TMS EasyGo Bertransformasi Jadi TMS EasyGo 2.0, Semakin Canggih untuk Industri Transportasi dan Logistik
Moveroad.id – Perusahaan penyedia solusi Transportation Management System (TMS), EasyGo Indonesia, meluncurkan TMS EasyGo 2.0, di Klub Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (5/8/2026).
Didukung teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), TMS EasyGo 2.0 merupakan generasi terbaru platform manajemen transportasi yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh alur operasional transportasi dan logistik dalam satu sistem end-to-end dan real-time.
Diluncurkannya TMS EasyGo 2.0 salah satu komitmen EasyGo dalam menghadirkan teknologi yang semakin terhubung. Selain itu, TMS EasyGO 2.0 juga mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan industri transportasi dan logistik yang semakin terus berkembang.
Business Development Manager PT EasyGo Indonesia, Tahyan Tatah, mengungkapkan TMS EasyGo 2.0 merupakan evolusi dari platform yang selama ini telah digunakan oleh pelanggan EasyGo.
“Tidak hanya memperbarui tampilannya, tetapi juga menyempurnakan pengalaman pengguna dan menambahkan modul-modul yang lebih relevan dengan kebutuhan operasional transportasi saat ini,” ujar Tahyan.
Peluncuran ini menjawab tantangan yang selama ini masih dihadapi industri logistik Indonesia, sebab TMS EasyGo 2.0 membawa tiga fondasi utama, yaitu One Platform, End-to-End Visibility, dan AI-Powered.
Dalam praktiknya, banyak operasional perusahaan masih bergantung pada sejumlah sistem yang berjalan secara terpisah dan tidak saling terhubung.
Problematika tersebut mulai dari pelacakan GPS, pencatatan order melalui telepon, WhatsApp, atau spreadsheet, pengelolaan vendor, hingga perawatan armada yang baru dilakukan setelah kendaraan mengalami kendala.
EasyGo mencatat lebih dari 1.000 klien aktif, biaya bahan bakar dapat mencapai sekitar 35-45 persen dari total biaya operasional logistik.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tantangan industri bukan semata-mata disebabkan oleh kekurangan armada atau sumber daya manusia, tetapi juga oleh sistem operasional yang terfragmentasi.
TMS EasyGo 2.0 bukanlah platform yang dibangun dari awal. Sebelum versi terbaru ini diluncurkan, EasyGo telah menghadirkan TMS EasyGo.
Melalui TMS EasyGo 2.0, platform tersebut dikembangkan menjadi sistem yang lebih terintegrasi dengan pembaruan pada tampilan antarmuka atau User Interface (UI) dan pengalaman pengguna atau User Experience (UX).
Navigasi dibuat lebih intuitif, informasi penting disajikan lebih ringkas, dan berbagai aktivitas operasional dapat dipantau dengan lebih mudah melalui dashboard yang saling terhubung.
TMS EasyGo 2.0 juga menghadirkan penguatan serta penambahan sejumlah modul yang dirancang lebih khusus untuk menjawab kebutuhan operasional transportasi dan logistik.
Pengembangan tersebut mencakup pengelolaan perawatan armada, optimasi rute, monitoring berbasis AI, pengelolaan armada mitra, keamanan muatan, pusat kontrol operasional, hingga otomatisasi proses penyelesaian pengiriman dan penagihan.
Dengan pendekatan ini, pelanggan yang telah mengenal TMS EasyGo tetap dapat menggunakan fondasi sistem yang sudah familiar, namun dengan alur kerja yang lebih lengkap, tampilan yang lebih mudah digunakan, dan kemampuan yang dapat dikembangkan sesuai pertumbuhan bisnis.
“Tujuan kami sederhana, membantu tim operasional bekerja lebih mudah, memberikan informasi yang lebih jelas kepada manajemen, dan memastikan setiap keputusan dapat diambil berdasarkan data yang terhubung secara real-time,” ungkap Tahyan.



