Mobil

Gegara Kondisi Ini, GAC Indonesia Tunda Peluncuran Semua Kendaraan Berbahan Bakar Fosil

Moveroad.id – Kondisi perekonomian yang saat ini tidak kondusif membuat GAC Indonesia menunda peluncuran segala kendaraan berbahan bakar fosil (BBM).

CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, menegaskan hal itu seusai peresmian diler GAC AION KS Tubun di Jalan K.S. Tubun No. 21, Tanahabang, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga: Perkuat Jaringan, GAC Indonesia Resmikan Dealer 3S AION KS Tubun di Jakarta Pusat

Menurut Andry, penundaan ini melihat berbagai aspek kondisi yang terjadi di tanah air. Dia menjelaskan fenomena yang sekarang lagi marak yaitu naiknya harga BBM pertamax dan aksi demonstrasi.

“Setelah harga pertamax naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut,” kata Andry kepada wartawan.

Tak cuma itu, faktor lain yang jadi pertimbangan GAC Indonesia menunda peluncuran kendaraan BBM adalah menguatnya nilai tukar mata uang dolar dan yuan terhadap rupiah.

Baca Juga: Harga Mobil Listrik AION UT dan AION V di Indomobil Expo Palembang 2026

“Dolar naik, yuan naik. Kalau saya luncurkan saat ini tentunya harganya tidak terlalu ekonomis. Lebih baik saya menunda sampai situasi stabil lagi. Tidak terlambat untuk kita luncurkan di kemudian hari,” paparnya.

Andry mengungkapkan penundaan peluncuran kendaraan yang dimaksud untuk ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada Juli-Agustus mendatang.

Pria berkacamata ini merincikan kendaraan-kendaraan yang tidak dirilis di GIIAS 2026 yaitu Emzoom dan E9 PHEV.

“Emzoom kendaraan berteknologi ICE 1.500 turbo. E9 PHEV menggunakan bahan bakar fosil. Oleh karena itu dengan fenomena yang sekarang masih marak GAC, menunda peluncuran segala kendaraan yang berbahan bakar fosil, sampai situasi terkendali normal kembali,” pungkas Andry.

Related Articles

Back to top button