Projeto Atacama SUV 7-Seater Calon Pesaing Toyota Fortuner
Moveroad.id – Volkswagen (VW) kembali membidik segmen SUV ladder-frame 7-seater melalui proyek terbaru bertajuk Projeto Atacama. Menggunakan basis pengembangan generasi terbaru pikap Amarok, SUV ini diproyeksikan menjadi model flagship rakitan lokal untuk pasar Amerika Selatan setelah dipresentasikan di hadapan jaringan diler VW di Brasil.
Langkah ini diambil guna membendung dominasi pabrikan lain di kelas SUV sasis tangga seperti Toyota Fortuner (SW4), Ford Everest (Endeavour), hingga GWM Haval H9.
Projeto Atacama dikembangkan di atas arsitektur Star Bridge, platform hasil kolaborasi antara Volkswagen dan SAIC. Arsitektur ini sebelumnya telah digunakan pada pikap SAIC Maxus Interstellar X di Tiongkok.
Baca Juga: Tips Perjalanan Libur Nataru Menggunakan Mobil Listrik VW
Jika mempertahankan proporsi dasar platform tersebut, VW Projeto Atacama akan menawarkan dimensi kabin dan jarak sumbu roda (wheelbase) yang jauh melampaui para pesaing utamanya seperti perbandingan wheelbase VW Projeto Atacama 3.300 mm sedangkan fortune 2.790 mm.
Meski mengadopsi platform SAIC, Volkswagen memastikan kendaraan ini bukanlah rebadge polos. Desain eksterior, tata letak interior, serta penyetelan suspensi akan disesuaikan secara khusus demi menjaga kenyamanan berkendara khas SUV keluarga.
Performa Mesin Plug-In Hybrid Berdaya 800 Nm
Daya tarik utama Projeto Atacama terletak pada opsi pemakaian jantung pacu ramah lingkungan berkinerja tinggi. SUV ini digadang-gadang mengusung teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) turunan Amarok 800 TSI dengan performa di atas rata-rata SUV peminum solar.
SUV pesaing Fortuner ini memiliki daya dan torsi maksimum, Tenaga gabungan melampaui 470 hp dengan torsi instan hingga 800 Nm. Akselerasi: Mampu melesat dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 5 detik.
Serta sistem penggerak, Didukung penggerak empat roda (4WD) standar yang memberikan kemampuan jelajah off-road dan kapasitas penarikan beban unggulan.
Sebagai pembanding, Toyota Fortuner bermesin 2.8L turbodiesel menghasilkan tenaga 204 hp dan torsi 500 Nm, sedangkan GWM Haval H9 menyemburkan 184 hp dan 480 Nm. Lonjakan performa dari motor listrik pada Projeto Atacama dipastikan menjadi nilai jual utama bagi konsumen yang menginginkan SUV tangguh namun responsif.



