Mobil

Bukan Sekadar Layar! Hyundai Perkenalkan Pleos Connect Otak Pintar yang Mengubah Mobil Jadi “Smartphone Berjalan”

Moveroad.id – Hyundai Motor Group baru saja melempar “bom” teknologi di UX Studio Seoul. Raksasa otomotif asal Korea Selatan ini resmi memperkenalkan Pleos Connect, sistem infotainment generasi terbaru yang diklaim sebagai titik balik transformasi mereka menjadi perusahaan berbasis perangkat lunak (Software-Defined Vehicle/SDV).

Pleos Connect bukan sekadar pembaruan menu navigasi. Ini adalah ekosistem utuh yang ditenagai kecerdasan buatan (AI) canggih untuk membuat kabin mobil terasa semudah menggunakan ponsel pintar, namun tetap mengedepankan keamanan berkendara.

Teknologi ini akan memulai debutnya pada New GRANDEUR di Korea Selatan pada Mei 2026 ini, disusul peluncuran global pada IONIQ 3 yang baru saja menyapa pasar Eropa. Ambisinya tidak main-main: Hyundai menargetkan 20 juta kendaraan (Hyundai, Kia, dan Genesis) sudah akan menggunakan “otak” Pleos Connect pada tahun 2030 mendatang.

Baca juga: Anti Rugi! Hyundai Jamin Harga Jual Kembali Tetap 70% di Tahun Ketiga, Simak Rahasianya

Pleos Connect membagi pusat informasi menjadi dua area utama yang sangat fokus Layar Tengah Utama, Panel lebar yang dibagi menjadi tiga zona. Ada visualisasi 3D objek di sekitar mobil, navigasi imersif, hingga panel bawah untuk akses cepat sekali sentuh ke aplikasi favorit.

Serta Layar Tipis (Heads-up Style) Tepat di depan pengemudi. Hanya menampilkan info krusial seperti kecepatan dan panduan navigasi turn-by-turn agar mata tetap fokus ke jalan.

Menariknya, Hyundai tidak membuang semua tombol fisik. Tombol di setir dan di bawah layar tetap dipertahankan untuk akses cepat, ditambah fitur Gestur Tiga Jari untuk menutup aplikasi secara instan tanpa perlu melirik layar.

Bintang utama dari sistem ini adalah Gleo AI, asisten suara berbasis Large Language Model (LLM). Lupakan perintah suara kaku seperti robot; Gleo AI mengerti konteks percakapan.

Baca juga: Hyundai Masuk Pasar Otomotif China Resmikan Merek Ioniq di Beijing Auto Show 2026

Paham Lokasi, Jika Anda bilang “Aktifkan pemanas kursi saya,” Gleo tahu siapa yang berbicara (pengemudi atau penumpang) dan mengaktifkan fitur di kursi yang tepat.

Multi-Perintah, Anda bisa memberikan dua instruksi sekaligus dalam satu kalimat.

Konteks Abstrak, Ia paham maksud dari kalimat “Cari restoran di dekat sini” atau “Navigasikan ke sana” berdasarkan kondisi berkendara saat itu.

App Market & Pleos Playground: Ekosistem Terbuka

Lupakan ketergantungan pada mirroring ponsel. Pleos Connect memiliki App Market sendiri. Pengguna bisa langsung mengakses YouTube, Spotify, hingga Netflix tanpa perlu menyambungkan kabel atau Bluetooth. Melalui Pleos Playground, pengembang aplikasi dari seluruh dunia kini bisa menciptakan layanan khusus untuk mobil Hyundai di masa depan.

Apa yang dilakukan Hyundai dengan Pleos Connect adalah upaya serius untuk merebut kembali kendali pengalaman pengguna dari Apple CarPlay dan Android Auto. Dengan mengintegrasikan Gleo AI yang berbasis LLM, Hyundai ingin mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan asisten pribadi yang tahu kapan Anda lapar atau kapan kabin terasa terlalu panas.

Keunggulan utamanya terletak pada kemampuan OTA (Over-the-Air). Artinya, mobil yang Anda beli hari ini akan terus ‘pintar’ di tahun-tahun mendatang karena software-nya terus diperbarui tanpa perlu ke bengkel. Jika implementasi pada IONIQ 3 nanti selancar demonstrasi mereka di Seoul, Hyundai resmi memimpin balapan teknologi kabin melawan pabrikan Jepang dan Eropa.”

Related Articles

Back to top button