Cara Pakai Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV, Ternyata Gampang
Moveroad.id – Mitsubishi New Xforce HEV membawa sejumlah teknologi elektrifikasi yang membuat pengoperasian mobil terasa berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Salah satunya adalah penggunaan electric shifter untuk mengatur posisi transmisi.
Bagi pengemudi yang baru pertama kali mengendarai mobil dengan sistem ini, bentuk dan cara kerja tuasnya mungkin membutuhkan sedikit penyesuaian. Pasalnya, electric shifter tidak bekerja dengan mekanisme mekanis seperti tuas transmisi konvensional.
Pada Mitsubishi New Xforce HEV, perpindahan posisi transmisi dilakukan melalui perintah elektronik. Pengemudi cukup memilih posisi yang diinginkan melalui tuas, kemudian sistem kendaraan menerjemahkan perintah tersebut untuk menentukan posisi transmisi.
Baca juga: Mengenal Mitsubishi Eclipse Cross EV Jarak Tempuh 650 Km Harga Rp600 Juta
Secara umum, pengemudi akan menemukan pilihan P (Parking), R (Reverse), N (Neutral), D (Drive), dan B (Regenerative Brake). Setelah memahami fungsi masing-masing posisi, pengoperasiannya sebenarnya cukup sederhana.
Mengenal Posisi Electric Shifter Xforce HEV
Sebelum mulai berkendara, penting memahami fungsi setiap posisi pada electric shifter Mitsubishi New Xforce HEV.
D – Drive
Posisi D digunakan ketika mobil akan bergerak maju.
Dari posisi P, geser tuas ke arah belakang sebanyak dua step. Setelah indikator D muncul pada panel instrumen, mobil siap digunakan untuk berjalan maju.
B – Regenerative Brake
Berbeda dengan D, posisi B memberikan efek pengereman regeneratif yang lebih kuat ketika pengemudi mengurangi laju kendaraan.
Mode ini memanfaatkan deselerasi kendaraan untuk membantu proses regenerasi energi ke baterai.
Untuk mengaktifkannya, dari posisi D geser tuas dua step ke arah belakang hingga indikator B muncul.
Mode ini dapat dimanfaatkan terutama ketika pengemudi ingin mendapatkan efek perlambatan lebih besar tanpa terlalu sering menginjak pedal rem.
R – Reverse
Untuk memundurkan kendaraan, gunakan posisi R.
Caranya, tekan tombol pengaman yang berada di sisi kanan tuas, kemudian geser tuas ke arah depan sebanyak dua step.
Pastikan kendaraan benar-benar berhenti sebelum berpindah dari posisi maju ke mundur. Setelah indikator R muncul pada panel instrumen, pengemudi dapat menggunakan pedal akselerator dan rem seperti biasa untuk melakukan manuver.
N – Neutral
Posisi N digunakan ketika kendaraan berada dalam kondisi netral.
Untuk memilih N, dorong dan tahan tuas ke arah depan apabila sebelumnya berada di D. Jika sebelumnya berada di R, arahkan tuas ke belakang. Gerakkan satu step dan tahan selama beberapa saat sampai indikator N muncul pada layar instrumen.
Posisi ini dapat digunakan ketika kendaraan perlu berada dalam kondisi netral sesuai kebutuhan.
P – Parking
Sementara itu, posisi P digunakan ketika kendaraan akan diparkir.
Setelah mobil berhenti sepenuhnya, pengemudi cukup menekan tombol P yang berada di bagian atas electric shifter.
Sistem kemudian akan mengaktifkan posisi parkir.
Cara Parkir Paralel dengan Electric Shifter
Selain perpindahan posisi transmisi, ada prosedur yang perlu diperhatikan ketika Mitsubishi New Xforce HEV akan digunakan untuk parkir paralel.
Berikut langkahnya:
- Pastikan kendaraan dalam kondisi menyala dan electric shifter berada di posisi P. Pastikan parking brake dalam kondisi release atau tidak aktif.
- Injak dan tahan pedal rem.
- Tekan tombol P pada electric shifter sambil menggeser tuas satu step ke depan atau belakang.
- Tahan tuas hingga posisi N muncul dan notifikasi tampil pada layar MID di panel instrumen.
- Setelah prosedur selesai, matikan mesin kendaraan.
Tidak Perlu Takut dengan Electric Shifter
Kehadiran electric shifter pada Mitsubishi New Xforce HEV pada dasarnya mengubah cara pengemudi memberikan perintah perpindahan posisi transmisi.
Jika pada mobil konvensional perpindahan tuas terasa seperti menggerakkan mekanisme transmisi secara langsung, pada sistem elektronik pengemudi cukup memberikan input melalui tuas.
Kuncinya adalah memahami arah gerakan dan jumlah step untuk masing-masing posisi. Setelah terbiasa, pengoperasian electric shifter justru dapat terasa praktis karena pengemudi tidak perlu melakukan gerakan panjang atau menggunakan pola tuas transmisi konvensional.
Yang tidak kalah penting, selalu pastikan kendaraan sudah berhenti sebelum melakukan perpindahan posisi yang membutuhkan kondisi tersebut, terutama saat berpindah antara posisi maju dan mundur.
Dengan memahami fungsi P, R, N, D, dan B sejak awal, pengemudi baru Mitsubishi New Xforce HEV pun dapat beradaptasi lebih cepat dengan sistem pengoperasian kendaraan elektrifikasi ini.



