Mobil

Changan Raih Lisensi Autonomous Driving Level 3 di Tiongkok, Tonggak Baru Teknologi Mobil Otonom Global

Moveroad – Changan Automobile kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pionir dalam industri otomotif global. Pabrikan asal Tiongkok ini menjadi salah satu merek otomotif pertama dari negaranya yang memperoleh persetujuan akses produk untuk teknologi Autonomous Driving Level 3 (L3).

Persetujuan tersebut diberikan oleh Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) Tiongkok sebagai bagian dari kelompok pertama yang menerima lisensi mengemudi otonom bersyarat di negara tersebut. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kendaraan pintar dan terhubung (intelligent and connected vehicle), sekaligus menunjukkan kesiapan teknologi Changan dalam menghadirkan mobilitas masa depan.

Lisensi tersebut memungkinkan salah satu mobil penumpang Changan untuk beroperasi menggunakan sistem pengemudian otonom Level 3 pada jalur tertentu di kota Chongqing, Tiongkok. Sistem ini dapat mengendalikan kendaraan secara mandiri pada satu lajur di jalan tol maupun jalan layang perkotaan.

Baca juga: Debut Gemilang di IIMS 2026, Changan Lumin & Deepal S07 Raih Penghargaan Bergengsi

Teknologi tersebut dirancang untuk mengambil alih kendali kendaraan ketika menghadapi kondisi kemacetan lalu lintas dengan batas kecepatan hingga 50 km/jam. Implementasi awal difokuskan pada jalur strategis seperti inner ring expressway serta jalur lingkar dalam baru di kota tersebut sebelum nantinya diperluas secara bertahap.

“Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Ia menambahkan bahwa inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat.

Baca juga: Changan Luncurkan Strategi Global Baterai Sodium-Ion, Siap Masuk Era “Dua Bintang: Sodium-Lithium”

“Kami di Changan Indonesia tentu sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini, karena menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi kendaraan cerdas yang aman, terpercaya, dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan,” lanjutnya.

Uji Jalan Lebih dari 5 Juta Kilometer

Keberhasilan Changan memperoleh lisensi Autonomous Driving Level 3 tidak datang secara instan. Sistem ini telah melalui proses system-level validation yang sangat masif dengan total jarak tempuh pengujian di jalan raya dunia nyata mencapai lebih dari 5 juta kilometer.

Dalam proses pengembangannya, Changan telah memetakan 185 kategori skenario mengemudi yang bahkan melampaui standar regulasi hingga 49 persen. Pengujian juga difokuskan pada berbagai kondisi ekstrem untuk memastikan ketangguhan sistem.

Data teknis menunjukkan bahwa sistem ini mampu menghadapi satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 kilometer, membuktikan kemampuan operasionalnya dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang telah ditentukan secara presisi oleh tim teknis internal.

Didukung Arsitektur Software Defined Architecture (SDA)

Fondasi utama dari teknologi ini terletak pada kerangka kerja kecerdasan berbasis Software Defined Architecture (SDA) yang dikembangkan secara mandiri oleh Changan.

Platform ini mengintegrasikan seluruh proses mulai dari desain sistem hingga produksi massal kendaraan. Selain itu, Changan juga menerapkan konsep closed-loop safety system yang memastikan keselamatan dalam seluruh siklus pengembangan dan penggunaan teknologi Level 3.

Fokus keamanan sistem ini mencakup empat pilar utama, yaitu:

  • Functional Safety
  • Safety of the Intended Functionality (SOTIF)
  • Cybersecurity
  • Keamanan data

Pendekatan ini memastikan bahwa teknologi pengemudian otonom dirancang dengan batasan operasional yang jelas serta diverifikasi melalui berbagai tahapan pengujian ketat.

Sistem Pemantauan Cloud 24 Jam

Dalam implementasinya, teknologi Autonomous Driving Level 3 tetap membutuhkan pengemudi yang siap mengambil alih kendali jika diperlukan.

Untuk menjamin keamanan operasional, Changan mengoperasikan platform pemantauan berbasis cloud yang telah berjalan stabil selama 18 bulan dengan tingkat akurasi laporan dan keberhasilan peringatan keselamatan mencapai 100 persen.

Platform ini bekerja selama 24 jam nonstop untuk menganalisis potensi risiko siber maupun operasional kendaraan. Sistem tersebut mampu mendeteksi anomali, memberikan peringatan dini, serta mengoordinasikan respons secara real-time antara pusat operasi dan kendaraan di lapangan.

Bagi pengguna, teknologi ini menghadirkan lapisan keamanan tambahan karena fitur Autonomous Driving hanya akan aktif ketika kondisi berkendara memenuhi persyaratan yang ditentukan.

Sebagai produsen otomotif global, Changan kini telah memproduksi lebih dari 30 juta kendaraan di seluruh dunia.

Perusahaan ini juga memiliki jaringan penelitian dan pengembangan yang luas dengan pusat R&D kolaboratif di enam negara dan sepuluh lokasi. Infrastruktur tersebut didukung oleh lebih dari 24.000 tenaga profesional dari 31 negara, serta 44 pusat penelitian teknologi, 20 perusahaan teknologi, dan 180 laboratorium.

Dalam tiga tahun terakhir saja, Changan telah menginvestasikan lebih dari CNY 60 miliar untuk riset dan pengembangan serta mengajukan lebih dari 14.000 permohonan paten.

Melalui inovasi ini, Changan berupaya menggabungkan kecerdasan buatan dengan sistem keselamatan tingkat tinggi melalui teknologi SDA Intelligence.

Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun dalam memproduksi kendaraan, Changan kini semakin dekat mewujudkan visi mobilitas masa depan yang lebih cerdas, aman, dan efisien bagi konsumen global.

Related Articles

Back to top button