Jantra Perkuat Ekspansi, Buka Cabang ke-24 di Bogor dan Bidik 100 Jaringan Nasional
Moveroad.id – PT Jantra Swarna Indonesia Tbk (KAQI) resmi memperluas jaringan bisnisnya dengan membuka cabang ke-24 di Kota Bogor. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi agresif perseroan pada 2026, sekaligus mempertegas posisi Jantra sebagai pemain utama di sektor spesialis perbaikan kaki-kaki kendaraan di Indonesia.
Pemilihan Bogor sebagai lokasi cabang terbaru bukan tanpa alasan. Berdasarkan hasil survei pasar internal, wilayah ini dinilai memiliki potensi trafik kendaraan yang tinggi, didukung kondisi infrastruktur jalan yang beragam dan menantang. Situasi tersebut menciptakan kebutuhan besar terhadap layanan perawatan dan perbaikan sektor kaki-kaki kendaraan.
Tahun 2026 menjadi fase ekspansi penting bagi emiten berkode saham KAQI. Setelah membuka dua cabang pada awal tahun, perusahaan menargetkan total tujuh cabang baru hingga akhir tahun.
Baca juga: Geely Siap Gebrak Pasar Hybrid, Mobil Super Irit hingga SUV Off-Road 1.000 dk Siap Meluncur
Dalam waktu dekat, Jantra akan meresmikan outlet baru di Bandung Timur dan Surabaya Barat pada Agustus mendatang. Setelah itu, ekspansi berlanjut ke Kudus dan Madiun.
Untuk mendukung pembukaan jaringan baru, perusahaan menyiapkan investasi sekitar Rp5 miliar hingga Rp7 miliar per cabang, dengan rata-rata masa sewa lahan mencapai 12 tahun.
Berbeda dari bengkel konvensional, Jantra menghadirkan konsep lifestyle workshop yang menitikberatkan pada pengalaman pelanggan selama kendaraan diservis.
Di cabang Bogor, konsumen dapat menikmati beragam fasilitas gratis seperti live music, penampilan DJ pada waktu tertentu, karaoke, meja biliar, hingga kursi pijat.
Konsep ini dihadirkan untuk mengubah persepsi bengkel menjadi tempat yang nyaman, modern, dan ramah keluarga.
Baca juga: MAXi Tour Boemi Nusantara Lanjut ke Bengkulu, Yamaha Ajak Bikers Jelajahi Hidden Gems Bumi Rafflesia
Selain itu, Jantra juga menawarkan garansi layanan hingga dua tahun yang berlaku di seluruh jaringan workshop secara nasional, menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan kepastian kualitas servis.
Jantra juga menegaskan kesiapan menghadapi tren pertumbuhan kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Menurut perusahaan, sektor kaki-kaki justru menjadi komponen yang membutuhkan perhatian ekstra pada mobil listrik.
Hal tersebut disebabkan bobot kendaraan EV yang lebih berat akibat penempatan baterai, sehingga memberi beban lebih besar pada sistem suspensi, bushing, ball joint, tie rod, dan komponen penunjang lainnya.
Dengan pengalaman di bidang kaki-kaki kendaraan, Jantra melihat segmen EV sebagai peluang pertumbuhan baru dalam jangka panjang.
Jajaki Kolaborasi dengan DK Association Jepang
Peresmian cabang Bogor turut dihadiri perwakilan DK Association (Drift King Association) asal Jepang. Saat ini kedua pihak tengah membangun komunikasi awal dan menjajaki potensi kerja sama strategis.
Kolaborasi tersebut dinilai relevan karena dunia drifting sangat bergantung pada performa kaki-kaki kendaraan, mulai dari kestabilan suspensi, geometri roda, hingga durability komponen saat penggunaan ekstrem.
Tak menutup kemungkinan, kerja sama ini dapat berkembang menjadi investasi modal dari mitra Jepang untuk mendukung ambisi Jantra memperluas jaringan hingga 100 cabang di masa depan.
Pertumbuhan Ditargetkan 10 Persen
Direktur Utama PT Jantra Swarna Indonesia Tbk, Imam Sujono, menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pertumbuhan bisnis sebesar 10 persen sepanjang 2026.
Ia menegaskan, hingga saat ini perseroan masih mengandalkan pendanaan mandiri melalui Free Cash Flow (FCF) internal dan belum menggunakan pinjaman bank.
“Kami belum menggunakan utang bank. Sebagai perusahaan terbuka, kami mengoptimalkan instrumen pasar modal dan potensi investor strategis untuk menjaga rasio utang terhadap ekuitas tetap sehat,” ujar Imam Sujono.
Dengan efisiensi manajemen internal, penguatan sumber daya manusia, serta strategi pemasaran yang agresif termasuk penetrasi ke sektor olahraga, Jantra optimistis dapat terus memimpin pasar spesialis kaki-kaki kendaraan nasional.



