Mobil

Hino Hadirkan Tenda Ramah Anak untuk Korban Gempa NTT

Moveroad.id – Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan, air bersih, dan tempat tinggal. Bagi anak-anak yang terdampak gempa, kehadiran ruang aman untuk belajar, bermain, dan beraktivitas juga menjadi bagian penting dari proses pemulihan.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) menghadirkan Tenda Ramah Anak bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program yang dijalankan bersama Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong tersebut menyasar anak-anak di Desa Salama dan Desa Motor Pecah, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Bantuan secara simbolis diserahkan Erwin Walesa, Division Head HCGA & CARM HMSI, kepada Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong di Reo, Manggarai.

Baca juga: Wujud Total Support, Hino Serahkan Dua Unit Bus Utama kepada PO Efisiensi dan PO Kairos di GIIAS 2026

Sebanyak dua unit Tenda Ramah Anak disiapkan sebagai ruang aktivitas bagi anak-anak selama masa pemulihan. Di dalamnya tersedia berbagai fasilitas untuk mendukung kegiatan belajar dan bermain, termasuk mainan edukatif, program pembelajaran, serta pendampingan.

Kehadiran tenda tersebut diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman bagi anak-anak untuk kembali menjalani rutinitas di tengah kondisi pascabencana.

“Dalam situasi pascabencana, anak-anak membutuhkan ruang yang dapat memberikan rasa aman sekaligus kesempatan untuk kembali belajar dan bermain. Melalui program Tenda Ramah Anak, kami ingin membantu menghadirkan lingkungan yang mendukung mereka untuk kembali menjalani aktivitas dengan lebih nyaman,” ujar Erwin Walesa.

Menjangkau 125 Anak

Program Tenda Ramah Anak menjangkau 125 anak dari 94 keluarga di Desa Salama dan Desa Motor Pecah.

Selain menyediakan ruang aktivitas, Hino juga memberikan sejumlah kebutuhan pendukung bagi anak-anak. Bantuan tersebut antara lain distribusi susu dan makanan ringan untuk 120 anak, bubur kacang hijau, serta paket kebutuhan dasar untuk 100 anak.

Hino juga menyalurkan perlengkapan sekolah berupa kotak makan dan botol minum kepada 120 anak.

Berbagai aktivitas yang dilakukan di dalam tenda tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu anak-anak selama berada di lokasi pengungsian. Pendampingan juga dirancang untuk membantu mereka mendapatkan kembali rasa aman dan rutinitas setelah menghadapi situasi bencana.

Yudi Agus Priyanto dari Yayasan Sanggar Dongeng Kepompong mengatakan, dukungan tersebut membantu pihaknya menghadirkan kegiatan yang lebih terarah bagi anak-anak selama masa pemulihan.

“Dukungan dari Hino membantu kami menghadirkan kegiatan yang lebih terarah bagi anak-anak selama masa pemulihan. Kami berharap ruang ini dapat menjadi tempat bagi mereka untuk belajar, bermain, dan kembali merasakan suasana yang lebih nyaman setelah bencana,” kata Yudi.

Tak Hanya untuk Anak-anak

Kepedulian Hino terhadap masyarakat terdampak gempa juga mencakup pemenuhan kebutuhan dasar lainnya, terutama ketersediaan air bersih.

Hino menyalurkan 10 tangki air dengan total kapasitas 80.000 liter untuk masyarakat terdampak. Distribusi air bersih tersebut mencakup wilayah terdampak, termasuk masyarakat di Desa Lempis, Kecamatan Cibal.

Bantuan air bersih menjadi penting bagi masyarakat yang masih menjalani kehidupan di tempat penampungan sementara. Ketersediaan air merupakan salah satu kebutuhan mendasar yang harus tetap terjaga selama proses pemulihan berlangsung.

Melalui rangkaian bantuan tersebut, Hino tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan darurat, tetapi juga memberikan dukungan terhadap aktivitas anak-anak dan keluarga selama menghadapi masa pemulihan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, baik bagi anak-anak maupun keluarga yang masih menghadapi masa pemulihan. Dukungan ini merupakan bagian dari kepedulian Hino untuk hadir bersama masyarakat di tengah kondisi yang tidak mudah,” tutur Erwin.

Related Articles

Back to top button