Daihatsu Jual 109 Ribu Mobil hingga September 2026, Gran Max Jadi Andalan
Moveroad.id – Daihatsu masih menunjukkan daya saing di tengah pertumbuhan pasar otomotif Indonesia. Sepanjang Januari–September 2026, penjualan ritel merek asal Jepang tersebut mencapai sekitar 109 ribu unit, meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Menariknya, lebih dari separuh penjualan Daihatsu justru disumbang oleh kendaraan niaga Gran Max Series.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Daihatsu di posisi kedua penjualan ritel otomotif nasional dengan pangsa pasar 16,2 persen.
Berdasarkan data yang disampaikan PT Astra Daihatsu Motor (ADM), pasar ritel otomotif nasional hingga September 2026 mencapai sekitar 676 ribu unit. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode Januari–September 2025 yang berada di kisaran 585 ribu unit.
Baca juga: Pasar Jember Tumbuh 14,5 Persen, Daihatsu Buka Dealer 3S Baru
Artinya, pasar otomotif nasional mencatat pertumbuhan sekitar 15,6 persen secara tahunan, menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pembelian kendaraan di pasar domestik.
Gran Max Sumbang 51 Persen Penjualan Daihatsu
Di balik capaian penjualan Daihatsu, Gran Max Series masih menjadi tulang punggung utama perusahaan.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, kendaraan niaga ringan tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 56.230 unit atau berkontribusi sekitar 51 persen terhadap total penjualan ritel Daihatsu.
Kontribusi terbesar berasal dari Gran Max Pick Up yang mencatatkan 38.333 unit, disusul Gran Max Minibus sebanyak 17.897 unit.
Berikut rincian penjualan Gran Max Series periode Januari–September 2026, Grand Max Pikap 38.333 unit, sedangkan model minibus mencapai 17.897 unit. Dengan total 56.230 unit.
Baca juga: Penjualan Daihatsu Kuartal III 2026 Tumbuh 10 Persen, Gran Max Jadi Andalan
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Gran Max Series sebagai mobil terlaris di Indonesia berdasarkan data penjualan yang disampaikan Daihatsu untuk periode Januari–September 2026.
Dominasi Gran Max memperlihatkan besarnya kontribusi kendaraan niaga ringan terhadap bisnis Daihatsu, terutama untuk kebutuhan distribusi barang, logistik, dan operasional berbagai sektor usaha.
Segmen LCGC Masih Jadi Penyumbang Penjualan Terbesar Kedua
Selain kendaraan niaga, segmen Low Cost Green Car (LCGC) tetap menjadi salah satu penopang utama penjualan Daihatsu.
Sepanjang Januari hingga September 2026, Daihatsu mencatatkan penjualan LCGC sebanyak 32.710 unit.
Angka tersebut setara dengan sekitar 30 persen dari keseluruhan penjualan ritel perusahaan.
Segmen ini menjadi bagian penting dari portofolio Daihatsu karena menyasar konsumen yang membutuhkan kendaraan dengan harga relatif terjangkau untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
Jika digabungkan, kontribusi Gran Max Series dan LCGC mencapai 88.940 unit atau sekitar 81 persen dari total penjualan Daihatsu selama sembilan bulan pertama tahun ini.
Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa kendaraan niaga ringan dan mobil berharga terjangkau masih menjadi dua kekuatan utama Daihatsu di pasar Indonesia.
Daihatsu Terios Pimpin Segmen SUV Medium di Bawah Rp300 Juta
Di luar Gran Max dan LCGC, Daihatsu Terios turut memberikan kontribusi terhadap performa penjualan perusahaan.
SUV tujuh penumpang tersebut membukukan penjualan ritel sebanyak 11.120 unit sepanjang Januari–September 2026.
Menurut data Daihatsu, Terios juga menempati posisi pertama pada kategori SUV medium dengan harga hingga Rp300 juta.
Pencapaian tersebut memperkuat posisi Terios sebagai salah satu pilihan konsumen yang membutuhkan SUV untuk menunjang mobilitas keluarga.
Secara keseluruhan, Daihatsu juga mengklaim menjadi pilihan utama pada kelompok kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta, dengan pangsa pasar mencapai 29 persen.
Artinya, hampir tiga dari setiap sepuluh kendaraan yang terjual dalam kelompok harga tersebut merupakan produk Daihatsu, berdasarkan data perusahaan.
Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Pasar Otomotif Nasional
Marketing Director & Corporate Function Director PT Astra Daihatsu Motor, Rokky Irvayandi, mengatakan pencapaian penjualan hingga September 2026 mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan Daihatsu.
“Bagi kami, capaian penjualan merupakan wujud kepercayaan pelanggan yang terus memilih Daihatsu sebagai solusi mobilitasnya,” ujar Rokky.
Ia menambahkan, hasil tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan kendaraan dengan nilai yang kompetitif serta layanan yang mudah dijangkau masyarakat.
Komitmen itu sejalan dengan semangat perusahaan, Karena Kamu Ada, Semua Jadi Mudah.
Dengan penjualan sekitar 109 ribu unit dan pangsa pasar 16,2 persen, Daihatsu berhasil mempertahankan posisi kedua dalam penjualan ritel otomotif nasional hingga September 2026.
Dominasi Gran Max, kontribusi besar segmen LCGC, serta performa Terios menjadi fondasi penting bagi Daihatsu dalam menghadapi persaingan pasar otomotif Indonesia menjelang akhir tahu



