Bangun Ekosistem Transportasi Berkelanjutan, HMSI Hadirkan Panel Vokasi Unggul di GIIAS 2026
Moveroad.id – Kemajuan industri transportasi nasional tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi armada kendaraan niaga, melainkan juga dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengoperasikan, merawat, dan mengelola purna jualnya. Menyadari peran krusial pendidikan vokasi, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menggelar panel diskusi bertajuk “Membangun Generasi Vokasi Unggul untuk Industri Transportasi Indonesia Masa Depan” pada gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sales & After Sales Director HMSI, Susilo Darmawan, yang menegaskan bahwa kontribusi Hino di Indonesia mencakup pembangunan kapasitas tenaga kerja lokal yang berdaya saing tinggi.
“Bagi Hino, mendukung dunia pendidikan merupakan bagian dari kontribusi kami untuk Indonesia. Melalui kolaborasi dengan pemerintah, kami ingin membantu mencetak lulusan yang siap bekerja dan menjawab kebutuhan industri,” tegas Susilo Darmawan.
Baca juga: Perkuat Layanan Transportasi, Bagong Transport Borong 61 Unit Bus Hino di GIIAS 2026
Diskusi panel ini menghadirkan jajaran pemangku kepentingan kunci, antara lain Direktur SMK Kemendikdasmen Arie Wibowo Khurniawan, Hino Academy & Customer Center Division Head HMSI Pieter Andre, serta Direktur PT Duta Cemerlang Motors (DCM) Christian Hemasurya.
Direktur SMK Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan, menyoroti pentingnya penyesuaian kurikulum sekolah dengan dinamika teknologi kendaraan komersial yang berkembang pesat.
“Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah,” ujar Arie Wibowo Khurniawan.
Tahap HIPS (Kemitraan Sekolah):Penyelarasan Kurikulum & Pelatihan Guru. Program HIPS menyelaraskan kurikulum SMK dengan standar teknis Hino, menyediakan media belajar, serta mensertifikasi para pengajar.
Tahap Penggemblengan Teknis:PKL & Penggemblengan di Hino Academy. Siswa menjalani Praktik Kerja Industri (PKL) di jaringan diler dan mendapatkan pelatihan intensif di Hino Indonesia Academy.
Tahap Integrasi Industri:Penyerapan Kerja Langsung di Diler. Lulusan yang kompeten langsung diserap oleh jaringan diler seperti PT Duta Cemerlang Motors untuk melayani operasional armada konsumen.
Penguatan Kompetensi Lewat HIPS dan Hino Indonesia Academy
Sebagai wujud komitmen nyata, Hino mengoperasikan dua jalur utama pengembangan SDM:
- Hino Indonesia Partnership School (HIPS): Kemitraan komprehensif bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia yang mencakup bantuan media praktikum, pelatihan guru teknis, hingga program magang industri.
- Hino Indonesia Academy: Pusat pelatihan khusus bagi mekanik, pengemudi profesional, dan teknisi armada untuk memperbarui pemahaman teknologi mesin, keselamatan berkendara, serta efisiensi bahan bakar.
Hino Academy & Customer Center Division Head HMSI, Pieter Andre, menyampaikan bahwa pengembangan kompetensi SDM merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan.
“Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi industri transportasi. Melalui Hino Indonesia Academy dan kemitraan dengan sekolah vokasi, kami ingin memastikan lahirnya tenaga kerja yang tidak hanya memahami teknologi kendaraan, tetapi juga siap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan,” jelas Pieter Andre.
Peran Kunci Diler, Mempercepat Adaptasi Lulusan di Dunia Kerja
Integrasi antara dunia sekolah dan diler menjadi pintu masuk utama bagi para lulusan vokasi menuju dunia kerja profesional. Direktur PT Duta Cemerlang Motors (DCM), Christian Hemasurya, menegaskan bahwa keberadaan lulusan HIPS memberikan dampak positif langsung bagi produktivitas diler.
“Bagi diler, keberadaan lulusan vokasi yang telah mendapatkan pembelajaran sesuai kebutuhan industri sangat membantu proses adaptasi di dunia kerja. Mereka lebih siap bekerja, memahami budaya industri, dan mampu memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan sejak hari pertama,” tutur Christian Hemasurya.
Langkah PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) dalam menggelar diskusi panel vokasi pada ajang GIIAS 2026 membuktikan bahwa keberlanjutan bisnis kendaraan niaga sangat bergantung pada kualitas SDM. Melalui sinergi erat antara Kemendikdasmen, HMSI, Hino Indonesia Academy, dan jaringan diler, Hino berhasil menciptakan ekosistem link and match yang solid. Hasilnya, operasional armada konsumen dapat berjalan lebih aman, produktif, dan didukung oleh layanan purna jual yang tepercaya di seluruh Indonesia.



