Muncul Pesaing BBM Etanol, Bobibos Berkualitas Ron 98
Moveroad – Ditengah isu krisis energi dan transisi menuju sumber energi bersih, inovasi membanggakan hadir dari Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Sebuah tim lokal berhasil menciptakan bahan bakar cair organik berbasis tumbuhan, yang diberi nama Bahan Bakar Merah Putih BOBIBOS.
BOBIBOS sendiri merupakan akronim dari “Bahan Bakar Buatan Indonesia BOS”, hasil pengembangan lokal yang memanfaatkan limbah pertanian atau bahan nabati yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
Baca juga: Dampak Etanol untuk Kendaraan Lama: Mesin Panas, Seal Rusak, hingga Penurunan Performa
“Yang merah untuk mesin diesel, sedangkan yang putih untuk mesin bensin. Semuanya berasal dari bahan nabati yang melimpah, tidak perlu ditanam secara khusus. Tinggal diolah langsung jadi bahan bakar,” jelas M. Ikhlas Thamrin, Founder BOBIBOS, saat peluncuran Minggu (2/10).
Dua Varian, Harga Lebih Murah dari BBM Premium
Produk inovatif ini hadir dalam dua varian:
- BOBIBOS Merah untuk mesin diesel
- BOBIBOS Putih untuk mesin bensin
Keduanya diklaim lebih hemat dan ramah lingkungan, dengan harga per liter hanya sepertiga dari harga BBM Pertamina sekelas RON 98.
Tak hanya efisien, bahan bakar ini juga dikembangkan untuk mendukung kemandirian energi nasional, dengan pemanfaatan potensi alam dan limbah pertanian yang selama ini kurang termanfaatkan.
Didukung DPR RI: Langkah Menuju Kedaulatan Energi
Peluncuran dan uji coba BOBIBOS turut disaksikan langsung oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Mulyadi, yang menilai inovasi ini sebagai langkah penting menuju kedaulatan energi Indonesia.
Baca juga: Mobil Listrik China Bakar Tujuh Mobil BMW, Audi, Mazda, Kronologis Muncul Asap di Bangku Depan
Menurutnya, kebutuhan BBM nasional saat ini mencapai 1,5–1,6 juta barel per hari, sementara produksi dalam negeri baru sekitar 850 ribu barel per hari. Kekurangannya harus diimpor hingga 500 ribu barel per hari, sehingga pemerintah menanggung subsidi energi dalam jumlah besar.
“Kalau subsidi energi bisa kita alihkan ke pendidikan atau kesehatan, maka gaji guru bisa lebih layak dan kita menjadi lebih berdaulat, karena bahan bakar ini dihasilkan oleh anak bangsa,” ujar Mulyadi.
Hasil Uji Coba: Emisi Lebih Bersih, Mesin Lebih Halus
Pada kesempatan yang sama, BOBIBOS langsung diuji coba pada empat sepeda motor, dua mobil bensin, dan satu mobil diesel.
Hasilnya cukup mengejutkan — asap pembakaran jauh lebih bersih, tanpa aroma khas pembakaran bahan bakar fosil, serta respon mesin terasa lebih halus.
Dengan potensi besar dan bahan baku yang melimpah, BOBIBOS menjadi simbol semangat kemandirian energi Indonesia. Jika dikembangkan lebih luas, bukan tidak mungkin inovasi dari Jonggol ini menjadi salah satu solusi nyata menuju transisi energi berkelanjutan dan masa depan otomotif yang lebih hijau.



