ACTION! 2026: Dari Gagasan Mahasiswa Menjadi Aksi Nyata
Moveroad.id – Persoalan literasi keuangan di masyarakat tidak selalu membutuhkan solusi yang rumit. Justru dari kebutuhan yang ditemui di lingkungan sekitar, sejumlah mahasiswa berhasil menerjemahkan gagasan sederhana menjadi program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam program ACTION! 2026, yang digelar Asuransi Astra bersama MarkPlus Corporation. Rangkaian kompetisi literasi dan inklusi keuangan ini ditutup melalui Talkshow & Awarding ACTION! 2026 di MGP Space, SCBD, Jakarta, Kamis (10/9).
Sebanyak 12 tim finalis sebelumnya mendapatkan pendampingan melalui coaching clinic bersama Asuransi Astra. Pendampingan tersebut membantu peserta mempertajam gagasan sekaligus menyesuaikan solusi dengan kebutuhan penerima manfaat sebelum program diterapkan di lapangan.
Baca juga: Asuransi Astra Garda Oto Transformasi Menuju Tujuh Dekade Perlindungan Andal di Indonesia
Hasilnya, muncul berbagai pendekatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan. Mulai dari edukasi untuk ibu rumah tangga dan orang tua, hingga literasi asuransi bagi perempuan pelaku usaha mikro.
Dari seluruh finalis, tiga tim kemudian ditetapkan sebagai pemenang utama ACTION! 2026 sekaligus Duta Literasi Keuangan OJK. Mereka juga memperoleh total hadiah Rp70 juta serta kesempatan magang di Asuransi Astra bagi Top 3 Finalist.
Juara 1 Fokus pada Literasi Keuangan Ibu Rumah Tangga
Tim BISMILLAH dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) keluar sebagai Juara 1 ACTION! 2026 melalui program RATU.
Program tersebut berangkat dari persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan sehari-hari, yakni bagaimana ibu rumah tangga mengatur keuangan agar berbagai kebutuhan keluarga tetap terpenuhi di tengah banyaknya prioritas.
Tim BISMILLAH kemudian membawa edukasi keuangan langsung ke lingkungan komunitas. Program RATU dilaksanakan di 11 titik komunitas di Surabaya dengan metode diskusi interaktif, simulasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta.
Pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat tersebut mengantarkan Tim BISMILLAH meraih hadiah sebesar Rp15 juta.
LUMINA Bantu Orang Tua Siapkan Dana Pendidikan
Persoalan berbeda diangkat Tim LUMINA dari Universitas Tadulako. Tim ini melihat pentingnya kesiapan orang tua dalam merencanakan biaya pendidikan anak.
Melalui program literasi keuangan yang menyasar ibu atau wali murid TK, LUMINA mengajak peserta memahami bagaimana merencanakan sekaligus menjaga keberlanjutan dana pendidikan.
Program tersebut tidak hanya mengandalkan pertemuan tatap muka. LUMINA memadukannya dengan Digital Kit, BundaBook, serta pendampingan melalui WhatsApp selama tujuh hari.
Kombinasi edukasi langsung dan pendampingan tersebut membawa Tim LUMINA meraih Juara 2 ACTION! 2026 dengan hadiah Rp12 juta.
Pengen Magang di Astra Angkat Risiko Usaha Mikro
Sementara itu, Tim Pengen Magang di Astra dari Universitas Indonesia mengambil pendekatan berbeda dengan menyasar perempuan pelaku usaha mikro.
Tim tersebut melihat bahwa kemampuan mengembangkan usaha perlu berjalan beriringan dengan pemahaman mengenai berbagai risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan bisnis.
Melalui program literasi asuransi, peserta diajak mengenali risiko usaha menggunakan permainan kartu berbasis peran dan metode experiential learning. Mereka kemudian belajar menghitung dampak risiko, menentukan strategi mitigasi, hingga menyusun rencana perlindungan usaha.
Pendekatan tersebut mengantarkan Tim Pengen Magang di Astra meraih Juara 3 dengan hadiah Rp8 juta.
Tiga Penghargaan untuk Pendekatan Terbaik
Selain tiga pemenang utama, ACTION! 2026 memberikan penghargaan kepada tim yang dinilai memiliki keunggulan dalam aspek tertentu.
Tim Aurora dari Universitas Syiah Kuala mendapatkan penghargaan Best Presentation berkat penyampaian program penguatan ketahanan finansial UMKM yang disusun melalui tahapan Awareness, Assessment, dan Action.
Penghargaan Most Empowering Target diberikan kepada Tim Melesat dari Universitas Brawijaya. Tim ini membawa program pemberdayaan warga binaan perempuan untuk meningkatkan literasi keuangan sekaligus kesiapan berwirausaha.
Sementara itu, Tim Trihas dari IPB University meraih Most Creative Implementation melalui pendekatan edukasi finansial bagi perempuan lintas generasi yang menggabungkan gamifikasi dan teknologi.
Ragam pendekatan tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan dapat disampaikan dengan cara yang lebih kontekstual, tidak sebatas melalui metode edukasi konvensional.
Membawa Persoalan Lokal Menjadi Dampak Lebih Besar
Penutupan ACTION! 2026 juga diisi talkshow bertajuk “From Ground to Greatness: Berdayakan Lokal, Ciptakan Real Impact”.
Sesi tersebut membahas bagaimana persoalan dan potensi di lingkungan terdekat dapat menjadi titik awal lahirnya inisiatif yang memberikan manfaat berkelanjutan.
Talkshow menghadirkan Rengkuh Banyu Mahandaru, pemenang Apresiasi Satu Indonesia Awards 2023 kategori kelompok bidang lingkungan sekaligus Co-Founder & CEO Plepah Indonesia; Akhmad Sobirin, penggerak Desa Sejahtera Astra Semedo; serta Galuh Fahmi, penggerak Desa Wisata Tinalah. Sesi dipandu Najwa Nur Awalia sebagai moderator.
President Director Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus mengatakan, ACTION! 2026 menjadi salah satu upaya perusahaan untuk memperluas kontribusi kepada masyarakat melalui keterlibatan generasi muda.
“Memasuki tujuh dekade perjalanan Asuransi Astra, kami ingin terus melanjutkan komitmen untuk menghadirkan peace of mind bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan dan perlindungan yang kami berikan, tetapi juga melalui kontribusi yang berdampak nyata,” ujar Maximiliaan.
Menurutnya, ACTION! 2026 diharapkan tidak berhenti pada kompetisi. Gagasan yang telah diterapkan para finalis diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Pada akhirnya, nilai penting dari program tersebut bukan semata-mata siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, ACTION! 2026 memperlihatkan bagaimana mahasiswa dapat membaca persoalan di sekitar mereka, merancang solusi, lalu mengujinya langsung di tengah masyarakat.



