (1978) – mesin 2.6L inline-six, A60 (1981) – mesin 2.8L 5M-GE, A70 (1986) – mesin turbo 7M-GTE 3.0L, A80 (1993) – legendaris 2JZ‑GTE twin-turbo
Mesin 2JZ-GTE pada generasi keempat bahkan dianggap sebagai salah satu mesin performa terbaik dalam sejarah mobil Jepang.
Baru pada generasi kelima A90, Supra menggunakan mesin turbo enam silinder BMW-sourced B58. Karena itulah, jika suatu hari Supra produksi benar-benar menggunakan mesin V8, kemungkinan besar akan memicu perdebatan besar di kalangan penggemar JDM.
Supra V8: Nyata, Tapi Hanya untuk Balap
Meski bukan mobil produksi, keberadaan Supra bermesin V8 ini membuktikan bahwa kombinasi tersebut memang bisa diwujudkan.
Namun untuk saat ini, Supra V8 hanya akan hadir di lintasan balap Supercars Australia, bukan di jalan raya.
Bagi penggemar Toyota dan motorsport, proyek ini tetap menjadi salah satu pengembangan paling menarik dari Supra modern, sebuah interpretasi ekstrem dari sport coupe legendaris Jepang yang kini mendapatkan tenaga delapan silinder.



