Mobil

Penjualan Mobil di RI Naik Tipis, Jawaban Gaikindo Belum Mau Revisi Target

Moveroad – Penjualan mobil di RI yang mengalami kenaikan tipis di bulan Agustus, rupanya tak ingin membuat Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merevisi target penjualan mobil yang berkutat di angka 900 ribu unit setahun. 

Enggannya Gaikindo merevisi target penjualan mobil di RI, sebagai langkah yang tidak ingin gegabah serta masih melihat pertumbuhan penjualan yang tersisa 4 bulan kedepan menjelang akhir 2025. 

Meski terjadi kenaikan tipis bulan lalu, serta keyakinan Gaikindo belum ingin merivisi target, terlihat dari penjualan mobil di Indonesia yang dinilai belum stabil dan kenaikan tipis bulan lalu belum bisa dijadikan indikator trend positif. 

Baca Juga: Suzuki Catat Rekor Penjualan Bulanan Tertinggi 2025, New Carry dan Fronx Jadi Bintang

Bahkan menurut Sekretariat Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, menjelaskan tantangan penjualan mobil di Indonesia masih terus menjadi tantangan sehingga target 900 ribu unit masih akan terus diusahakan. 

“Kita tidak melakukan revisi target penjualan hingga akhir tahun, tercapai tidaknya target yang telah ditetapkan kita terus berupaya maksimal di tengah tantangan saat ini.” ungkap Kukuh di Jakarta. 

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil Januari hingga Agustus 2025 secara wholesales telah mencapai 500.951 unit selisih 160 ribu unit lebih dibanding penjualan periode sama tahun lalu. 

Dengan sisa empat bulan, tercatat 400 ribu unit yang harus dicapai produsen bersama Gaikindo yang telah menetapkan target penjualan mobil 900 ribu unit tahun ini. Artinya dibutuhkan angka penjualan 100 ribu per bulan hingga Desember 2025. 

Baca Juga: Respon Bos BYD Atas Aksi Warren Buffett Lepas Saham Penuh Setelah 17 Tahun

Namun sejak Januari, melihat angka penjualan mobil di Indonesia yang belum pernah tembus 100 ribu unit akan menjadi tantangan tersendiri. Dimana penjualan secara wholesales hanya di kisran puluhan ribu unit saja.

Related Articles

Back to top button