Chery QQ3 Penantang Geely EX2, Resmi Meluncur 10 Maret 2026 Harga Rp200 Juta
Moveroad – Industri mobil listrik China kembali memanas. Chery QQ3 EV dipastikan resmi masuk pasar pada 10 Maret 2026 dengan misi besar: menantang dominasi Geely EX2, hatchback listrik terlaris China tahun lalu.
Model anyar ini bukan sekadar city car biasa. Mengusung nama legendaris QQ3, Chery membekalinya dengan desain modern, layar besar 15,6 inci, serta jarak tempuh hingga 420 km (CLTC).
Nama QQ bukan hal baru bagi pasar otomotif China. Sejak pertama kali hadir pada 2003, lini QQ menjadi salah satu tulang punggung produksi massal Chery. Kini, di era elektrifikasi, Chery kembali menghidupkan QQ3 sebagai hatchback listrik empat pintu yang dirancang untuk mobilitas urban modern.
Langkah ini dinilai sebagai strategi emosional sekaligus agresif, memanfaatkan nostalgia sambil menyasar segmen EV kompak yang sedang booming.
Tantang Geely EX2 yang Terjual 465 Ribu Unit
Sepanjang 2025, Geely Xingyuan yang dipasarkan global sebagai Geely EX2—mencatat penjualan domestik 465.775 unit. Bahkan model ini juga diproduksi di Malaysia sebagai Proton e.Mas 5.
Chery jelas membidik ceruk yang sama: hatchback listrik ringkas dengan harga terjangkau namun fitur kekinian. QQ3 EV sudah membuka pre-order sejak 7 Februari dan langsung meraih 27.319 pemesanan hanya dalam tiga jam.
Calon konsumen cukup membayar 99 yuan untuk booking, yang nantinya dikonversi menjadi diskon 999 yuan saat penjualan resmi dimulai.

Dimensi Lebih Besar, Desain Lebih Modern
Secara ukuran, QQ3 EV punya dimensi 4.195 mm (panjang), 1.811 mm (lebar), dan 1.569 mm (tinggi), dengan wheelbase 2.700 mm. Lebih panjang 60 mm, 6 mm lebih lebar, 1 mm lebih rendah dari Geely EX2.
Secara visual, desainnya tampil fresh dengan, Headlamp dan taillamp oval besar, Semi-hidden door handle dan Pilar D sedikit miring untuk kesan sporty. Proporsinya terasa lebih matang dibanding city car generasi lama, mendekati karakter hatchback global.
Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa lewat layar floating 15,6 inci yang mendominasi dashboard. Instrument cluster digital LD dipadukan dengan setir dua palang dan tuas transmisi di belakang kemudi.
Fitur menarik lainnya diantaranya dilengkapi Wireless charging pad, Dual cup holder, Kontrol fisik di center tunnel, Chip Snapdragon 8155, AI voice assistant. Pendekatan ini jelas menyasar generasi muda yang menginginkan konektivitas digital maksimal dalam mobil kompak.

Dua Pilihan Motor, Jarak Tempuh Hingga 420 Km
Chery QQ3 EV hadir dalam dua opsi tenaga 58 kW (78 hp) motor penggerak roda belakang dan 90 kW (121 hp) sebagian varian lebih bertenaga.
Untuk baterai, tersedia dua opsi LFP berkekuatan 29,5 kWh dan 41,3 kWh. Klaim jarak tempuh menurut standar CLTC berada di rentang 310–420 km, angka yang cukup kompetitif di kelasnya.
Harga Diprediksi Mulai Rp 200 Jutaan
Harga resmi memang belum diumumkan. Namun, sejumlah analis memperkirakan banderolnya berada di kisaran 70.000–110.000 yuan (sekitar Rp 150–240 jutaan).
Jika strategi harga ini tepat, QQ3 EV berpotensi menjadi kuda hitam di segmen hatchback listrik kompak China.
Peluncuran QQ3 EV pada 10 Maret 2026 bukan hanya soal model baru, tetapi juga simbol kebangkitan nama legendaris dalam format elektrifikasi. Dengan fitur digital canggih, desain modern, serta jarak tempuh kompetitif, Chery siap mengusik dominasi Geely EX2.
Kini pertanyaannya: mampukah QQ3 EV merebut hati konsumen muda urban China dan menjadi best-seller baru 2026?



