Charged Luncurkan Maleo S Perkuat Model Pasar Motor Listrik 2026 Berbasis IoT
Moveroad – Charged Indonesia membuka tahun 2026 dengan memperkuat jajaran produknya lewat kehadiran model terbaru Charged Maleo S. Model ini menjadi evolusi dari Charged Maleo yang selama ini dikenal sebagai tulang punggung lini produk Charged, sekaligus pilihan populer dalam program berlangganan untuk menunjang kehidupan dan mata pencaharian yang lebih baik.
Sepanjang 2025, sepeda motor listrik Charged tercatat telah mengurangi emisi dari penggunaan motor konvensional hingga lebih dari 200 juta kilometer perjalanan, sembari membantu meningkatkan produktivitas pelanggan korporat maupun individu.
“Charged Maleo memimpin jajaran produk kami di tahun 2026, dengan beberapa produk baru berdampak besar yang akan menyusul untuk pasar Indonesia,” ujar CY, CEO Grup Charged Indonesia.
Baca juga: Motor Adventure Harga Murah Racikan Kymco Jadi Pesaing Honda ADV 160
Didorong oleh masukan pengguna yang terus berkelanjutan, Charged Indonesia berkomitmen menyempurnakan produknya agar semakin relevan dengan kebutuhan mobilitas harian masyarakat.
Maleo S, Lebih Superior dari Pendahulunya
Pada awal 2026, Charged resmi memperkenalkan Charged Maleo S sebagai pengembangan dari Maleo generasi sebelumnya. Penamaan “Maleo” tetap mengacu pada tradisi Charged yang menggunakan nama hewan endemik Indonesia, sementara huruf “S” merupakan singkatan dari Superior, menandai peningkatan signifikan dari sisi performa, kenyamanan, dan teknologi.
Sejumlah pembaruan utama dihadirkan, mulai dari baterai berperforma tinggi, setelan suspensi yang lebih nyaman, hingga jok yang lebih panjang lengkap dengan pegangan belakang untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Fast Charging dan Jarak Tempuh Lebih Jauh
Salah satu daya tarik utama Maleo S ada pada teknologi baterai terbarunya yang sudah mendukung pengisian cepat. Motor listrik ini mampu mengisi daya dari 10 hingga 60 persen hanya dalam 20 menit.
Didukung perangkat lunak terbaru, Maleo S menawarkan tenaga yang lebih responsif, jarak tempuh hingga 150 km, serta kemampuan menanjak yang meningkat hingga 25 derajat. Karakter ini membuatnya semakin ideal untuk penggunaan harian, termasuk kebutuhan komersial seperti ojek online dan logistik ringan.
Baca juga: Bukan dari Jualan Motor, Wahana Cuan Rp511 Miliar Dari Aksesori dan Apparel
Untuk kenyamanan berkendara, Charged menyematkan setelan suspensi baru yang lebih lembut sehingga perjalanan terasa lebih mulus. Fitur tambahan seperti Hill Start Assist dan Regenerative Braking juga hadir untuk memberikan rasa aman dan kontrol lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Tak hanya fokus pada produk, Charged Indonesia juga agresif membangun ekosistem. Saat ini, fasilitas fast charging tersedia di tiga lokasi, yakni E-Shed Mampang (Jakarta Selatan), E-Shed Bintaro (Tangerang), dan Giga-Shed Cikupa untuk mendukung pengisian cepat Maleo S.
“Infrastruktur pengisian cepat adalah bagian penting dalam membangun ekosistem sepeda motor listrik di Indonesia. Karena itu kami menargetkan sekitar 300 lokasi pengisian daya pada 2026,” jelas CY.
Langkah ini menjadi fondasi penting agar motor listrik semakin praktis digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Setiap motor Charged dibekali teknologi IoT yang terintegrasi dengan aplikasi In-Charged, tersedia di Play Store dan App Store. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat memantau kondisi kendaraan, melakukan pengecekan, mengelola akun, hingga mendapatkan informasi promosi dan pembaruan administratif dalam satu platform digital.
Konsep ini memberi pengguna kendali penuh atas kendaraan mereka, kapan pun dan di mana pun.
Skema Kepemilikan Fleksibel
Charged Maleo S ditawarkan melalui berbagai skema kepemilikan dan sewa yang fleksibel. Paket berlangganan tersedia mulai dari Rp 1.200.000 per bulan dengan 1 baterai, atau Rp 1.500.000 per bulan dengan 2 baterai.
Untuk mitra OJOL, Charged menyediakan program Sewa Harian seharga Rp 40.000 untuk 1 baterai dan Rp 50.000 untuk 2 baterai. Selain itu, ada pula Program Kepemilikan Charged dengan skema sewa-beli mulai Rp 52.000 per hari untuk 1 baterai.
“Kami ingin memastikan Charged Maleo S bisa diakses oleh berbagai segmen, baik individu maupun profesional, dengan skema yang ringan dan fleksibel,” ujar Zulkifli, Head of Scale B2C Charged Indonesia.
Dengan kombinasi performa lebih baik, teknologi fast charging, kenyamanan meningkat, serta dukungan ekosistem yang terus berkembang, Charged Maleo S menjadi senjata utama Charged Indonesia untuk memperkuat posisi di pasar sepeda motor listrik nasional sepanjang 2026.



