Wuling Serahkan 50 Unit New BinguoEV Lite ke MPMRent, Perkuat Ekosistem Armada Kendaraan Listrik
Moveroad.id – Transformasi menuju mobilitas berkelanjutan di Indonesia terus menunjukkan perkembangan positif. Tidak hanya di segmen kendaraan pribadi, tren elektrifikasi kini mulai merambah sektor armada korporasi yang membutuhkan solusi transportasi efisien, produktif, dan ramah lingkungan.
Langkah tersebut kembali diperlihatkan melalui kerja sama strategis antara Wuling Motors dan PT Mitra Pinasthika Mustika Rent (MPMRent). Dalam seremoni penyerahan kendaraan yang berlangsung di kawasan Danau Sentani, QBIG BSD, Kabupaten Tangerang, Wuling resmi menyerahkan 50 unit Wuling New BinguoEV Lite sebagai bagian dari pengadaan armada kendaraan listrik berbasis skema fleet.
Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas korporasi yang semakin mengedepankan efisiensi operasional dan keberlanjutan.
Wuling dan MPMRent Perkuat Komitmen Green Mobility
Kerja sama antara kedua perusahaan tidak hanya sebatas transaksi pengadaan kendaraan. Lebih dari itu, kolaborasi ini mencerminkan upaya bersama dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di sektor bisnis dan korporasi Indonesia.
President Director Wuling Motors, Tang Wensheng, menegaskan bahwa kemitraan ini dibangun atas dasar kepercayaan dan visi yang sama dalam mendukung masa depan mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Baca juga: Strategi Multi-Infiltrasi Wuling di JFK 2026: Boyong Teknologi BEV, PHEV, hingga ICE
“Kami mengucapkan terima kasih kepada MPMRent atas kepercayaan yang diberikan kepada Wuling Motors. Pengadaan armada ini bukan sekadar hubungan bisnis, melainkan cerminan dari kemitraan strategis yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen, dan tujuan bersama,” ujar Tang Wensheng.
Menurutnya, keterlibatan Wuling dalam mendukung kebutuhan armada MPMRent diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua perusahaan sekaligus memperluas penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
Mengapa MPMRent Memilih Wuling New BinguoEV Lite?
Pemilihan Wuling New BinguoEV Lite bukan tanpa alasan. Mobil listrik ini dinilai memiliki kombinasi yang ideal antara efisiensi energi, kemudahan penggunaan, serta kenyamanan berkendara yang sesuai dengan kebutuhan operasional armada.
Di tengah meningkatnya biaya operasional kendaraan konvensional, efisiensi menjadi faktor utama dalam pengelolaan armada modern. Wuling New BinguoEV Lite menawarkan biaya energi yang lebih rendah dibanding kendaraan berbahan bakar fosil sekaligus menghadirkan kemudahan perawatan.
Jarak Tempuh Hingga 333 Kilometer
Dari sisi spesifikasi, New BinguoEV Lite dibekali baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 31,9 kWh.
Berkat baterai tersebut, mobil listrik ini mampu menempuh jarak hingga 333 kilometer dalam kondisi baterai penuh.
Jarak tempuh tersebut dinilai cukup ideal untuk mendukung berbagai aktivitas operasional harian perusahaan, baik di area perkotaan maupun perjalanan antarwilayah dengan jarak menengah.
Fast Charging Tingkatkan Produktivitas Armada
Salah satu keunggulan penting lainnya adalah dukungan fitur pengisian daya cepat atau fast charging.
Wuling mengklaim proses pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen dapat dilakukan hanya dalam waktu sekitar 35 menit.
Kemampuan ini menjadi faktor penting bagi perusahaan penyedia jasa transportasi maupun rental kendaraan karena dapat meminimalkan waktu henti kendaraan dan menjaga produktivitas armada tetap optimal.
MPMRent Jawab Kebutuhan Mobilitas Berkelanjutan
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi transportasi korporasi, MPMRent melihat tren elektrifikasi sebagai kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
Semakin banyak perusahaan kini menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan operasional mereka.
Hal tersebut mendorong meningkatnya permintaan terhadap solusi mobilitas yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan efisiensi bisnis.
CEO MPMRent, Chua Zi Yong, menjelaskan bahwa integrasi kendaraan listrik menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan pelanggan di masa depan.
“Kami bangga menjadikan Wuling New BinguoEV Lite sebagai bagian dari armada kami. Kerja sama ini memperkuat komitmen MPMRent dalam menyediakan solusi mobilitas yang berkelanjutan bagi pelanggan,” ujar Chua Zi Yong.
Ia menambahkan bahwa pengadaan 50 unit mobil listrik ini merupakan langkah awal dari perjalanan panjang MPMRent dalam mendukung transformasi transportasi hijau di Indonesia.
Tidak Sekadar Kendaraan, Wuling Hadirkan Dukungan Operasional Armada
Dalam pengelolaan armada korporasi, keberhasilan implementasi kendaraan listrik tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga dukungan layanan purna jual yang memadai.
Karena itu, Wuling turut menghadirkan berbagai layanan pendukung yang dirancang khusus untuk kebutuhan armada bisnis.
Beberapa layanan tersebut meliputi:
Priority Service
Layanan prioritas untuk memastikan kendaraan armada mendapatkan penanganan yang lebih cepat saat membutuhkan perawatan maupun perbaikan.
Service Level Agreement (SLA)
Wuling menyediakan dukungan SLA guna memastikan proses perbaikan kendaraan dapat dilakukan sesuai standar waktu yang telah ditentukan sehingga meminimalkan gangguan operasional.
Pelatihan Pengemudi dan Mekanik
Wuling juga memberikan program pelatihan bagi pengemudi dan teknisi armada untuk meningkatkan pemahaman terkait penggunaan dan perawatan kendaraan listrik secara optimal.
Pendekatan ini menjadi penting karena transisi dari kendaraan berbahan bakar konvensional menuju kendaraan listrik membutuhkan adaptasi dari sisi operasional maupun sumber daya manusia.
Elektrifikasi Armada Jadi Tren Baru Industri Transportasi
Pengadaan armada listrik oleh MPMRent menunjukkan bahwa elektrifikasi kendaraan kini tidak lagi terbatas pada konsumen individu.
Sektor fleet dan korporasi mulai menjadi salah satu motor utama pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan karakter penggunaan kendaraan yang intensif setiap hari, armada bisnis memiliki potensi penghematan operasional yang signifikan melalui penggunaan kendaraan listrik.
Selain itu, penggunaan armada ramah lingkungan juga dapat meningkatkan citra perusahaan sekaligus mendukung target keberlanjutan yang semakin menjadi perhatian para pemangku kepentingan.
Dampak bagi Industri Kendaraan Listrik Indonesia
Kolaborasi antara Wuling dan MPMRent menunjukkan semakin matangnya ekosistem kendaraan listrik nasional.
Tidak hanya menghadirkan produk yang kompetitif, produsen otomotif juga mulai membangun layanan pendukung yang mampu memenuhi kebutuhan sektor bisnis dan korporasi.
Jika tren ini terus berkembang, penggunaan kendaraan listrik di sektor fleet berpotensi menjadi salah satu pendorong utama percepatan adopsi EV di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan.



