Mobil

Seatbelt Menjadi Boomerang Pada Keselamatan Suzuki Fronx, ANCAP Bongkar Beginii 

moveroad.id – Suzuki Fronx menuai perhatian serius setelah hasil uji tabrak terbaru dari Australasian New Car Assessment Program (ANCAP) yang mengungkap kelemahan signifikan pada aspek keselamatan, khususnya bagi penumpang baris kedua. SUV kompak buatan dua negara Indonesia dan India, ini mencatatkan skor keselamatan keseluruhan rendah, salah satunya dipicu oleh kegagalan sistem sabuk pengaman penumpang belakang saat pengujian.

Menariknya dari pengujian sebelumnya, Suzuki Fronx justru menjadi SUV keluarga dengan tingkat keselamatan tinggi. Untuk pengujian Japan NCAP mobil ini meraih 4 bintang. Bahkan pada pengujian Asean NCAP 

Masalah paling krusial terjadi saat uji tabrak frontal full-width, di mana retractor sabuk pengaman penumpang belakang mengalami kegagalan. Sabuk pengaman terlepas secara tidak terkendali, membuat boneka uji (dummy) di kursi belakang tidak tertahan dan menghantam kursi depan.

Baca juga: Mobil Paling Aman di Musim Hujan, Kenali Teknologi Wet di Mitsubishi Xforce

Akibatnya, perlindungan pada area dada dan kepala tercatat sangat buruk. ANCAP menegaskan bahwa kegagalan sabuk pengaman merupakan kasus yang jarang terjadi, namun sangat serius, sehingga langsung dilaporkan kepada otoritas keselamatan kendaraan di Australia dan Selandia Baru.

Bahkan, ANCAP secara terbuka menyarankan penumpang dewasa dan anak-anak untuk tidak menggunakan kursi belakang Suzuki Fronx sampai Suzuki menyelesaikan investigasi dan menerapkan perbaikan teknis.

Seperti dilansir Rushlane Selasa (23/12), Skor Child Occupant Protection yang hanya 40% dipengaruhi oleh absennya seatbelt pre-tensioner di baris belakang. Dalam uji tabrak frontal dan samping, boneka anak tidak tertahan secara optimal.

ANCAP menilai perlindungan kepala dan dada anak berada pada kategori poor hingga marginal, sehingga skor pada beberapa skenario pengujian harus dibatasi. Meski Fronx telah dilengkapi ISOFIX dan top tether, ketiadaan pre-tensioner sabuk belakang serta child presence detection system menjadi faktor pengurang nilai.

Rincian Skor Suzuki Fronx Versi ANCAP

Dalam laporan resminya, ANCAP mencatat hasil berikut untuk Suzuki Fronx:

  • Perlindungan Penumpang Dewasa: 48%
  • Perlindungan Penumpang Anak: 40%
  • Perlindungan Pengguna Jalan Rentan: 65%
  • Safety Assist (ADAS): 55%

Angka-angka tersebut tergolong rendah untuk kendaraan modern yang dipasarkan sebagai SUV keluarga.

ADAS Cukup Lengkap, Tapi Belum Maksimal

Dari sisi teknologi keselamatan aktif, Suzuki Fronx sebenarnya membawa paket ADAS yang relatif lengkap. Varian yang diuji telah dibekali:

  • Autonomous Emergency Braking (AEB)
  • Lane Keep Assist
  • Blind Spot Monitoring
  • Speed Sign Recognition
  • Adaptive Cruise Control

Fitur-fitur tersebut membantu Fronx mencetak 55% pada kategori Safety Assist, dengan performa cukup baik pada uji AEB car-to-car dan junction. Namun, absennya teknologi penting seperti AEB Head-On, centre airbag, rear seatbelt pre-tensioner, serta driver monitoring system membatasi perolehan skor maksimal.

Related Articles

Back to top button