BYD Atto 1 Patah As Roda, Potret Kualitas Produk Mobil Listrik Tiongkok
Moveroad.id – Permasalahan patah as roda pada deretan mobil China sepertinya akan terus menjadi informasi hingga hal yang dianggap sering terjadi. Cilakanya hal ini memperlihatkan kualitas kurang baik dari produk mobil china yang dipasarkan untuk konsumen di tanah air.
Meski sebagai pembanding, terjadinya benturan antara roda dengan pembatas jalan atau trotoar kerap terjadi di Jakarta. Namun kejadian tersebut tidak pernah ditemui pada mobil rakitan non China yang juga dipasarkan di Indonesia.
As roda merupakan salah satu komponen penting dalam sistem penggerak kendaraan. Bagian ini berfungsi menyalurkan tenaga dari sistem penggerak menuju roda agar kendaraan dapat bergerak.
Baca juga: Teknologi Canggih BYD Dimanfaatkan Pemilik Mobil Lepas Dari Pelanggaran
Kerusakan pada komponen tersebut, terlebih jika sampai patah ketika kendaraan sedang melaju, berpotensi mengganggu stabilitas dan kendali kendaraan. Karena itu, pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui sumber persoalan sekaligus memastikan tidak ada komponen lain yang turut mengalami kerusakan.
Insiden ini juga memicu respons dari warganet yang mempertanyakan durabilitas komponen kendaraan listrik, terutama pada bagian kaki-kaki dan sistem penggerak.
Namun, menyimpulkan adanya cacat produksi hanya berdasarkan rekaman video tentu belum cukup. Diperlukan investigasi teknis untuk memastikan apakah kerusakan berkaitan dengan kualitas komponen, proses produksi, kondisi penggunaan, atau faktor lainnya.
BYD Atto 1 Patah As Roda
Berdasarkan informasi yang didapat redaksi Sebuah mobil listrik BYD Atto 1 berwarna putih mengalami patah as roda belakang setelah menabrak pembatas jalan di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin, 2 November 2026 subuh.
Mobil sempat melaju sejauh 1–2 km dan mengalami benturan dengan pembatas jalan, lalu terdengar suara keras sebelum roda belakang terkulai akibat as roda yang copot/patah.
Peristiwa ini sebelumnya juga terjadi pada BYD M6 yang mengalami patah as roda di Samarinda pada 23 April 2026. Penyebabnya juga sama akibat benturan roda dengan beton pembatas jalan
Sebelumnya, beberapa merek Tiongkok seperti Chery juga pernah mengalami hal serupa. Meski pihak produsen terus menggaungkan langkah investigasi pada mobil yang bermasalah. Namun jika ditelusuri mobil yang mengalami patah as roda rata-rata belum memiliki usia pakai lebih dari lima tahun.
Hingga kini kasus patah as roda BYD Atto 1 masih belum mendapat pernyataan resmi dari produsen, Walaupun bisa dipastikan pihak pabrikan sudah melakukan investigasi guna menemukan penyebab masalah tersebut.
Belum ada pernyataan resmi dan kejadian di Cengkareng Jakarta Barat tersebut, merupakan kelalaian dari pengemudi karena menghantam pembatas jalan hingga as roda patah.



