Mobil

Dianggap Berbahaya, Toyota GR Yaris Dilarang Muncul di Negara Ini

Moveroad – Nama besar Gazoo Racing sebagai tuner resmi Toyota yang melekat pada Yaris, menimbulkan larangan di negara ini untuk memunculkan aksi unjuk performa mobil. Toyota dilarang penuh untuk memunculkan model GR Yaris untuk kesekian kalinya. 

Larangan tersebut, ditetapkan lembaga penayangan, terhadap promosi iklan terbaru Toyota GR Yaris. Dengan alasan dalam iklan tersebut menampilkan adegan yang dinilai mendorong perilaku mengemudi tidak aman meskipun dikemas secara fiktif dan bergaya motorsport. 

Dalam iklan tersebut, Toyota GR Yaris digambarkan melaju di area terpencil ala outback Australia. Pengemudi mengenakan helm reli dan pakaian balap, lalu berhenti di restoran cepat saji fiktif bernama “Up’n Down Burgers” untuk memesan burger, kentang goreng, dan milkshake.

Baca juga: Toyota All New Agya Stylix Sapu Bersih Podium Juara Seri Penutup Kejurnas ITCR 1200 2025

Sambil menunggu pesanan, GR Yaris dipacu agresif di jalan kerikil, menampilkan sliding, lompatan, hingga aksi pengambilan pesanan sambil melayang di udara. Adegan berlanjut ke area pelabuhan dengan aspal basah, di mana sistem GR-Four AWD dipamerkan melalui aksi drift ringan, bahkan sempat menampilkan mobil melaju dengan dua roda sebelum berhenti menyamping di samping GR86 dan GR Corolla.

Aksi tersebut akhirnya menarik perhatian regulator. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) menyatakan iklan itu melanggar kode etik periklanan kendaraan bermotor.

Dalam putusannya dilansir Carscoops, regulator menilai bahwa jika perilaku berkendara seperti yang ditampilkan dilakukan di jalan umum, maka hampir pasti melanggar hukum lalu lintas di seluruh negara bagian dan teritori Australia.

Baca juga: Harga Berani Toyota Veloz Hybrid Pakai Mesin Yaris Cross Harga Rp400 Jutaan

Kasus ini bukan yang pertama bagi Toyota GR di Australia. Pada 2021, iklan GR Yaris lainnya juga pernah dilarang hanya karena menampilkan sedikit wheelspin saat mobil keluar dari area parkir tertutup.

Situasi ini menegaskan betapa ketatnya regulasi periklanan otomotif di Australia, khususnya untuk mobil performa tinggi. Menampilkan performa tanpa dianggap mempromosikan bahaya kini menjadi tantangan tersendiri bagi pabrikan.

Related Articles

Back to top button