Kei Miura, Otak di Balik Rocket Bunny dan Pandem, Bakal Hadir di IMX 2026

Moveroad.id – Ajang Indonesia Modification and Lifestyle Expo (IMX) 2026 siap kembali menyapa para pencinta otomotif Tanah Air. Mengusung tema “Next Gen Culture”, pameran modifikasi dan lifestyle ini akan berlangsung di Hall 1, 2, dan 3 ICE BSD, Tangerang, pada 9–11 Oktober 2026.
Salah satu daya tarik terbesar IMX 2026 adalah kepastian hadirnya Kei Miura, pendiri TRA Kyoto sekaligus sosok di balik lahirnya sejumlah lini body kit ternama seperti Rocket Bunny, Pandem, dan 6666 (Four Six).
Kehadiran desainer asal Kyoto, Jepang, tersebut menjadi kesempatan langka bagi komunitas modifikasi, builder, hingga pencinta otomotif Indonesia untuk bertemu langsung dengan sosok yang memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan tren widebody di dunia.
Dari Street Racer hingga Pendiri TRA Kyoto
Perjalanan Kei Miura di dunia otomotif terbilang unik. Kecintaannya terhadap mobil bermula dari keterlibatannya dalam kultur street racing Kanjo di Jepang, yang lekat dengan kreativitas dan semangat Do-It-Yourself (DIY).
Namun, sebelum dikenal sebagai salah satu desainer body kit paling berpengaruh, Miura justru pernah bekerja sebagai kontraktor di Tokyo Disneyland.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan kariernya. Saat bekerja di Tokyo Disneyland, Miura terlibat dalam berbagai proyek, termasuk merancang atraksi Cinderella’s Window.
Dari sinilah ketertarikannya terhadap teknologi Computer-Aided Design (CAD) semakin berkembang. Kemampuan tersebut kemudian ia kembangkan secara mandiri dan dikombinasikan dengan teknologi pemindaian laser 3D serta mesin CNC multi-axis.
Teknologi tersebut memungkinkan Miura menghasilkan komponen dengan tingkat presisi tinggi, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya desain body kit yang menjadi ciri khas TRA Kyoto.
Nissan S13 Jadi Titik Balik
Nama Kei Miura mulai semakin diperhitungkan di kancah modifikasi global pada sekitar 2010, ketika ia memperkenalkan karya berbasis Nissan Silvia S13.
Desain tersebut mengambil inspirasi dari mobil balap NASCAR era 1980-an. Miura mengadopsi bentuk box fenders berukuran lebar, ducktail spoiler pendek, serta overfender yang dibuat ekstrem hingga menutupi sebagian area ban.
Konsep tersebut berhasil menawarkan pendekatan berbeda terhadap modifikasi mobil Jepang. Bukan sekadar membuat bodi terlihat lebih lebar, tetapi juga menghadirkan karakter motorsport yang kuat.
Dari sinilah identitas desain Miura semakin dikenal dan kemudian berkembang melalui TRA Kyoto.
Perpaduan Retro dan Motorsport
Gaya desain widebody yang menjadi ciri khas Kei Miura tidak muncul tanpa inspirasi. Ia banyak mengambil referensi dari kultur mobil klasik di wilayah Kyushu, Jepang, kemudian memadukannya dengan elemen motorsport.
Karakter tersebut terlihat dari desain yang menggabungkan nuansa retro dengan inspirasi dari berbagai disiplin balap, mulai dari Time Attack, Pikes Peak hingga Group B Rally.
Hasilnya adalah body kit dengan tampilan agresif, tetapi tetap memiliki perhatian terhadap aspek fungsional dan aerodinamika.
Karakter inilah yang kemudian membuat nama Rocket Bunny dan Pandem begitu dikenal di dunia modifikasi.
Katalog TRA Kyoto Semakin Beragam
Seiring perkembangan bisnisnya, TRA Kyoto tidak hanya menawarkan body kit untuk mobil sport Jepang.
Katalog produknya kini mencakup berbagai model, mulai dari coupe Jepang, hot hatch seperti Volkswagen Golf, mobil Eropa seperti BMW dan Porsche, muscle car seperti Ford Mustang, hingga kendaraan niaga.
Beberapa model yang pernah menjadi basis karya TRA Kyoto antara lain Toyota Hilux, Datsun Sunny Truck, dan Suzuki Carry.
Di Indonesia sendiri, body kit Rocket Bunny dan Pandem juga cukup populer di kalangan modifikator. Salah satu karya yang pernah mencuri perhatian adalah Toyota GR Yaris Pandem “Mad Taxi”, yang turut tampil dan menjadi sorotan di gelaran IMX.
Kei Miura Jadi Magnet Baru IMX 2026
Dengan rekam jejak tersebut, kehadiran Kei Miura di IMX 2026 menjadi salah satu agenda yang patut dinantikan.
Bagi builder dan penggemar modifikasi, kesempatan untuk bertemu langsung dengan pendiri TRA Kyoto bukan sekadar melihat karya, tetapi juga menjadi momentum untuk mendapatkan inspirasi mengenai desain, teknik, hingga filosofi di balik sebuah karya modifikasi.
Project Director IMX, Andre Mulyadi, menyambut positif kepastian kehadiran Kei Miura di Indonesia.
“Kehadiran Kei Miura di IMX 2026 adalah kehormatan besar sekaligus bukti bahwa industri modifikasi Indonesia kian diperhitungkan di kancah global. Miura-san adalah legenda hidup yang karya-karyanya menginspirasi ribuan builder di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Ini kesempatan emas bagi para pencinta otomotif Tanah Air untuk bertatap muka langsung, melihat presisi karyanya, dan menyerap inspirasi dari sang maestro,” ujar Andre Mulyadi.
Tiket IMX 2026 Sudah Bisa Dibeli
Pengunjung yang ingin menyaksikan langsung IMX 2026 sekaligus bertemu dengan berbagai tokoh otomotif dunia dapat membeli tiket secara daring melalui situs resmi imx.tixen.id maupun secara langsung di lokasi acara.
IMX 2026 juga mendapat dukungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) serta kolaborasi dengan sejumlah mitra industri.
BCA hadir sebagai Official Banking Partner, sementara ABCA, Hot Wheels, NIXX, dan Racing Fire Killer menjadi bagian dari jajaran Co-Sponsor.
Dari sektor kendaraan, IMX 2026 turut diperkuat sejumlah Car Brand Partner, yakni Wuling, Toyota, Jetour, Jaecoo, dan Daihatsu.
Dengan hadirnya Kei Miura serta deretan brand dan pelaku industri modifikasi, IMX 2026 berpotensi menjadi salah satu perhelatan modifikasi terbesar yang mempertemukan kultur otomotif Indonesia dengan komunitas.



