Mobil

GR Yaris Dilarang Muncul, Toyota Membela Diri

Moveroad – Larangan tampil GR Yaris di Australia bukan pertama kali diberikan lembaga iklan kepada produsen Toyota. Dimana penayangan iklan dengan pesan motorsport pada GR Yaris, dinilai bisa memicu karakter mengemudi yang membahayakan. 

Dalam iklan tersebut, Toyota GR Yaris digambarkan melaju di area terpencil ala outback Australia. Pengemudi mengenakan helm reli dan pakaian balap, lalu berhenti di restoran cepat saji fiktif bernama “Up’n Down Burgers” untuk memesan burger, kentang goreng, dan milkshake.

Sambil menunggu pesanan, GR Yaris dipacu agresif di jalan kerikil, menampilkan sliding, lompatan, hingga aksi pengambilan pesanan sambil melayang di udara. Adegan berlanjut ke area pelabuhan dengan aspal basah, di mana sistem GR-Four AWD dipamerkan melalui aksi drift ringan, bahkan sempat menampilkan mobil melaju dengan dua roda sebelum berhenti menyamping di samping GR86 dan GR Corolla.

Baca juga: Dianggap Berbahaya, Toyota GR Yaris Dilarang Muncul di Negara Ini

Aksi tersebut akhirnya menarik perhatian regulator. Menindaklanjuti laporan masyarakat, Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) menyatakan iklan itu melanggar kode etik periklanan kendaraan bermotor.

Toyota Membela Diri

Toyota Australia menanggapi keputusan tersebut dengan menegaskan bahwa iklan GR Yaris dibuat dalam konteks fantastis dan tidak realistis, terinspirasi dari dunia reli profesional. Pabrikan menyebut seluruh adegan dilakukan oleh pengemudi profesional di jalan tertutup, serta bertujuan menonjolkan DNA motorsport Gazoo Racing.

Menurut Toyota, iklan tersebut tidak dimaksudkan untuk mendorong perilaku ugal-ugalan di dunia nyata, melainkan sebagai ilustrasi kemampuan mobil dalam kondisi terkendali. Namun demikian, regulator tetap meminta agar iklan tersebut ditarik dari seluruh media penyiaran. Meski sudah tidak tayang di televisi, video iklan tersebut masih dapat diakses di YouTube.

Baca juga: Hitungan Minggu Dua Dealer Chery Resmi Beroperasi di Indonesia 

Dalam pernyataan resminya kepada media lokal Drive, Toyota Australia menyebut, “Toyota Australia menghormati keputusan Ad Standards. Iklan GR Yaris saat ini telah dihentikan sementara kami melakukan penyesuaian yang diperlukan.”

Larangan iklan otomotif tak hanya terjadi di Australia. Pada 2023, otoritas periklanan Inggris juga melarang iklan Toyota Hilux, karena dinilai mendorong aktivitas off-road tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.

Ironisnya, kendaraan tersebut hanya diperlihatkan melakukan hal yang memang menjadi fungsi dan karakter utamanya, namun tetap dianggap melanggar standar yang berlaku.

Related Articles

Back to top button