Mobil

Bidik Kebangkitan Pasar, GIIAS 2026 Siap Digelar Juli Bersama Lebih dari 60 Merek Global

Moveroad.id – Gairah industri otomotif nasional menunjukkan sinyal pemulihan yang sangat kuat menjelang pertengahan tahun ini. Mengambil momentum tren positif tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) resmi mengumumkan kesiapan penyelenggaraan pameran otomotif terbesar di dunia di luar China, The 33rd GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Pameran megah skala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang. Langkah ini diproyeksikan menjadi motor penggerak utama (growth engine) untuk mendongkrak volume penjualan domestik sekaligus memperkuat taji ekspor manufaktur tanah air ke pasar global.

Keputusan GAIKINDO menggelar pameran dengan skala yang lebih masif didorong oleh data makroekonomi sektor otomotif yang bergerak progresif sepanjang kuartal pertama.

Baca Juga: Dampak Enam Pameran Otomotif GIIAS, Total Penjualan Kendaraan Tembus 60 Ribu Unit

Data terbaru GAIKINDO mencatat penjualan wholesales pada bulan April 2026 sukses menyentuh 80.776 unit, alias melesat tajam 55% secara tahunan (year-on-year). Akumulasi sepanjang Januari-April 2026 juga mencatatkan tren impresif di angka 289.787 unit (tumbuh 12,5%).

Kinerja ekspor kendaraan utuh (Completely Built Up/CBU) pada April 2026 pun melonjak ke angka 159.662 unit (+10,4%), disusul lonjakan radikal ekspor komponen urai (Completely Knocked Down/CKD) sebesar 76,4% dengan pengiriman mencapai 25.791 set.

“Tren positif dari angka penjualan dan ekspor saat ini menjadi bukti nyata bahwa industri otomotif Indonesia memiliki daya tahan yang kuat sekaligus potensi pertumbuhan yang masih sangat besar. GIIAS 2026 diharapkan dapat menjadi motor penggerak pasar otomotif kita lewat pengenalan inovasi teknologi terbaru langsung kepada masyarakat,” ujar Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika.

Putu juga menegaskan bahwa GAIKINDO mendorong para Agen Pemegang Merek (APM) baru, khususnya dari Tiongkok, untuk tidak sekadar berjualan, melainkan berkomitmen membangun fasilitas perakitan lokal guna memperkuat struktur industri dan membuka lapangan kerja baru di Indonesia.

Seluruh Area ICE BSD Penuh, 60+ Merek Siap Unjuk Gigi

Animo kepesertaan GIIAS 2026 mencatatkan rekor baru. Hingga Mei 2026, lebih dari 60 merek otomotif global dari Amerika, Eropa, Jepang, Korea, hingga serbuan investor baru asal China telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara GIIAS 2026, Anton Kumonty, mengungkapkan bahwa seluruh area ekshibisi di ICE BSD saat ini sudah terisi penuh (fully booked). Panitia kini fokus melakukan optimalisasi tata letak (layout) demi kenyamanan pergerakan pengunjung (flow management).

“GIIAS saat ini sudah menjadi salah satu prioritas utama merek global untuk memamerkan produk terbaru mereka. Banyak dari produsen besar dunia yang memilih GIIAS sebagai tempat peluncuran pertama (premier) produk mereka di Asia Tenggara, bahkan di dunia,” jelas Anton Kumonty.

Daftar Lengkap Merek Peserta GIIAS 2026

Berikut adalah persebaran merek kelas dunia yang dipastikan memadati lantai pameran GIIAS 2026 Kendaraan penumpang diantaranya Aletra, Audi, BAIC, BAW, BMW, BYD, Changan, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Ford, GAC Indonesia, Geely, GWM, Honda, Hyundai, Icar, Jaecoo, Jeep, Jetour, KIA, Leap Motor, Lepas, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Polytron, Subaru, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, dan Xpeng.

Kendaraan komersial diantaranya, DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, dan UD Trucks. Sedangkan produsen roda dua yang akan hadir seperti Alva, Astra Honda Motor, Can-am, Exotic, Harley Davidson, Kupprum, NUV, Pacific e-bike, Polytron, Royal Enfield, Scomadi, dan Triumph. Dan produsen karoseri Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem.

Integrasi Ekosistem Dukungan Finansial Konglomerasi Astra

Penyelenggaraan GIIAS 2026 diperkuat oleh kemitraan finansial yang kokoh untuk mempermudah transaksi pengunjung di lokasi. Astra Credit Companies (ACC) dan Toyota Astra Finance (TAF) hadir sebagai Platinum Financial Partner. Sementara itu, OLXmobbi (grup Astra) bertindak sebagai Official Trade-in Partner untuk memfasilitasi skema tukar tambah mobil lama konsumen secara instan.

Rangkaian GIIAS “The Series” Hadir di 5 Kota

Menjawab tingginya permintaan pasar daerah, GAIKINDO resmi memperluas jangkauan pameran. Setelah seri Tangerang ditutup, rangkaian GIIAS The Series akan bergulir ke empat kota besar lainnya sepanjang tahun 2026, dan ditutup dengan ekspansi satu kota baru di awal tahun 2027:

1.GIIAS Surabaya:26–30 Agustus 2026.

Berlokasi di Grand City Convex untuk mengunci pasar potensial Jawa Timur.

2.GIIAS Bandung:9–13 September 2026.

Diselenggarakan di Sudirman Grand Ballroom guna menyasar kaum urban Jawa Barat.

3.GIIAS Semarang:30 Sept–4 Okt 2026.

Mengambil tempat di Muladi Dome sebagai pusat ekshibisi otomotif Jawa Tengah.

4.GIIAS Makassar:28 Okt–1 Nov 2026.

Berlokasi di Summarecon Mutiara Makassar untuk memperkuat pasar Indonesia Timur.

5.GIIAS Bali (Kota Baru):27–31 Januari 2027.

Destinasi ekspansi terbaru bertempat di The Meru Sanur, Bali untuk membuka kalender otomotif tahun depan.

Lonjakan wholesales sebesar 55% pada April 2026 adalah momentum emas yang dieksekusi dengan sangat presisi oleh GAIKINDO lewat pengumuman GIIAS 2026. Kehadiran lebih dari 40 merek kendaraan penumpang termasuk membanjirnya nama-nama baru asal Tiongkok seperti Xpeng, Geely, Leap Motor, hingga Jaecoo menegaskan posisi Indonesia sebagai episentrum pasar otomotif regional ASEAN.

Namun, esensi krusial dari GIIAS tahun ini terletak pada penegasan Ketua Umum GAIKINDO mengenai pentingnya lokalisasi produksi (CKD). Pemerintah dan asosiasi tampaknya mulai bersikap tegas: Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar importasi mobil. Merek-merek baru yang memanfaatkan panggung GIIAS untuk world premier wajib menanamkan investasi pabrik di dalam negeri jika ingin menikmati insentif pasar jangka panjang.

Strategi penambahan kota baru (GIIAS Bali di awal 2027) juga menunjukkan taktik perluasan pasar yang agresif untuk meratakan penetrasi infrastruktur kendaraan modern, khususnya kendaraan berbasis listrik (EV), di luar Pulau Jawa.”

Related Articles

Back to top button