Changan Nevo Q05, SUV Listrik yang Tawarkan Biaya Operasional Rp219 per Km
Moveroad.id – Efisiensi menjadi salah satu pertimbangan penting ketika konsumen mulai beralih ke kendaraan listrik. Selain bebas emisi saat digunakan, biaya energi yang relatif rendah membuat mobil listrik semakin menarik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Hal tersebut coba ditawarkan Changan Nevo Q05, SUV listrik yang dipasarkan Changan di Indonesia di bawah naungan Indomobil Group. Mengusung filosofi Smart Drive, Easy Life, model ini memadukan kabin lapang, teknologi pintar, kenyamanan, serta efisiensi energi untuk penggunaan harian hingga perjalanan antarkota.
“Selain menghadirkan mobilitas yang lebih ramah lingkungan, Changan Nevo Q05 kami hadirkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman, praktis, dan efisien dalam berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas sehari-hari di dalam kota hingga perjalanan jauh bersama keluarga dan teman,” ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.
Konsumsi Energi Changan Nevo Q05 12,9 kWh per 100 Km
Changan Nevo Q05 dibekali baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh. Berdasarkan pengujian NEDC, baterai tersebut mampu membawa SUV listrik ini menempuh jarak hingga 462 kilometer.
Sementara berdasarkan data internal Changan, konsumsi energi Nevo Q05 berada di angka sekitar 12,9 kWh per 100 kilometer. Artinya, setiap 1 kWh energi listrik secara teoritis dapat digunakan untuk menempuh sekitar 7,75 kilometer.
Baca juga: Changan Nevo Q05 Mulai Dikirim ke Konsumen, 1.000 SPK Sejak GIIAS 2026
Dengan konsumsi tersebut, biaya energi dapat dihitung berdasarkan metode pengisian yang digunakan pemilik. Jika mengandalkan home charging dengan asumsi tarif dasar listrik rumah tangga non-subsidi PLN sebesar Rp1.700 per kWh, biaya energi Nevo Q05 diperkirakan sekitar Rp219 per kilometer.
Artinya, untuk menempuh jarak 100 kilometer, energi yang dibutuhkan sekitar 12,9 kWh dengan biaya sekitar Rp21.930.
Sementara bila pengisian dilakukan melalui SPKLU dengan asumsi tarif Rp2.475 per kWh, biaya energinya berada di kisaran Rp319 per kilometer atau sekitar Rp31.928 untuk jarak 100 kilometer.
Perhitungan tersebut belum memasukkan kemungkinan biaya layanan (service fee) yang diberlakukan pada SPKLU tertentu.
Dipakai 1.000 Km Sebulan, Biaya Energi Sekitar Rp219 Ribu
Menariknya, efisiensi tersebut dapat terlihat lebih jelas ketika diterapkan pada penggunaan bulanan.
Dengan asumsi jarak tempuh 1.000 kilometer per bulan, Changan Nevo Q05 membutuhkan energi sekitar 129 kWh.
Jika seluruh kebutuhan pengisian dilakukan di rumah menggunakan asumsi tarif Rp1.700 per kWh, biaya energinya sekitar Rp219.300 per bulan. Jika dirata-ratakan, pengeluaran tersebut setara sekitar Rp7.310 per hari.
Sedangkan bila kebutuhan energi dipenuhi melalui SPKLU dengan tarif Rp2.475 per kWh, biaya yang harus dikeluarkan mencapai sekitar Rp319.275 per bulan atau sekitar Rp10.643 per hari.
Angka tersebut merupakan simulasi berdasarkan konsumsi energi dan tarif listrik yang digunakan sebagai asumsi. Biaya aktual dapat berbeda karena dipengaruhi sejumlah faktor, seperti konsumsi listrik selama proses pengisian, kondisi baterai, serta biaya layanan pada fasilitas pengisian tertentu.
Karena itu, pemilik dapat menyesuaikan strategi pengisian dengan kebutuhan. Home charging bisa menjadi pilihan untuk penggunaan rutin sehari-hari, sementara SPKLU dengan fasilitas DC fast charging dapat dimanfaatkan ketika membutuhkan pengisian lebih cepat saat perjalanan.
Changan Nevo Q05 Bisa Fast Charging 3C hingga 162 kW
Selain menawarkan efisiensi energi, Changan Nevo Q05 juga dibekali kemampuan pengisian cepat.
SUV listrik ini mendukung teknologi 3C Fast Charging dengan daya hingga 162 kW. Dengan fasilitas yang sesuai, pengisian baterai dari kondisi 30 persen hingga 80 persen diklaim dapat dilakukan dalam waktu sekitar 15 menit.
Kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penggunaan Nevo Q05 untuk perjalanan yang membutuhkan waktu pengisian lebih singkat.
Dari sisi baterai, Changan membekali Nevo Q05 dengan sistem perlindungan Golden Shield Battery 2.0. Baterainya juga telah memiliki sertifikasi IP68 yang memberikan perlindungan terhadap debu dan air.
Efisiensi kendaraan turut didukung desain bodi aerodinamis. Nevo Q05 memiliki nilai drag coefficient sebesar 0,265 Cd, yang membantu mengurangi hambatan udara ketika kendaraan melaju.
Dirakit Lokal di Purwakarta
Changan Nevo Q05 juga menjadi bagian dari langkah Changan dan Indomobil Group dalam memperkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
SUV listrik ini dirakit secara lokal di fasilitas perakitan milik Indomobil Group di National Assemblers, Purwakarta, Jawa Barat.
Dukungan terhadap konsumen juga diperkuat melalui jaringan purna jual. Saat ini, Changan menyebut Nevo Q05 didukung 27 jaringan dealer yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Untuk memberikan kepastian selama masa kepemilikan, Changan memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau 240.000 kilometer. Sementara garansi kendaraan berlaku selama 5 tahun atau 150.000 kilometer, dengan ketentuan mana yang tercapai lebih dahulu dan sesuai syarat yang berlaku.
Harga Changan Nevo Q05 Mulai Rp349 Juta
Di Indonesia, Changan Nevo Q05 tersedia dalam dua varian. Varian Pro dipasarkan dengan harga Rp349 juta, sedangkan varian Max dibanderol Rp399 juta. Keduanya merupakan harga on the road (OTR) Jakarta.
Konsumen juga dapat memilih lima warna bodi, yakni Whispering Pine Green, Moonlight White, Moonlight Gray, Sunset Purple, dan Cloud Veil Gray.
Dengan kombinasi baterai LFP 51,9 kWh, jarak tempuh hingga 462 km berdasarkan pengujian NEDC, serta dukungan pengisian cepat 3C hingga 162 kW, Changan menempatkan Nevo Q05 sebagai SUV listrik yang tidak hanya mengandalkan teknologi elektrifikasi, tetapi juga menawarkan aspek praktis untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.



