MG Buka Workshop Center Pertama di Indonesia, Jadi Pusat Servis dan Pelatihan Teknisi
Moveroad.id – Morris Garages (MG) Motor Indonesia memperkuat jaringan layanan purna jual dengan meresmikan MG Workshop Center di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Berada di Jl. Sultan Hasanudin No. 272-273, fasilitas ini menjadi flagship workshop pertama MG di Indonesia sekaligus dijadikan sebagai pilot project untuk pengembangan standar layanan purna jual MG di Tanah Air.
MG Workshop Center tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas servis kendaraan. Pusat layanan tersebut juga dilengkapi peralatan modern, dukungan ketersediaan suku cadang, serta Training & Research Center yang digunakan untuk meningkatkan kompetensi teknisi sekaligus mendukung pengembangan kualitas layanan.
Baca Juga: MG ZS Hybrid+ Resmi Meluncur di Bandung, Harga Mulai Rp299 Jutaan
Kehadiran fasilitas ini menjadi bagian dari upaya MG memperkuat ekosistem purna jual, seiring dengan pertumbuhan pengguna kendaraan MG di Indonesia.
Jason Huang, CEO MG Motor Indonesia, mengatakan penguatan layanan purna jual menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan kepada konsumen.
“Kehadiran MG Workshop Center menjadi salah satu langkah penting kami dalam menghadirkan layanan yang lebih lengkap, didukung oleh fasilitas modern, ketersediaan suku cadang, serta tenaga teknisi yang profesional dan kompeten,” ujar Jason.
Menurutnya, pengembangan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan peace of mind bagi konsumen selama menggunakan kendaraan MG.
Workshop Flagship dengan Fasilitas Lebih Lengkap
Sebagai fasilitas flagship workshop, MG Workshop Center dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan perawatan dan servis kendaraan MG.
Fasilitas tersebut menggunakan peralatan dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan kendaraan MG. Dengan dukungan tersebut, proses pemeriksaan maupun perawatan kendaraan diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Baca Juga: MG Luncurkan SUV Kembar Mirip Wuling Eksion Harga Lebih Murah Segini
Aspek ketersediaan suku cadang juga menjadi perhatian. MG menyebut fasilitas ini didukung dengan persediaan suku cadang yang optimal untuk membantu kelancaran proses servis kendaraan konsumen.
Langkah tersebut menjadi penting ketika jaringan kendaraan MG di Indonesia terus berkembang. Infrastruktur purna jual tidak hanya dibutuhkan untuk menangani kendaraan yang masuk bengkel, tetapi juga untuk menjaga konsistensi kualitas layanan dalam jangka panjang.
Sebelum menghadirkan MG Workshop Center, MG telah mengembangkan sejumlah layanan purna jual lain, antara lain MG Satellite Workshop dan MG Mobile Service.
MG juga menggandeng mitra body & paint di sejumlah wilayah untuk memperluas dukungan terhadap kebutuhan konsumen.
Jadi Pusat Training dan Research Teknisi MG
Salah satu pembeda MG Workshop Center adalah keberadaan Training & Research Center.
Fasilitas ini digunakan sebagai pusat pengembangan kompetensi teknisi MG melalui program pelatihan dan peningkatan pengetahuan teknis secara berkelanjutan.
Selain pelatihan, pusat tersebut juga memiliki fungsi penelitian yang ditujukan untuk mendukung pengembangan kualitas layanan. Dengan pendekatan ini, MG tidak hanya menambah fasilitas fisik, tetapi juga berupaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia yang berada di balik layanan purna jual.
Pengembangan kompetensi teknisi menjadi semakin relevan ketika teknologi kendaraan terus berkembang, termasuk hadirnya kendaraan dengan sistem elektrifikasi dan teknologi pendukung yang semakin kompleks.
Dipakai untuk Persiapan WorldSkills Competition 2026
MG Workshop Center juga memiliki fungsi di luar kebutuhan internal MG.
Fasilitas tersebut ditunjuk sebagai lokasi pelatihan kontingen Indonesia yang akan mengikuti WorldSkills Competition (WSC) 2026 di Shanghai, Tiongkok.
Kontingen Indonesia untuk bidang Automobile Technology menggunakan fasilitas MG Workshop Center sebagai tempat persiapan sebelum mengikuti kompetisi keterampilan tingkat dunia tersebut.
Pemanfaatan fasilitas ini menunjukkan bahwa MG Workshop Center tidak hanya diarahkan sebagai pusat servis, tetapi juga memiliki fungsi dalam pengembangan kompetensi dan talenta di bidang otomotif.
Bagi industri otomotif, keberadaan fasilitas pelatihan semacam ini menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang mampu mengikuti perkembangan teknologi kendaraan.
MG Service Car Jadi Pilot Project Layanan Baru
Bersamaan dengan penguatan fasilitas bengkel, MG juga memperkenalkan MG Service Car sebagai pilot project layanan purna jual.
Konsepnya membawa layanan MG lebih dekat kepada konsumen melalui alternatif servis yang lebih fleksibel. Konsumen tidak hanya mengandalkan fasilitas bengkel konvensional, tetapi mendapatkan pilihan layanan yang dirancang lebih praktis dan dekat dengan kebutuhan sehari-hari.
MG Service Car menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengembangkan pengalaman purna jual yang tidak hanya berpusat pada fasilitas bengkel.
Dengan kombinasi jaringan workshop, layanan bergerak, dukungan suku cadang, serta pengembangan kompetensi teknisi, MG mencoba membangun sistem purna jual yang lebih terintegrasi.
Bagi konsumen, penguatan tersebut menjadi faktor penting dalam kepemilikan kendaraan karena pengalaman menggunakan mobil tidak berhenti ketika kendaraan keluar dari ruang pamer.
MG Workshop Center di Tambun pun diposisikan sebagai salah satu fondasi dalam pengembangan layanan purna jual MG di Indonesia, sekaligus menjadi tempat pengujian dan pengembangan berbagai standar layanan sebelum diterapkan lebih luas.



