Sambung Dunia Pendidikan dan Industri, AHM & WMS Gelar “Astra Honda Berbagi Ilmu” di SMK Yappenda
Moveroad.id – Dinamika industri otomotif roda dua yang bergerak cepat menuntut dunia pendidikan vokasi untuk terus beradaptasi secara adaptif. Perubahan teknologi hingga standar kompetensi dunia kerja mewajibkan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya mahir secara teori, tetapi juga memahami tren dan inovasi teknologi terkini di lapangan.
Menjawab tantangan tersebut, PT Astra Honda Motor (AHM) berkolaborasi dengan Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta – Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), sukses menggelar kegiatan Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) di SMK Yappenda, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (6/8/2026).
Diikuti lebih dari 50 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda, kegiatan AHBI menjadi wadah rutin untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Tim Vocational dari AHM memberikan wawasan langsung terkait perkembangan bisnis otomotif, standar pelayanan, hingga tren teknologi sepeda motor masa kini.
Pelaksanaan AHBI merupakan pilar penting dari Satu Hati Education Program (SHEP) yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan mutu SMK Binaan Honda secara nasional.
Baca juga:Manjakan Konsumen Urban, Wahana Hadirkan Sembilan Zona Tematik Honda di Jakarta Fair 2026
Head of Technical Service Department (TSD) PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, menyampaikan bahwa pembaruan pengetahuan secara aktual menjadi kunci utama kesuksesan lulusan vokasi.
“Industri sepeda motor terus berkembang, baik dari sisi teknologi maupun produknya. Melalui AHBI, kami ingin siswa SMK binaan mendapatkan tambahan wawasan yang aktual sehingga apa yang mereka pelajari di sekolah dapat semakin dekat dengan kebutuhan dan perkembangan yang terjadi di dunia kerja,” jelas Benedictus F. Maharanto.
Bedah Teknologi Honda Vario Street 125
Dalam sesi utama kegiatan AHBI di SMK Yappenda, para siswa menerima materi khusus product knowledge dari model Honda Vario Street 125. Pembekalan ini mencakup analisis karakter produk, fitur keunggulan, teknologi mesin, hingga konsep desain yang disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat urban saat ini.
Dengan mempelajari detail teknis kendaraan secara langsung dari pabrikan, para siswa dapat menyambungkan teori yang didapatkan di kelas dengan realitas produk yang beredar di pasar otomotif.
Semangat “Sinergi Bagi Negeri” untuk Mencetak SDM Unggul
Selain memberikan penguatan pada kompetensi teknis, kolaborasi berkelanjutan ini dirancang untuk membentuk mentalitas kerja yang fleksibel serta mampu beradaptasi dengan transisi teknologi otomotif di masa depan.
“Harapan kami, pendidikan Vokasi mampu melahirkan lulusan yang bukan hanya siap bekerja, tetapi memiliki kompetensi untuk bersaing di industri roda dua. Kami ingin siswa SMK Binaan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi sehingga semakin percaya diri saat memasuki dunia kerja,” tambah Benedictus.
Kegiatan AHBI ini juga menjadi bagian dari pilar kepedulian sosial AHM dan WMS melalui semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN), yang berkomitmen memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan pada sektor pendidikan di Indonesia.
Integrasi Kurikulum Honda:SHEP & SMK Binaan. Penerapan kurikulum TSM Honda secara konsisten di fasilitas bengkel praktik SMK Yappenda.
Pelaksanaan Kegiatan AHBI:6 Agustus 2026. Transfer ilmu langsung dari tim Vocational AHM & WMS melingkupi materi Honda Vario Street 125.
Penyerapan Tenaga Kerja:Lulusan Adaptif & Siap Kerja. Siswa lulus dengan kompetensi teruji yang siap bersaing di jaringan AHASS maupun industri roda dua nasional.
Melalui pelaksanaan Astra Honda Berbagi Ilmu (AHBI) yang konsisten, PT Astra Honda Motor bersama PT Wahana Makmur Sejati membuktikan komitmen nyatanya dalam memajukan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Edukasi mendalam mengenai teknologi kendaraan seperti Honda Vario Street 125 menjadi modal berharga bagi para siswa SMK Binaan Honda untuk siap melangkah menjadi SDM yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi di industri otomotif tanah air.



