Mobil

Ubahan Nissan Serena 2026, Desain Hingga Fitur Terbaru

Moveroad –  Meski Nissan sudah lama angkat kaki dari segmen minivan di Amerika Serikat sejak menghentikan Quest pada 2017, cerita berbeda justru terjadi di Jepang. Di Negeri Sakura, MPV keluarga Nissan masih hidup dan berkembang dan Nissan Serena menjadi bukti terbarunya lewat penyegaran tengah siklus (facelift) untuk generasi keenam.

Pembaruan ini hadir tiga tahun setelah Serena generasi terbaru diperkenalkan. Fokusnya bukan pada rombakan total, melainkan penyempurnaan desain, teknologi, dan varian yang semakin beragam, tanpa mengubah fondasi mekanis yang sudah ada.

Nissan Serena 2026
Ubahan grill Nissan Serena 2026

Desain Depan Berubah, Tapi Tidak untuk Semua Varian

Perubahan paling mencolok langsung terlihat di bagian depan. Nissan membekali Serena facelift dengan gril berukuran lebih besar yang menjulur ke bawah dan terintegrasi dengan bumper baru. Polanya asimetris dan mengingatkan pada desain elegan ala Lexus, dipadukan dengan air intake berbentuk segitiga serta lampu LED vertikal yang kini tampil lebih tegas.

Baca juga: Nissan Berharap Untung Jual GT-R Baru, Setelah Tutup Tujuh Pabrik dengan PHK 20 Ribu Karyawan

Namun menariknya, desain wajah baru ini tidak berlaku untuk seluruh varian. Gril besar hanya tersedia pada model Highway Star V, Autech Line, dan e-Power Luxion. Varian bawah dan menengah tetap mempertahankan tampilan lama yang lebih kalem dengan gril lebih kecil.

Khusus varian Autech, Nissan memberikan sentuhan berbeda lewat aksen krom khas, desain LED khusus, detail intake unik, serta body kit bawah yang menonjolkan kesan sporty dan premium.

Kabin Tetap Familiar, Teknologi Lebih Pintar

Masuk ke dalam kabin, tata letak tiga baris dengan konfigurasi 7 atau 8 penumpang masih dipertahankan. Namun kini tersedia opsi Tailor Fit upholstery, memberi nuansa personalisasi yang lebih luas bagi konsumen Jepang.

Layar sentuh tengah berukuran 12,3 inci kini menjalankan sistem NissanConnect terbaru dengan Google built-in, menghadirkan akses lebih mulus ke Google Maps, Assistant, dan Play Store langsung dari head unit.

Sebagai konsekuensi, fitur ProPilot NaviLink resmi dihapus dari daftar opsi. Meski begitu, paket ADAS tetap diperbarui dengan tambahan seperti Intelligent Around View Monitor generasi terbaru.

Beberapa perubahan lain juga patut dicatat:

  • Tombol kontrol pintu geser listrik di baris ketiga kini dihilangkan
  • Hadir opsi rear seat monitor 15,6 inci untuk hiburan penumpang belakang
  • Captain seat tidak lagi dilengkapi footrest bawaan, kini tersedia sebagai aksesori opsional

Varian Multifungsi untuk Gaya Hidup Aktif

Bagi konsumen yang mengutamakan fleksibilitas, Nissan tetap menawarkan varian unik:

  • Multi Box, dengan boks penyimpanan besar di bagasi yang bisa difungsikan sebagai bangku atau meja
  • Multi Bed, yang mengubah kabin menjadi area tidur, cocok untuk camping ringan atau perjalanan jarak jauh

Mesin Tetap Sama, Pilihan Tetap Lengkap

Di balik kap mesin, Nissan Serena facelift tidak mengalami perubahan mekanis. Pilihan mesinnya tetap:

  • 2.0-liter bensin naturally aspirated dengan tenaga 148 hp
  • e-Power hybrid dengan output gabungan 161 hp

Keduanya tersedia dengan opsi penggerak roda depan (FWD) maupun all-wheel drive (AWD), termasuk sistem e-4ORCE pada varian hybrid.

Harga dan Rival

Nissan Serena facelift sudah mulai dijual di Jepang, dengan pengiriman ke konsumen dijadwalkan mulai Februari 2026. Harga dibuka dari ¥2.785.200 untuk varian bensin termurah dan mencapai ¥5.099.600 untuk varian tertinggi e-Power e-4ORCE Multi Bed Autech.

Di pasar domestik Jepang, Serena akan kembali berhadapan dengan rival-rival kuat seperti Toyota Noah/Voxy, Honda Step WGN, serta Mitsubishi Delica D:5 yang dikenal berkarakter lebih tangguh.

Dengan opsi desain wajah berbeda dan varian yang semakin spesifik, Nissan Serena facelift 2026 menegaskan satu hal: minivan belum mati setidaknya di Jepang.

Related Articles

Back to top button