Cetak Rekor 976 Starter, Kejurnas Drag Race 2026 Putaran 2 Makassar Jadi yang Terbesar di Indonesia
Moveroad.id – Dominasi dan gairah balap lurus di Indonesia Timur mencapai puncaknya. Putaran 2 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race 2026 bertajuk SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026 sukses digelar di bawah terik lintasan Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, pada 23–34 Mei 2026.
Sebagai satu-satunya seri Kejurnas Drag Race yang dihelat di kawasan Indonesia Timur, ajang ini membuktikan magnetnya yang luar biasa dengan memecahkan berbagai rekor, baik dari jumlah partisipasi kontestan maupun torehan waktu di atas lintasan 402 meter.
Pameran kecepatan ini mencatatkan sejarah baru dengan menembus total 976 starter. Angka fantastis ini resmi menobatkan Putaran 2 Makassar sebagai seri Kejurnas Drag Race dengan jumlah peserta terbesar musim ini, melampaui catatan starter pada Putaran 1 yang sebelumnya digelar di Surabaya, Jawa Timur.
Sisi kompetitif pameran performa mesin ini ditandai dengan rontoknya rekor waktu di kelas bergengsi. Salah satu sorotan utama datang dari Kelas Bracket 9 Detik Diesel Kejurnas.
Pembalap dari tim Sea Team Pro7, Adim Prasetiyo, yang memacu Toyota Fortuner garapannya, sukses mencatatkan waktu persis 9,0 detik. Torehan ini memecahkan rekor baru karena biasanya catatan waktu di kelas Bracket 9 Detik Diesel bertahan di angka 9,1 detik ke atas.
Di kelas Kejurnas lainnya, persaingan sengit lintas pulau tersaji dengan lahirnya juara-juara baru:
- Bracket 8 Detik Kejurnas: Disabet oleh pembalap asal Papua, Brayen Sumalata, yang membela panji tim Sapi Balap x JRT.
- Bracket 9 Detik Non-Diesel Kejurnas: Dimenangkan oleh pembalap lokal andalan tuan rumah, Adrian Witono dari tim OTP37 x Sonic Speed.
- Bracket 10 Detik Non-Diesel Kejurnas: Gelar juara terbang ke Pulau Sumatera lewat performa apik pembalap asal Sumatera Barat, Jeffi Heriyus.
- Bracket 10 Detik Diesel Kejurnas: Pembalap regional Sulawesi kembali menunjukkan taringnya lewat Icha Ghaly yang sukses finis tercepat.
- Bracket 11 Detik Kejurnas: Podium tertinggi berhasil dikunci oleh pembalap lokal Sulawesi Selatan, Alpian AR.
Regenerasi Total: Pembalap Berusia 13 Tahun Turun di Kelas Pelajar
Ajang SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026 melombakan total 37 kelas, yang mengombinasikan kelas Kejurnas, supporting class, Free For All (FFA), hingga kelas bracket yang menjadi favorit penonton. Menariknya, panitia membuka Kelas Khusus Pelajar demi memfasilitasi bakat-bakat muda agar tidak terjebak dalam aksi balap liar di jalan raya.
Langkah inklusif ini memicu lahirnya fenomena menarik, di mana peserta termuda yang terdaftar resmi di ruang kemudi baru berusia 13 tahun. Kehadiran pembalap belia di kategori pelajar ini menjadi sinyal sehat bagi proses regenerasi atlet motorsport tanah air.
“Antusiasme luar biasa yang terlihat di Makassar membuktikan bahwa drag race Indonesia terus berkembang dengan sangat positif. Jumlah starter yang meningkat, pecahnya rekor waktu, hingga hadirnya pembalap muda menjadi sinyal bahwa regenerasi dan kompetisi berjalan dengan sangat baik. Sebagai penyelenggara, kami sangat bangga dapat berkontribusi terhadap kemajuan motorsport tanah air,” urai Helmi Hamid, Ketua Panitia SIMPATI 5G Sulawesi Drag Record 2026.
Sinergi Jaringan Hyper 5G untuk Presisi Catatan Waktu
Dunia balap trek lurus sangat bergantung pada aspek mili-detik (millisecond accuracy). Oleh karena itu, keberhasilan pameran balap ini didukung penuh oleh teknologi jaringan Hyper 5G Telkomsel lewat brand SIMPATI. Jaringan nirkabel berkecepatan tinggi ini diaplikasikan untuk menjamin konektivitas data timing system yang cepat, stabil, dan responsif dari garis start hingga finis guna mendukung manajemen balapan berintensitas ekstrem.
Keberhasilan seri Makassar menjaring 976 starter bukan sekadar kesuksesan angka di atas lembar registrasi panitia. Ini adalah sinyal kultural bahwa ekosistem motorsport di Indonesia Timur, khususnya Sulawesi dan Papua, telah mengalami lompatan besar (quantum leap). Infrastruktur mobil balap di wilayah ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Keberhasilan Adim Prasetiyo menembus waktu 9,0 detik dengan Fortuner Diesel di sirkuit Lanud Sultan Hasanuddin membuktikan kualitas mekanik dan rekayasa performa lokal sudah setara dengan bengkel-bengkel top di Pulau Jawa.
Kejelian penyelenggara membuka Kelas Khusus Pelajar dan menjaring pembalap usia 13 tahun adalah investasi jangka panjang yang cerdas. Langkah ini sukses mengubah citra drag race yang sempat lekat dengan kesan liar menjadi olahraga industri yang terukur, aman, dan bernilai komersial tinggi berkat dukungan sponsor utama kelas kakap seperti Telkomsel Hyper 5G.



