Mobil

Jangan Buru-buru Beli Pajero, Generasi Terbaru Banyak Perubahan Simak Pembedanya

Moveroad.id – Mitsubishi resmi membangkitkan kembali salah satu nama legendarisnya, Pajero. SUV ikonik tersebut kini memasuki generasi baru dengan tetap mempertahankan karakter tangguh yang selama ini melekat pada namanya.

Mitsubishi Pajero terbaru hadir sebagai SUV flagship dengan perpaduan antara konstruksi ladder frame, mesin diesel, sistem penggerak empat roda serius, serta teknologi modern yang jauh lebih lengkap dibandingkan generasi sebelumnya.

Kebangkitan Pajero menjadi momen penting bagi Mitsubishi. Generasi keempat Pajero telah hadir sekitar dua dekade lalu, sementara sepanjang empat generasi, Mitsubishi telah memproduksi lebih dari 3,29 juta unit Pajero yang dipasarkan di lebih dari 170 negara dan wilayah.

Mitsubishi Pajero terbaru akan diproduksi di Thailand dan menjadi negara pertama yang memasarkan SUV tersebut. Setelah itu, Pajero generasi baru dijadwalkan meluncur di Jepang dan Australia pada tahun fiskal 2026.

Baca juga: Punya Ground Clearance 244 mm, Ini Rahasia Mitsubishi Destinator Stabil Saat Bermanuver

Mitsubishi juga berencana memperluas pemasaran Pajero ke sekitar 100 negara di kawasan ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan sejumlah wilayah lainnya mulai tahun fiskal 2027.

Desain Baru, Tetap Membawa DNA Pajero

Mitsubishi mengusung tema desain “Grand Charisma” untuk Pajero generasi terbaru. Meski tampil jauh lebih modern, SUV ini tetap membawa sejumlah elemen desain yang terinspirasi dari generasi-generasi sebelumnya.

Proporsi bodi yang tegak dan garis horizontal yang kuat disebut mengambil inspirasi dari Pajero generasi pertama. Fender yang dibuat lebih menonjol juga memberikan kesan SUV yang lebih lebar dan berotot.

Bagian depan mengadopsi lampu utama berbentuk huruf T. Mitsubishi juga menyediakan dua pilihan desain grille, yakni model dengan bilah horizontal dan pola honeycomb.

Sementara itu, desain pilar C disebut terinspirasi dari bentuk roll bar pada Pajero generasi pertama. Di bagian belakang, terdapat elemen berbentuk heksagonal yang menjadi penghormatan terhadap ban serep eksternal yang menjadi salah satu ciri khas Pajero terdahulu.

Dua warna baru yang menjadi unggulan adalah Armor Copper Metallic dan Phantom Blue Metallic.

Secara dimensi, Mitsubishi Pajero terbaru memiliki panjang 4.920 mm, lebar 1.925 mm, dan tinggi 1.910 mm. Wheelbase mencapai 2.870 mm dengan ground clearance 230 mm.

Kemampuan off-road-nya juga cukup menjanjikan dengan approach angle 30,4 derajat, ramp breakover angle 22,6 derajat, serta departure angle 25,8 derajat. Mitsubishi juga mengklaim distribusi bobot depan dan belakang mencapai 52:48.

Mesin Diesel 2.4 Liter dengan Torsi 480 Nm

Di balik kap mesin, Mitsubishi Pajero generasi baru menggunakan mesin diesel 2.4 liter yang dikembangkan khusus. Mesin tersebut mengandalkan single variable geometry turbocharger dan menghasilkan torsi maksimum mencapai 480 Nm.

Mitsubishi belum mengungkapkan angka tenaga maksimal mesin diesel tersebut. Namun, mesin dikawinkan dengan transmisi otomatis 8-percepatan terbaru yang turut dilengkapi mode Sport.

Menariknya, Mitsubishi tetap mempertahankan konstruksi ladder frame untuk Pajero terbaru. Pabrikan asal Jepang itu tidak mengubah SUV flagship ini menjadi kendaraan monokok yang lebih berorientasi pada penggunaan jalan raya.

Penggunaan material high-tensile steel membantu mengurangi bobot kendaraan, sementara penyempurnaan pada struktur rangka meningkatkan kekakuan torsional dan kekuatan terhadap beban tekukan.

Untuk sistem suspensi, bagian depan menggunakan independent double wishbone, sedangkan bagian belakang mengandalkan konstruksi five-link rigid axle terbaru.

Mitsubishi menyebut kenyamanan saat melintasi jalan rusak menjadi salah satu fokus utama pengembangan Pajero. Karena itu, konsep “off-road comfort” menjadi salah satu tolok ukur dalam pengembangan SUV terbaru tersebut.

Super Select 4WD-II dengan Low Range

Karakter tangguh Pajero semakin diperkuat dengan penggunaan sistem Super Select 4WD-II (SS4-II) yang dipadukan dengan teknologi Super All Wheel Control (S-AWC).

Pengemudi dapat memilih empat konfigurasi sistem penggerak, mulai dari 2H yang mengandalkan penggerak roda belakang hingga 4H untuk sistem penggerak empat roda.

Untuk medan yang lebih berat tersedia mode 4HLc yang mengunci differential tengah. Sementara mode 4LLc menggabungkan differential tengah terkunci dengan low-range gearing.

Kehadiran sistem low range menjadi salah satu poin penting karena Mitsubishi tetap mempertahankan perangkat mekanis untuk kebutuhan off-road serius, bukan hanya mengandalkan mode berkendara elektronik.

S-AWC mengintegrasikan Active Yaw Control, stability control, traction control, dan ABS untuk mengatur distribusi gaya berkendara dan pengereman pada keempat roda.

Selain itu, tersedia tujuh mode berkendara, yakni Normal, Eco, Gravel, Snow, Mud, Sand, dan Rock.

Kabin 7 Penumpang dengan Dua Layar 14,3 Inci

Mitsubishi Pajero terbaru tetap mempertahankan fungsinya sebagai SUV keluarga dengan konfigurasi tiga baris dan tujuh tempat duduk.

Baris kedua memiliki pengaturan maju-mundur hingga 150 mm serta mekanisme tumble untuk memudahkan akses ke baris ketiga. Mitsubishi mengklaim baris ketiga dirancang dengan ruang kepala yang cukup untuk penumpang dewasa dan ruang kaki yang dapat memanfaatkan area di bawah jok baris kedua.

Jok depan dan baris kedua dirancang untuk memberikan dukungan lebih baik saat melakukan perjalanan jauh. Fitur ventilasi jok juga tersedia, bersama sistem AC otomatis tiga zona yang menjangkau seluruh baris kursi.

Kenyamanan kabin turut ditingkatkan melalui penggunaan acoustic glass pada kaca depan serta jendela pintu depan dan belakang. Tambahan material peredam suara juga digunakan di berbagai bagian bodi untuk meningkatkan kesenyapan kabin.

Salah satu perubahan terbesar terlihat pada sektor teknologi. Dashboard Mitsubishi Pajero terbaru mengadopsi desain monolithic display yang menggabungkan dua layar berukuran 14,3 inci.

Meski mengusung konsep digital, Mitsubishi tetap memasukkan sentuhan nostalgia melalui tampilan digital yang terinspirasi dari instrumen khas Pajero generasi sebelumnya.

Sistem Multi-Meter dapat menampilkan berbagai informasi, seperti ketinggian, arah kompas, temperatur, sudut pitch dan roll kendaraan, hingga status Active Yaw Control.

Tersedia pula 16 pilihan latar tampilan yang dapat berubah mengikuti waktu. Sistem hiburan juga mendukung konektivitas smartphone secara nirkabel melalui Smartphone-link Display Audio.

ADAS Lengkap dan MI-PILOT

Di sektor keselamatan, Mitsubishi Pajero generasi baru dibekali delapan airbag, termasuk center airbag yang ditempatkan di antara pengemudi dan penumpang depan.

Fitur keselamatan aktifnya meliputi Forward Collision Mitigation yang mampu mendeteksi pejalan kaki, pesepeda, dan pengendara sepeda motor. Selain itu tersedia junction assistance, Predictive Forward Collision Warning, serta Emergency Assist for Pedal Misapplication.

Pajero terbaru juga menjadi model Mitsubishi pertama yang mendapatkan Emergency Lane Assist. Sistem ini menggunakan kombinasi kamera dan radar untuk memberikan peringatan serta bantuan kemudi ketika mendeteksi potensi tabrakan akibat kendaraan keluar jalur.

Fitur Front Cross Traffic Alert juga tersedia.

Sementara sistem MI-PILOT menggabungkan adaptive cruise control dan Lane Keep Assist untuk membantu pengemudi saat berkendara di jalan tol dengan satu jalur.

Fitur lain yang menarik adalah 3D Multi Around Monitor. Empat kamera menciptakan tampilan 360 derajat di sekeliling kendaraan.

Pengemudi juga dapat melihat kondisi permukaan di bawah dan tepat di depan mobil melalui fitur front under-floor view. Tampilan tersebut dapat aktif secara otomatis ketika mode 4HLc atau 4LLc dipilih.

Audio Yamaha 12 Speaker

Untuk menunjang kenyamanan perjalanan, Mitsubishi Pajero terbaru dibekali sistem audio Dynamic Sound Yamaha Ultimate yang dikembangkan bersama Yamaha.

Sistem tersebut menggunakan 12 speaker dan dua amplifier. Audio dapat secara otomatis menyesuaikan volume serta karakter suara mengikuti peningkatan kebisingan jalan seiring bertambahnya kecepatan kendaraan.

Pajero terbaru juga telah dilengkapi Mitsubishi Connect yang menyediakan sejumlah fungsi jarak jauh, seperti pengoperasian AC, pemantauan status kendaraan, hingga layanan darurat SOS.

Dengan kombinasi ladder frame, mesin diesel, transmisi otomatis 8-percepatan, sistem Super Select 4WD-II dengan low range, rigid axle belakang, dan konfigurasi tujuh penumpang, Mitsubishi Pajero generasi baru tetap mempertahankan fondasi yang membuat namanya dikenal sebagai salah satu SUV tangguh.

Kini, karakter tersebut dipadukan dengan teknologi digital, sistem keselamatan aktif yang lebih lengkap, serta fitur kenyamanan yang lebih premium.

Apakah Mitsubishi Pajero Baru Akan Masuk Indonesia?

Mitsubishi belum mengungkapkan secara spesifik daftar negara yang akan menjadi tujuan pemasaran Pajero generasi baru.

Namun, Indonesia memiliki sejarah panjang dengan nama Pajero. Kehadiran Mitsubishi Pajero generasi baru di Thailand sebagai basis produksi sekaligus salah satu negara pertama yang mendapatkan model tersebut tentu membuka peluang menarik bagi pasar Asia Tenggara.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai jadwal peluncuran Mitsubishi Pajero terbaru di Indonesia. Dengan rencana ekspansi ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN mulai tahun fiskal 2027, peluang SUV legendaris ini kembali menyapa konsumen Indonesia patut untuk dinantikan.

Related Articles

Back to top button