Alex Rins Akui Dua Musim Bersama Yamaha di MotoGP “Menguras Mental”
Moveroad – Alex Rins secara jujur mengakui bahwa dua musim pertamanya bersama Yamaha Factory Racing di MotoGP bukanlah periode yang mudah. Meski demikian, pebalap Spanyol itu menegaskan ia tetap menaruh kepercayaan penuh pada kru yang mengelilinginya di garasi Yamaha.
Juara enam kali balapan MotoGP tersebut bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada musim 2024, setelah melalui satu tahun yang berat bersama LCR Honda, termasuk cedera kaki serius yang dialaminya di Grand Prix Italia.
Baca juga: Aldi Satya Mahendra Gabung AS Racing Team, Siap Tampil di World Supersport 2026
Saat direkrut, Rins diprediksi akan cepat menyatu dengan Yamaha YZR-M1 berkat pengalamannya menunggangi mesin inline-four Suzuki antara 2017 hingga 2022, periode terbaik dalam kariernya di kelas premier. Namun realitanya, performa gemilang tersebut belum kembali terulang.
Hasil Tak Sesuai Ekspektasi
Dalam dua musim bersama Yamaha, hasil terbaik Rins hanya finis ketujuh di Grand Prix Indonesia 2025. Meski sempat menunjukkan secercah harapan, termasuk start dari posisi keempat dan sempat menantang podium di Mandalika, konsistensi tetap menjadi masalah.
Ia menutup musim 2025 di posisi ke-19 klasemen akhir dengan 68 poin, tertinggal jauh dari rekan setimnya Fabio Quartararo yang mengoleksi 201 poin dan beberapa podium.
Perbedaan performa tersebut semakin menyoroti kesulitan Yamaha secara keseluruhan, yang masih berjuang mengejar Ducati, Aprilia, dan pabrikan lain dalam era MotoGP modern.
Tetap Percaya pada Kru Yamaha
Di tengah performa yang belum maksimal, spekulasi soal perubahan kru sering muncul dalam dunia balap. Namun Rins menegaskan bahwa ia tidak pernah merasa perlu mengganti tim teknisnya.
“Secara mental memang cukup berat, Tapi ketika kamu dikelilingi orang-orang yang tepat dan profesional, semuanya terasa lebih mudah.” ujar Rins dilansir Crash saat GP Valencia.
Menurutnya, dukungan dari kru sangat krusial di momen-momen sulit.
“Kamu harus selalu berada di kondisi 100 persen. Saat masa sulit, mereka membantu agar kamu tidak larut dalam pikiran negatif. Saya percaya pada tim saya, mereka sangat profesional dan yang terbaik.”
Kepercayaan itu berbuah kontinuitas, karena Yamaha memastikan komposisi kru Rins tetap sama untuk musim depan.
Kontrak dan Masa Depan
Musim 2026 akan menjadi tahun terakhir kontrak Rins bersama Yamaha. Ia dan Quartararo dijadwalkan meluncurkan musim MotoGP 2026 Yamaha secara resmi dalam sebuah acara di Jakarta pada 21 Januari menandai peran penting Indonesia dalam kalender global Yamaha.
Musim depan juga akan menjadi titik balik besar bagi pabrikan asal Iwata tersebut. Yamaha bersiap meninggalkan tradisi inline-four dengan memperkenalkan motor bermesin V4 untuk pertama kalinya di era modern MotoGP.
Bagi Alex Rins, perubahan besar itu bisa menjadi peluang terakhir untuk membalikkan keadaan dan membuktikan bahwa perjuangan mental dua musim terakhir bukanlah akhir dari kisahnya bersama Yamaha, melainkan bagian dari proses menuju kebangkitan.



