CEO Haka Auto Berbagi Resep Sukses di Showroom BYD Navigasi Karier di Era Disrupsi AI
Moveroad.id – Suasana Showroom BYD Haka Bintaro mendadak berubah menjadi pusat diskusi intelektual yang hangat. Bukan soal peluncuran unit baru, melainkan ajang berkumpulnya para pemikir dari Ikatan Alumni Teknik Industri (IATI) ITB dalam acara “Graduation Super Mentorship & Halal Bihalal 2026”.
Acara bertajuk “Dulu, Kini, Nanti: Satu Ikatan Teknik Industri” ini menjadi panggung bagi Hariyadi Kaimuddin, CEO BYD Haka Auto, untuk berbagi perspektif tentang bagaimana talenta muda Indonesia harus bersikap di tengah gempuran teknologi dan disrupsi industri.
Sebagai alumni TI-ITB angkatan ’92, Hariyadi menekankan bahwa kesuksesan di tahap awal karier tidak memiliki jalur mutlak. Menurutnya, yang terpenting adalah kemampuan navigasi diri yang adaptif.
Baca juga: 10 Mobil Listrik China Terbaik 2025-2026, Pilihan Cerdas Selain Brand Mainstream!
“Yang terpenting adalah membuat pilihan secara sadar dan selaras dengan tujuan pribadi. Proses berkembang sering kali menuntut kita keluar dari zona nyaman,” ujar Hariyadi di hadapan para mahasiswa dan alumni muda.
Ia juga menitipkan pesan “mahal”: Kerendahan hati dan komitmen belajar. Baginya, sehebat apa pun teknologi yang ada, sikap haus akan ilmu adalah fondasi yang tak tergantikan bagi kesuksesan jangka panjang.
Diskusi panel yang juga menghadirkan Veronika Utami (Country Director Google Indonesia) dan Edwin Utama (Managing Director BCG) ini menyoroti fenomena AI. Kesimpulannya cukup menenangkan: teknologi memang berkembang pesat, namun nilai-nilai kemanusiaan tetap memegang kendali.
Baca juga: SUV Listrik Harga “Miring” Masuk Bandung! MG S5 EV Resmi Meluncur, Intip Spesifikasi dan Harganya
CEO Haka Auto memandang masa depan industri otomotif dan teknologi akan dikuasai oleh mereka yang mampu memadukan pemahaman teknis dengan empati, kreativitas, dan tujuan (purpose) yang jelas.
Acara yang dibuka oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, ini mempertegas posisi Haka Auto. Mereka tidak hanya sekadar menjual kendaraan listrik (EV) seperti BYD dan Denza, tetapi juga berkomitmen menjadi katalisator pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Jaringan Haka Auto: Semakin Luas di 2026
Sebagai pemimpin di jaringan dealer resmi BYD dan Denza (di bawah naungan PT Bumi Hijau Motor), Haka Auto terus menunjukkan agresivitasnya. Hingga semester pertama 2026, jaringan mereka telah merambah berbagai titik strategis Seperto Denza (Premium) Operasional di Pluit (Jakarta) dan Ciputra World (Surabaya).
Sebanyak 15 outlet BYD Outlet aktif mulai dari Jabodetabek, Klaten, Solo, hingga Makassar, Balikpapan, dan Kendari. Serta rencana terbaru 2026, Ekspansi besar-besaran di Pondok Indah, Dago Bandung, Semarang, hingga kota-kota pendukung seperti Mojokerto, Madiun, dan Samarinda.
“Apa yang dilakukan Haka Auto dengan membuka pintu showroom-nya untuk diskusi mentorship adalah langkah cerdas membangun brand authority. Di era sekarang, konsumen tidak hanya membeli produk, tapi juga nilai di belakangnya.
Dengan melibatkan tokoh-tokoh hebat seperti bos Google Indonesia dan BCG, Haka Auto memposisikan diri sebagai perusahaan yang melek teknologi dan peduli pada masa depan talenta lokal. Ini adalah sinyal bahwa ekosistem EV di Indonesia dibangun di atas pondasi pemikiran yang matang, bukan sekadar tren sesaat.”



