Sport

Aprilia Racing Cetak Sejarah di GP Brasil 2026, Bezzecchi Sempurna Raih Empat Kemenangan Beruntun

Moveroad.id – Akhir pekan balap di Autódromo Internacional de Goiânia – Ayrton Senna menjadi panggung dominasi Aprilia Racing. Tim pabrikan asal Italia ini menutup seri dengan hasil gemilang lewat kemenangan Marco Bezzecchi yang tampil impresif sejak start hingga finis.

Memulai balapan dari posisi kedua, Bezzecchi langsung mengambil alih pimpinan di tikungan pertama dan tak pernah tergoyahkan hingga garis finis. Kemenangan ini menjadi yang pertama baginya di sirkuit Brasil tersebut, sekaligus menandai rekor pribadi dengan empat kemenangan beruntun dalam kariernya di kelas utama.

Rentetan kemenangan Bezzecchi di Portimão, Valencia, Buriram, hingga Goiânia menempatkannya dalam jajaran elite pembalap modern. Ia menjadi pembalap kelima yang mampu meraih empat kemenangan Grand Prix secara berturut-turut, menyusul nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Marc Márquez, Jorge Lorenzo, dan Francesco Bagnaia.

Baca juga: EX2 ke Berbagai Daerah, Perkuat Komitmen di Pasar Nasional

Tak hanya itu, ia juga mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama Aprilia Racing yang meraih lima kemenangan di kelas utama, termasuk kemenangan sebelumnya di Silverstone 2025. Prestasi ini sekaligus mengakhiri penantian lebih dari satu dekade untuk rekor memimpin balapan dari start hingga finis selama empat seri berturut-turut.

Melengkapi hasil sempurna Aprilia, Jorge Martín finis di posisi kedua. Ini menjadi podium pertamanya bersama Aprilia Racing dalam balapan utama (long race), sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 490 hari untuk kembali naik podium.

Hasil one-two ini menjadi yang kedua bagi Aprilia setelah Montmeló 2023, sekaligus menegaskan performa kompetitif RS-GP di musim ini.

Statistik Gemilang Aprilia Racing

Kemenangan di Brasil mempertegas posisi Aprilia Racing sebagai kekuatan baru di MotoGP dengan sejumlah pencapaian penting, Kemenangan ke-10 di kelas utama, Empat kemenangan beruntun, Total 304 kemenangan di ajang FIM Grand Prix World Championship, One-two finish kedua dalam sejarah tim.

Lebih impresif lagi, setelah dua seri berjalan, Aprilia Racing kini memimpin klasemen konstruktor dan tim, serta untuk pertama kalinya menempatkan dua pembalap di posisi teratas klasemen pembalap.

Tak hanya tim pabrikan, performa impresif juga ditunjukkan oleh Trackhouse MotoGP Team. Pembalap Ai Ogura finis di posisi kelima, sementara Raúl Fernández menutup balapan di posisi kesepuluh.

Hasil ini membuat empat motor Aprilia berhasil menembus sepuluh besar, menunjukkan kedalaman performa yang semakin solid.

Marco Bezzecchi mengungkapkan kepuasannya atas hasil luar biasa ini, terutama setelah awal pekan yang tidak mudah. Ia juga mendedikasikan kemenangan tersebut untuk Roberto Lunadei yang wafat pekan lalu.

Sementara itu, Jorge Martín menegaskan bahwa hasil ini merupakan buah dari kerja keras tim dan proses adaptasinya dengan motor RS-GP26 yang berjalan cepat.

Dari sisi manajemen, CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menyebut akhir pekan ini sebagai momen sempurna, sekaligus sinyal positif atas perkembangan proyek tim musim ini. Meski demikian, ia menekankan bahwa dua seri berikutnya di Austin dan Jerez akan menjadi tolok ukur penting untuk melihat konsistensi performa tim.

Dengan momentum kuat di awal musim, Aprilia Racing kini menjadi sorotan utama dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Konsistensi performa Bezzecchi dan kebangkitan Martín membuka peluang besar bagi tim asal Noale tersebut untuk mencetak sejarah lebih besar musim ini.

Seri selanjutnya di Austin dan Jerez diprediksi akan menjadi ujian sesungguhnya bagi dominasi Aprilia di lintasan.

Related Articles

Back to top button