Tips 4 Langkah Lakukan Pemeriksaan Ban Kendaraan Sebelum Libur Nataru
Moveroad – Momentum libur akhir tahun selalu identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat. Perjalanan bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi menjadi pilihan utama, namun di balik euforia liburan, faktor keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama, terutama di tengah musim penghujan.
Data Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memproyeksikan 119,5 juta masyarakat Indonesia atau sekitar 42 persen akan melakukan perjalanan selama periode libur akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, mobil pribadi mendominasi dengan porsi 43 persen, setara 51,1 juta orang. Pemerintah pun turut mendukung kelancaran mobilitas dengan memberikan diskon tarif tol hingga 20 persen di 26 ruas jalan tol, berlaku mulai 22–31 Desember 2025.
Seiring tingginya arus perjalanan, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan dan perawatan ban sebelum bepergian jauh. Ban menjadi satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, sehingga kondisinya sangat menentukan keselamatan berkendara.
“Keselamatan merupakan prioritas utama bagi Bridgestone. Melalui tips perawatan ban, khususnya di musim penghujan, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kondisi ban. Kami juga menghadirkan titik pengecekan ban di ruas Tol Cikampek agar perjalanan liburan akhir tahun dapat berlangsung lebih aman dan nyaman,” ujar Fisa Rizqiano, Head of Original Equipment (OE) Sales Bridgestone Indonesia.
Bridgestone menilai, risiko seperti aquaplaning (hydroplaning), pengereman kurang optimal, hingga ban aus kerap menjadi penyebab kecelakaan saat musim hujan. Oleh karena itu, pengecekan menyeluruh sebelum berangkat menjadi langkah krusial.
Tips Pemeriksaan Ban Sebelum Libur Akhir Tahun
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, Bridgestone membagikan sejumlah tips penting yang dapat diterapkan pengendara:
1. Periksa Kondisi Ban Secara Menyeluruh
- Pastikan tekanan angin sesuai rekomendasi pabrikan dan diukur menggunakan alat standar.
- Cek Tire Wear Indicator (TWI), jika alur ban sudah menyentuh batas 1,6 mm, ban wajib diganti.
- Periksa kondisi fisik ban dari retakan, sobekan, atau benjolan.
- Pastikan ban cadangan atau tire repair kit siap digunakan, dengan tekanan angin ban cadangan idealnya sekitar 5 psi lebih tinggi.
- Lakukan spooring dan balancing setiap 8.000–10.000 km atau saat setir terasa bergetar atau menarik ke satu sisi.
2. Waspada Saat Berkendara di Musim Hujan
- Hindari genangan air untuk mencegah hydroplaning.
- Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman, minimal 3 detik, atau 4–5 detik saat hujan.
- Pastikan wiper dan cairan washer berfungsi optimal.
3. Perhatikan Beban Kendaraan
- Jangan membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan.
- Sesuaikan tekanan angin ban jika kendaraan membawa beban penuh.
4. Pastikan Kondisi Pengemudi Prima
- Berkendara hanya saat tubuh fit dan cukup istirahat.
- Segera berhenti dan beristirahat jika mengantuk.
- Hindari manuver mendadak, pengereman agresif, dan akselerasi berlebihan.
Tire Check Service Hadir di Tol Cikampek KM 57
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bridgestone Indonesia berkolaborasi dengan Toyota Astra Motor serta jaringan mitra Toko Model (TOMO) Paramita Ban menghadirkan program Tire Check Service (TCS). Program ini menjadi bagian dari agenda tahunan Toyota Posko Siaga dan berlangsung mulai 24 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 di Rest Area Tol Cikampek KM 57.
Layanan TCS meliputi pengecekan kondisi ban, sisa kembang ban, serta tekanan angin. Selain itu, tersedia pula layanan penggantian ban, balancing, dan pengisian angin nitrogen. Konsumen yang membeli ban selama program berlangsung juga berkesempatan mendapatkan merchandise serta diskon spesial akhir tahun, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Tak hanya di Cikampek, program TCS sebelumnya juga telah digelar di beberapa kota lain seperti Bandung dan Purwokerto, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan Bridgestone dalam memperluas edukasi keselamatan berkendara.
Melalui rangkaian inisiatif ini, Bridgestone Indonesia menegaskan perannya tidak hanya sebagai produsen ban, tetapi juga sebagai mitra keselamatan masyarakat. Dengan ban yang terawat dan kesiapan kendaraan yang optimal, perjalanan libur akhir tahun diharapkan dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan penuh ketenangan.



