Mobil

Jadi Jantung Penggerak JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM, Begini Cara Kerja Intelligent Dual Mode

Moveroad.id – PT JETOUR Sales Indonesia perdalam teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menjadi jantung penggerak pada JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM.

i-DM adalah sistem plug in hybrid yang dikembangkan untuk menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kemudahan penggunaan dalam berbagai kondisi berkendara.

Berada di lini JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM, teknologi ini sebagai bagian dari komitmen JETOUR dalam menghadirkan inovasi kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Irwan Nugraha Kurnia selaku Product Senior Manager PT JETOUR Sales Indonesia memahami bahwa setiap konsumen memiliki preferensi berkendara yang berbeda.

“Ada yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan untuk mobilitas sehari hari, sementara ada pula yang mencari performa lebih tinggi untuk perjalanan jarak jauh maupun menjelajah berbagai medan,” kata Irwan.

Karena itu, kata dia, i-DM dihadirkan dengan karakter yang berbeda pada JETOUR T1 i-DM dan JETOUR T2 i-DM, sehingga masing-masing mampu memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen.

Teknologi i-DM mengintegrasikan tiga komponen utama, yaitu 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang bekerja secara cerdas untuk menentukan sumber tenaga paling optimal sesuai kondisi berkendara.

Sistem ini memungkinkan kendaraan beroperasi menggunakan tenaga listrik, mesin bensin, maupun kombinasi keduanya secara otomatis, sehingga menghasilkan performa yang responsif tanpa mengorbankan efisiensi.

Implementasi teknologi i-DM pada masing masing model juga disesuaikan dengan karakter konsumen.

JETOUR T2 i-DM dirancang bagi konsumen yang mengutamakan performa dan pengalaman adventure melalui konfigurasi dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3 Speed DHT.
Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi yang lebih responsif, tenaga lebih besar, serta kemampuan berkendara yang optimal di berbagai kondisi jalan.

Sementara itu, JETOUR T1 i-DM menawarkan karakter berkendara yang lebih halus dan praktis melalui penggunaan satu motor listrik dengan transmisi 1 Speed DHT, sehingga ideal untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

Meski memiliki karakter yang berbeda, keduanya tetap menawarkan performa yang lebih unggul dibandingkan kendaraan bermesin bensin konvensional di kelasnya.

Salah satu keunggulan utama teknologi i-DM terletak pada Hybrid Management System yang memungkinkan kendaraan secara otomatis memilih skenario kerja sistem hybrid paling optimal sesuai kondisi berkendara.

JETOUR T1 i-DM mengusung lima skenario hybrid, sedangkan JETOUR T2 i-DM didukung sembilan skenario hybrid yang dirancang untuk menyesuaikan pengoperasian mesin dan motor listrik secara cerdas.

Product Trainer PT JETOUR Sales Indonesia, Fatur Farhananda, menjelaskan, teknologi i-DM dirancang untuk menjaga efisiensi di berbagai kondisi berkendara.

“Sistem akan secara otomatis memilih skenario penggerak yang paling optimal, baik saat menghadapi lalu lintas stop and go di perkotaan maupun ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol, sehingga performa dan efisiensi tetap dapat berjalan beriringan,” katanya.

Berkat pengelolaan tenaga yang cerdas tersebut, JETOUR T2 i-DM mampu menghadirkan jarak tempuh hingga lebih dari 1.200 kilometer dalam kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar penuh, memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan rasa percaya diri.

Selain mendukung pengisian daya melalui AC Charging, sistem ini telah mendukung DC Fast Charging hingga 50 kW yang mampu mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 27 menit.

Baterai juga dapat terisi secara otomatis saat kendaraan digunakan melalui regenerative braking maupun drive charging, sehingga konsumen tetap dapat menikmati manfaat kendaraan plug in hybrid tanpa perlu khawatir terhadap ketersediaan daya baterai selama perjalanan.

Sebagai pendukung gaya hidup aktif, JETOUR juga membekali teknologi i-DM dengan fitur Vehicle to Load (V2L) berkapasitas hingga 3,3 kW, yang memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk berbagai perangkat elektronik, mulai dari perlengkapan rumah tangga hingga kebutuhan aktivitas outdoor dan camping.

Related Articles

Back to top button