Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up, Uji Nyali Menaklukkan Lintasan Off-Road
Moveroad.id – Yamaha kembali mengajak awak media merasakan langsung sensasi berkendara motor trail melalui Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up. Tak sekadar gaspol di lintasan, peserta juga dibekali teknik dasar off-road sebelum menguji kemampuan Yamaha WR155 R dan YZ125X.
Bermain motor di lintasan off-road tidak cukup hanya mengandalkan keberanian membuka gas. Kontrol tubuh, posisi kaki, teknik pengereman hingga kemampuan membaca jalur menjadi bagian penting agar motor tetap mudah dikendalikan ketika menghadapi berbagai rintangan.
Hal tersebut menjadi pengalaman yang dirasakan para awak media nasional dalam Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up yang berlangsung 9 November di Cibereum National Motocross Circuit.
Baca Juga: Yamaha Racing Indonesia Panen Podium di Sepang, Wahyu Nugroho Kembali Menang
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Yamaha mempertahankan DNA balap sekaligus menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih luas bagi konsumen dan pencinta roda dua.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak langsung diajak melibas lintasan. Tim Yamaha Riding Academy (YRA) terlebih dahulu memberikan pembekalan mengenai keselamatan berkendara, teknik dasar serta cara menghadapi berbagai obstacle di medan off-road.
“Bagi kami di Yamaha, DNA balap merupakan bagian penting dari jati diri yang terus kami pertahankan dan kembangkan. Melalui event Yamaha Dirt Bike Experience, kami tidak hanya sekadar menegaskan inovasi produk yang mampu menjawab excitement para pengguna setia,” ujar Rifki Maulana, Manager PR, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Menurutnya, aktivitas tersebut juga menjadi cara Yamaha menjaga DNA racing melalui pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan. Produk seperti WR155 R dan YZ125X pun menjadi medium bagi peserta untuk merasakan langsung karakter motor di lintasan.
Belajar Teknik Sebelum Gaspol
Sesi pertama Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up difokuskan pada pengenalan teknik dasar.
Instruktur YRA memberikan sejumlah materi yang menjadi fondasi bagi peserta sebelum masuk ke lintasan. Salah satunya adalah teknik memegang setang dengan posisi siku terbuka dan sedikit menekuk ketika melakukan manuver.
Baca Juga: Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Yamaha Tebar Promo dan Hadiah Menarik
Peserta juga diajarkan posisi tubuh yang tepat ketika melewati slalom dan chidori atau zig-zag. Pengaturan posisi duduk saat melakukan akselerasi maupun pengereman menjadi materi berikutnya.
Tak kalah penting adalah posisi kaki. Rider perlu mendapatkan grip dengan menjepit bagian sisi motor menggunakan lutut dan paha agar tubuh lebih menyatu dengan kendaraan.
Teknik pengereman juga mendapat perhatian. Peserta dilatih menggunakan rem depan dan belakang secara halus agar motor tetap stabil ketika menghadapi perubahan kondisi lintasan.
Materi tersebut terlihat sederhana, tetapi menjadi dasar penting ketika motor mulai diajak menghadapi medan yang lebih menantang.
Langsung Hadapi Obstacle
Setelah memahami teori dan teknik dasar, peserta kemudian masuk ke sesi latihan kedua.
Kali ini, Yamaha mengajak peserta mempraktikkan teknik yang telah dipelajari di area sirkuit kecil Cibereum. Berbagai obstacle disiapkan untuk menguji kemampuan peserta mengendalikan motor.
Ketika melewati obstacle berupa kayu dan ban, misalnya, rider diarahkan untuk berdiri di atas footpeg dengan posisi tubuh sedikit membungkuk. Teknik brake dan corner slide juga diperkenalkan ketika memasuki tikungan dengan akselerasi tinggi.
Pada medan kerikil, pasir dan lintasan berbentuk S, peserta diarahkan meluruskan kaki sejajar dengan sisi motor. Sementara pandangan harus tetap diarahkan jauh ke depan agar rider dapat membaca jalur dan menentukan target yang akan dilewati.
Pendekatan tersebut membuat sesi berkendara bukan sekadar permainan melewati rintangan. Peserta dituntut memahami bagaimana posisi tubuh dan kontrol motor memengaruhi kemampuan melewati setiap obstacle.
“Buat saya, Yamaha Dirt Bike Experience Skill Up ini seru karena kami bisa langsung merasakan karakter WR155 R dan YZ125X di lintasan off-road,” kata Ajgum, salah seorang peserta.
Menurutnya, WR155 R terasa bertenaga dan relatif mudah dikontrol ketika melewati obstacle. Sementara YZ125X memberikan karakter yang lebih agresif dan racy.
Pembekalan dari YRA juga membuat pengalaman berkendara menjadi lebih lengkap karena peserta tidak hanya mencoba melewati rintangan, tetapi memahami teknik mengontrol motor dengan benar.
Yamaha WR155 R, Trail yang Siap Diajak Bermain
Dalam kegiatan ini, Yamaha WR155 R menjadi salah satu motor yang paling banyak digunakan peserta.
Motor trail tersebut mengandalkan mesin 155 cc, liquid cooled, empat langkah dengan teknologi VVA. Kombinasi tersebut memberikan karakter tenaga yang mendukung ketika motor diajak melewati berbagai rintangan di lintasan.
Sistem suspensinya juga dirancang untuk menghadapi karakter medan off-road. Di bagian depan terdapat suspensi teleskopik berdiameter 41 mm dengan panjang 899,1 mm.
Sementara bagian belakang menggunakan suspensi Monocross yang tingkat kekerasannya dapat disesuaikan dengan kondisi rintangan.
Yamaha WR155 R juga dibekali rem cakram di bagian depan dan belakang. Konstruksi semi double cradle frame menjadi bagian lain yang mendukung karakter motor ketika digunakan di medan yang tidak rata.
YZ125X Tawarkan Sensasi Lebih Racy
Selain WR155 R, peserta juga mendapat kesempatan menguji Yamaha YZ125X.
Motor ini memiliki karakter yang berbeda. Konstruksi rangkanya dibuat presisi dan ringan sehingga memberikan sensasi berkendara yang stabil ketika melibas lintasan.
Jantung pacunya menggunakan mesin 125 cc dua langkah yang dipadukan dengan transmisi enam percepatan.
Karakter mesin tersebut menghasilkan respons tenaga yang lebih spontan dan agresif. Sensasi inilah yang membuat YZ125X terasa lebih dekat dengan karakter motor kompetisi off-road.
Ergonominya juga dibuat lebih racy. Posisi berkendara yang rigid membantu rider menemukan gaya berkendara sekaligus mengoptimalkan kontrol ketika menghadapi lintasan.
Untuk menunjang kemampuan tersebut, YZ125X menggunakan suspensi depan KYB yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Melalui Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up, Yamaha pada akhirnya tidak hanya memperkenalkan kemampuan produk. Lebih jauh, kegiatan ini memperlihatkan bahwa DNA balap dapat diterjemahkan menjadi pengalaman berkendara yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Bagi peserta, kesempatan menguji WR155 R dan YZ125X secara langsung di lintasan off-road menjadi pengalaman yang berbeda. Sementara bagi Yamaha, aktivitas semacam ini menjadi cara untuk menjaga hubungan antara produk, teknik berkendara dan semangat balap yang menjadi bagian dari identitas merek.



