10 Mobil Paling Laris 2025, Dua Produsen China Masuk Daftar
Moveroad – Industri otomotif Indonesia sepanjang tahun 2025 berjalan dalam kondisi penuh tantangan. Gejolak ekonomi global serta penurunan daya beli masyarakat membuat target penjualan mobil nasional oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) diturunkan menjadi 800 ribu unit saja.
Meski demikian, data penjualan hingga September 2025 tetap menampilkan persaingan menarik antar pabrikan otomotif. Mobil-mobil asal Jepang masih mendominasi, sementara dua merek asal China, BYD dan Chery berhasil menembus 10 besar mobil paling laris di Indonesia.
Tidak mengherankan jika Toyota kembali memimpin daftar penjualan mobil terlaris 2025. Selama periode Januari hingga September 2025, Toyota berhasil menjual 181.817 unit, menjadikannya merek paling dominan di pasar otomotif nasional.
Baca juga: Mitsubishi Lancer Ralliart: Mobil Rally Turbo yang Mulai Diburu Kolektor di 2025
Model-model andal seperti Toyota Avanza, Rush, Innova Zenix, dan Yaris Cross masih menjadi tulang punggung penjualan Toyota di berbagai segmen — dari MPV hingga SUV.
Di posisi kedua, Daihatsu tetap menunjukkan performa stabil dengan total 95.307 unit. Model seperti Sigra, Terios, dan Ayla terus menjadi pilihan utama masyarakat berkat kombinasi harga terjangkau dan efisiensi bahan bakar.
Sementara itu, Mitsubishi Motors menempati posisi ketiga dengan 48.944 unit, didorong oleh penjualan Xpander, Xforce, dan Pajero Sport.
Baca juga: Perbedaan AION UT Rakitan Indonesia yang Mulai Dikirim ke Konsumen
Di posisi keempat, Honda mencatatkan 46.623 unit, dengan kontribusi terbesar dari BR-V dan HR-V, disusul Suzuki di urutan kelima dengan 44.253 unit, berkat performa Ertiga Hybrid dan Grand Vitara.
Dua Merek China Tembus 10 Besar
Menariknya, tahun 2025 menandai tonggak baru bagi pabrikan asal Tiongkok di pasar Indonesia. Build Your Dreams (BYD) dan Chery kini resmi menjadi bagian dari 10 besar merek mobil terlaris nasional.
- BYD mencatatkan penjualan 20.077 unit, menempatkannya di posisi keenam. Produk andalannya seperti BYD Dolphin, Atto 3, dan Seal semakin diminati berkat desain modern, teknologi EV canggih, dan harga kompetitif.
- Di posisi kesepuluh, Chery menorehkan penjualan 15.160 unit dengan andalan Omoda 5, Jaecoo J5 EV, dan Tiggo Series. Strategi produksi lokal dan jaringan dealer yang meluas membantu memperkuat penetrasi pasar Chery di Indonesia.
Kehadiran dua merek China ini menjadi bukti bahwa pasar mobil listrik dan SUV kompak di Indonesia kini semakin terbuka bagi pemain baru dengan teknologi modern dan harga kompetitif.
Penjualan Nasional Masih Melempem
Menurut data Gaikindo, penjualan mobil di Indonesia sepanjang Januari–September 2025 mencapai 561.819 unit (wholesales). Angka ini turun 11,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (633.660 unit).
Baca juga: Perbedaan AION UT Rakitan Indonesia yang Mulai Dikirim ke Konsumen
Sementara itu, penjualan ritel tercatat 585.917 unit, atau turun 10,9% dibandingkan 2024. Dengan tren tersebut, target 850 ribu unit hingga akhir tahun diperkirakan sulit tercapai.
Daftar 10 Mobil Terlaris Januari–September 2025
| Peringkat | Merek | Penjualan (unit) |
| 1 | Toyota | 181.817 |
| 2 | Daihatsu | 95.307 |
| 3 | Mitsubishi Motors | 48.944 |
| 4 | Honda | 46.623 |
| 5 | Suzuki | 44.253 |
| 6 | BYD | 20.077 |
| 7 | Mitsubishi Fuso | 17.939 |
| 8 | Isuzu | 17.710 |
| 9 | Hyundai (HMID) | 15.240 |
| 10 | Chery | 15.160 |
Tren 2025: EV dan SUV Kompak Naik Daun
Walau pasar otomotif secara umum menurun, mobil listrik dan SUV kompak justru mencatatkan peningkatan signifikan. BYD, Hyundai, dan Chery memanfaatkan momentum ini dengan agresif memperkenalkan produk-produk EV baru dengan harga di bawah Rp 500 juta.
Sementara Toyota dan Daihatsu masih mengandalkan volume besar di segmen MPV dan LCGC, pabrikan China tampak fokus pada inovasi dan elektrifikasi.



