Mobil

Bukan PHEV, Teknologi REEV Changan Deepal S05, Mobil Listrik Lintas Provinsi Anti SPKLU!

Moveroad.id – Merek otomotif global di bawah naungan Indomobil Group, Changan, resmi menggebrak pasar elektrifikasi tanah air dengan memperkenalkan Deepal S05 REEV. Kehadiran medium SUV ini menandai langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV) pertama di Indonesia.

Deepal S05 REEV dirancang khusus sebagai solusi paling realistis bagi kaum urban yang ingin beralih ke mobil listrik, namun masih dihantui oleh kecemasan jarak tempuh (range anxiety) serta keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di luar kota.

“Teknologi REEV bekerja dengan motor listrik sebagai penggerak utama, sehingga pengalaman berkendara tetap halus, senyap, dan responsif seperti mobil listrik murni. Pendekatan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna, karena menghadirkan kenyamanan khas kendaraan listrik tanpa mengorbankan rasa aman saat menempuh perjalanan jauh,” tutur Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Memahami REEV Apa Bedanya dengan BEV, HEV, dan PHEV?

Akselerasi teknologi New Energy Vehicle (NEV) yang sangat cepat sering kali membuat konsumen awam bingung. Di ajang Beijing Auto Show 2026, Changan global sendiri telah memamerkan portofolio NEV yang sangat lengkap.

Baca juga: Dobrak Indonesian Idol 2026, Chery Q Klaim Compact EV Paling Komplit untuk “Gen Q”!

Untuk memahami posisi Deepal S05 REEV, berikut adalah peta perbedaan empat teknologi elektrifikasi utama saat ini:

1. BEV (Battery Electric Vehicle)

Elektrifikasi penuh 100% tanpa mesin bensin. Seluruh roda digerakkan oleh motor listrik yang menyedot daya dari baterai murni. Contoh lini produknya adalah Changan Lumin dan Deepal S07.

2. HEV (Hybrid Electric Vehicle)

Perpaduan mesin bensin konvensional dan motor listrik pembantu. Baterainya berkapasitas kecil dan tidak bisa diisi ulang lewat colokan eksternal (hanya lewat regenerative braking). Changan sukses menerapkan ini pada teknologi BlueCore Hybrid yang tertanam di model SUV terbaru Changan CS55 dan CS75 (diluncurkan di Beijing Auto Show 2026).

3. PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)

Mesin hybrid yang baterainya bisa dicolok listrik luar. Bisa melaju dengan mode listrik murni jarak pendek, namun jika baterai habis, mesin bensin akan langsung mengambil alih tugas menggerakkan roda secara mekanis. Contoh portofolionya adalah seri Changan UNI-K dan UNI-V.

4. REEV (Range Extended Electric Vehicle) – The Sweet Spot!

Berbeda dengan PHEV, pada sistem REEV milik Deepal S05, roda kendaraan 100% digerakkan oleh motor listrik. Mesin bensin yang tertanam di dalamnya sama sekali tidak terhubung ke roda. Tugas mesin bensin murni hanya satu menjadi generator internal untuk mengisi daya baterai secara mandiri saat mobil sedang melaju.

Spesifikasi Deepal S05 REEV: Sanggup Melaju Hingga 1.200 Km!

Dengan mengadopsi sistem REEV, Deepal S05 menawarkan angka efisiensi dan jarak tempuh dramatis yang sangat relevan dengan kebutuhan geografis di Indonesia yang luas:

  • Mode Pure Electric (Baterai Murni): Sanggup melaju hingga 170 km tanpa membakar bensin setetes pun. Jarak ini lebih dari cukup untuk mengakomodasi mobilitas harian di dalam kota besar seperti Jakarta selama berhari-hari.
  • Mode Kombinasi (REEV Aktif): Ketika generator bensin bekerja menyuplai baterai, jarak tempuh totalnya melesat hingga lebih dari 1.200 km! Angka ini membuat 

perjalanan mudik lintas daerah atau menjelajahi rute Jakarta-Surabaya bisa dituntaskan dalam sekali jalan tanpa perlu mengantre di SPKLU tol.

Karena mesin bensin hanya bekerja sebagai generator konvensional yang berputar pada RPM konstan dan stabil, kinerjanya jauh lebih tenang, minim getaran, dan menghasilkan efisiensi bahan bakar yang jauh lebih tinggi dibanding mesin mobil hybrid biasa.

Selama infrastruktur SPKLU di jalur lintas provinsi belum merata, transisi menuju BEV murni akan selalu menghadapi tembok psikologis bernama range anxiety. Di sinilah Changan masuk dengan strategi yang luar biasa cerdas lewat Deepal S05 REEV.

Mereka tidak memaksa konsumen menunggu ekosistem pengisian daya siap, melainkan membawa ‘SPKLU berjalan’ di dalam kap mesin mobil itu sendiri.

Dengan karakter berkendara yang tetap terasa instan, senyap, dan padat torsi layaknya mobil listrik asli, namun memiliki fleksibilitas untuk diisi bensin di SPBU biasa saat darurat, REEV berpotensi besar menjadi jembatan emas transisi otomotif nasional di bawah payung Indomobil Group.”

Kehadiran Deepal S05 REEV diprediksi akan mengubah peta persaingan medium SUV di tanah air, menawarkan alternatif baru bagi konsumen cerdas yang menginginkan kemewahan berkendara ramah lingkungan tanpa mengorbankan kepraktisan berkendara jarak jauh.

Related Articles

Back to top button