Mobil

Rahasia Performa Changan Deepal S05 Penggerak RWD di Jalur Menantang Lembang

Moveroad.id – Keunggulan sejati sistem penggerak roda belakang (RWD) pada kendaraan listrik seperti Changan Deepal S05 akan sangat terasa ketika mobil mendaki tanjakan curam. Saat menanjak, gravitasi secara alami memindahkan distribusi bobot kendaraan ke arah belakang. 

Pada mobil berpenggerak roda depan (FWD), hal ini sering kali menyebabkan ban depan kehilangan traksi (spin). Namun pada Deepal S05, perpindahan bobot ke belakang ini justru memperkuat cengkeraman ban belakang ke permukaan aspal, memaksimalkan penyaluran torsi 320 Nm secara utuh tanpa ada daya yang terbuang sia-sia.

Menilai kualitas sebuah SUV listrik tidak cukup hanya dengan melihat lembar spesifikasi di atas kertas atau mengujinya di jalan perkotaan yang datar. Uji pembuktian sesungguhnya terletak pada bagaimana kendaraan tersebut merespons perubahan elevasi geografis dan kontur jalan yang dinamis. 

Baca juga: Changan Deepal S05 Resmi Buka Pre-Book di Tiga Lokasi Ini

Koridor antarkota dari Bandung menuju Subang dipilih sebagai ruang pembuktian yang ideal untuk menguji batas maksimal kemampuan mekanis kendaraan.

Jalur ini terkenal dengan kombinasi tanjakan panjang yang menguras energi motor listrik, rangkaian tikungan tajam (S-turn) yang menuntut kekakuan sasis, hingga turunan curam yang menguji sistem pengereman regeneratif. 

Melalui kondisi ekstrem tersebut, Changan Deepal S05 diuji untuk memperlihatkan sudut pandang (point of view) baru mengenai kenyamanan dan ketangguhan sebuah medium SUV bertenaga baterai.

Kombinasi Sinergis, Mengupas Spesifikasi Motor Listrik dan Efisiensi Output

Ketangguhan Changan Deepal S05 dalam menaklukkan medan berat berakar dari konfigurasi sistem penggerak elektrik modern miliknya. Kehadiran motor listrik dengan output besar menjamin pengemudi tidak akan kekurangan tenaga di tengah-tengah pengerjaan tanjakan.  

Dengan tenaga mencapai 160 kW dan torsi badak 320 Nm, akselerasi yang dihasilkan terasa linear namun padat. Karakteristik motor listrik yang mampu menyalurkan torsi puncak sejak putaran pertama ($0\text{ rpm}$) membuat kendaraan ini mampu berakselerasi dari posisi diam di tengah tanjakan curam tanpa ada gejala tertahan atau kehilangan momentum.

Sektor sasis dan pengendalian (handling) menjadi sorotan utama saat Deepal S05 dipaksa meliuk di area Lembang hingga memasuki perbatasan Subang. Keputusan Changan untuk menyematkan sistem penggerak roda belakang pada model ini memberikan keuntungan ganda dalam hal kedinamisan berkendara.

Arsitektur RWD memisahkan tugas antara roda depan sebagai pemandu arah (steering) dan roda belakang sebagai penyalur daya (driving). Hasilnya, gejala torque steer yang biasa ditemui pada mobil bertenaga besar berpenggerak depan dapat dieliminasi sepenuhnya, memberikan rasa percaya diri ekstra bagi pengemudi saat bermanuver di ruang jalan yang sempit.

Uji performa nyata yang dilewati oleh Changan Deepal S05 pada jalur meliuk dan menanjak dari Bandung menuju Subang mempertegas posisinya sebagai SUV listrik yang tangguh dan tidak sekadar mengandalkan estetika visual. Kombinasi solid antara motor listrik bertenaga 160 kW dan torsi instan 320 Nm menyajikan kemampuan menanjak tanpa effortless.

Secara keseluruhan performa Changan Deepal S05 khusus REEV, yang menjadi mobil test drive dari Bandung menuju Subang. Terbilang sangat bisa diandalkan di berbagai karakter jalan cukup ekstrem, sekaligus memberikan kenyamanan selama perjalanan. Produsen Changan sendiri baru akan mengungumumkan harda Deepal S05 saat pameran GIIAS 2026.

Related Articles

Back to top button